Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Penasaran dengan Musik Gerhana? Yuk Dengarkan Karya Peneliti Georgia Ini

Penasaran dengan Musik Gerhana? Yuk Dengarkan Karya Peneliti Georgia Ini

23 Agustus 2017 | Dibaca : 314x | Penulis : Rindang Riyanti

Sebuah tim peneliti Institut Teknologi Georgia telah menciptakan komposisi musik untuk gerhana The Great American Eclipse. Lab Sonification Georgia Tech menggunakan drum, nada yang disintesis, dan suara lainnya untuk melambangkan gerakan matahari dan bulan dan kegelapan bertahap yang terjadi selama peristiwa 21 Agustus 2017.

Selama kontak pertama, saat bulan mulai meluncur di depan matahari, suara tonal tinggi (mewakili bulan) secara bertahap meningkat dalam volume dan konsistensi. Selama kontak kedua, atau awal totalitas, ketegangan musik terus meningkat, bahkan saat nada dan kenyaringan keseluruhan mulai berkurang saat tingkat cahaya memudar. Selama bagian musik ini, suara jangkrik juga terdengar menandakan efek "senja palsu" yang tercipta saat bulan benar-benar menutupi matahari.

Selama totalitas maksimum, atau setengah jalan melalui kontak kedua, musik hampir menjadi sunyi. Komposisi berlanjut dengan akhir totalitas, atau kontak ketiga, karena ketegangan berkurang dan perasaan berharap mendominasi. Saat matahari kembali muncul dari balik bulan, cahaya kembali, dan musik menjadi lebih cerah dan lebih aktif; kicauan burung mengiringi "fajar palsu" ini. Nada yang terus menerus membangkitkan komposisi.

Pada akhirnya, para periset akan menciptakan karya musik bagaimana gerhana "terdengar."

"Ada banyak hal selama gerhana yang bisa Anda coba terjemahkan melalui audio," kata Kumar, yang baru-baru ini menerima gelar masternya dalam teknologi musik. "Motif utama kami adalah menggunakan musik dan suara untuk menunjukkan apa yang sedang terjadi di langit. Pada saat bersamaan, kami ingin menciptakan komposisi dramatis dan menyenangkan."

"Anggap ini sebagai orkestra surgawi, saat matahari dan bulan menari di atas planet kita," kata Walker.

"Saya belum pernah melihat gerhana total, tapi saya tahu bahwa menyaksikan keseluruhan adalah pengalaman emosional bagi banyak orang," kata Kumar. "Mendengarkan musik juga merupakan pengalaman emosional. Masuk akal untuk menggabungkan keduanya untuk acara satu kali seumur hidup di hari Senin."

Musik tersebut dapat diakses di

https://www.dropbox.com/s/arckqi78grmudrt/Eclipse_sonification_2-with-text-v4.mp4?dl=0

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Zodiakmu Tunjukkan Hasratmu
22 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Buat kalian yang sudah mempunyai kekasih atau pasangan memang perlu untuk mengetahui keinginan kekasih kalian supaya dapat menyesuaikan. ...
RI Butuh 75 Tahun Kejar Ketertinggalan Pendidikan dari Negara Maju
19 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
  Menurut laporan Bank Dunia, Indonesia dianggap butuh waktu 45 tahun untuk mengejar ketertinggalannya dari negara-negara maju di bidang pendidikan ...
Berkat Drone yang Jatuh, Pria Miskin Asal Ghana Ini Berhasil Naik Haji
23 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Al-Hassan Abdullah, seorang pria yang serba kekurangan akhirnya berhasil mewujudkan cita-citanya untuk menunaikan ibadah haji.   Hal itu ...
Mengenal Lebih Jauh Tentang HPV (Human Papilloma Virus) demi Kesehatan
30 April 2018, by Maman Soleman
Virus Papilloma merupakan grup virus yang dapat dikelompokkan menjadi beberapa varian berdasar DNA-nya. Virus ini biasanya menginfeksi kulit dan membran mukosa ...
10 Mobil Listrik Siap Diuji Coba Pemerintah Indonesia
29 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tak mau tertinggal oleh negara lainnya dalam dunia otomotif, pemeerintah Indonesia berambisi untuk pengembangan mobil listrik. Melalui ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite