Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Penasaran dengan Musik Gerhana? Yuk Dengarkan Karya Peneliti Georgia Ini

Penasaran dengan Musik Gerhana? Yuk Dengarkan Karya Peneliti Georgia Ini

23 Agustus 2017 | Dibaca : 376x | Penulis : Rindang Riyanti

Sebuah tim peneliti Institut Teknologi Georgia telah menciptakan komposisi musik untuk gerhana The Great American Eclipse. Lab Sonification Georgia Tech menggunakan drum, nada yang disintesis, dan suara lainnya untuk melambangkan gerakan matahari dan bulan dan kegelapan bertahap yang terjadi selama peristiwa 21 Agustus 2017.

Selama kontak pertama, saat bulan mulai meluncur di depan matahari, suara tonal tinggi (mewakili bulan) secara bertahap meningkat dalam volume dan konsistensi. Selama kontak kedua, atau awal totalitas, ketegangan musik terus meningkat, bahkan saat nada dan kenyaringan keseluruhan mulai berkurang saat tingkat cahaya memudar. Selama bagian musik ini, suara jangkrik juga terdengar menandakan efek "senja palsu" yang tercipta saat bulan benar-benar menutupi matahari.

Selama totalitas maksimum, atau setengah jalan melalui kontak kedua, musik hampir menjadi sunyi. Komposisi berlanjut dengan akhir totalitas, atau kontak ketiga, karena ketegangan berkurang dan perasaan berharap mendominasi. Saat matahari kembali muncul dari balik bulan, cahaya kembali, dan musik menjadi lebih cerah dan lebih aktif; kicauan burung mengiringi "fajar palsu" ini. Nada yang terus menerus membangkitkan komposisi.

Pada akhirnya, para periset akan menciptakan karya musik bagaimana gerhana "terdengar."

"Ada banyak hal selama gerhana yang bisa Anda coba terjemahkan melalui audio," kata Kumar, yang baru-baru ini menerima gelar masternya dalam teknologi musik. "Motif utama kami adalah menggunakan musik dan suara untuk menunjukkan apa yang sedang terjadi di langit. Pada saat bersamaan, kami ingin menciptakan komposisi dramatis dan menyenangkan."

"Anggap ini sebagai orkestra surgawi, saat matahari dan bulan menari di atas planet kita," kata Walker.

"Saya belum pernah melihat gerhana total, tapi saya tahu bahwa menyaksikan keseluruhan adalah pengalaman emosional bagi banyak orang," kata Kumar. "Mendengarkan musik juga merupakan pengalaman emosional. Masuk akal untuk menggabungkan keduanya untuk acara satu kali seumur hidup di hari Senin."

Musik tersebut dapat diakses di

https://www.dropbox.com/s/arckqi78grmudrt/Eclipse_sonification_2-with-text-v4.mp4?dl=0

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Keseksian Wanita Terletak pada Gigitan Bibir
21 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Bahasa tubuh merupakan alat komunikasi yang kuat. mari kita sependapat dengan pernyataan tersebut. Karena pada dasarnya tubuh dapat berbicara ...
Menghadiri Pelatihan Perempuan Siaga, Anies: Peran Perempuan Berdampak Kemajuan Bangsa
9 April 2018, by Zeal
Tampang.com - Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) yang dilaksanakan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPW DKI Jakarta dihadiri oleh Anies Baswedan. Acara ...
sri bintang pamungkas
25 Oktober 2017, by Tonton Taufik
Sudah diingatkan, tidak ada gunanya 2410 dll, kalau bukan untuk menjatuhkan Jokowi. Memang baiknya yg Konstitusional, tapi kalau terpaksa...Seperti jaman ...
Ustaz Somad : "ISIS itu Bentukan Amerika dan bukan Islam"
18 Mei 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Tragedi bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya, Sidoarjo dan penyerangan Mapolda Riau yang diklaim oleh ISIS merupakan kerjaan mereka, membuat ...
Ingin Sukses? Ingat 5 Prinsip Ini Dahulu
12 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jika kamu merasa kesuksesan seseorang itu muncul sendiri dan datang tiba-tiba, jawabannya adalah sangat salah. Kesuksesan yang diraih adalah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview