Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Pelaporan terhadap Kasatpol PP DKI Jakarta, Rico: Wasnadi Sengaja Dimanfaatkan!

Pelaporan terhadap Kasatpol PP DKI Jakarta, Rico: Wasnadi Sengaja Dimanfaatkan!

24 Januari 2018 | Dibaca : 553x | Penulis : Zeal

Tampang - Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), M. Rico Sinaga, menyatakan bahwa kasus yang menimpa Wasnadi, anggota Satpol PP DKI Jakarta, yang sempat dicubit oleh Kasatpol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko, terlalu didramatisir. Rico menambahkan bahwa pelaporan kasatpol PP oleh anggotanya tersebut hanya dimanfaatkan untuk menjatuhkan kredibiltas kepala Satpol PP. Pelaporan sendiri dilakukan pada 17 Januari 2018 ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Wasnadi sengaja dimanfaatkan Wakasatpol PP untuk menjatuhkan kredibilitas Kepala Satpol PP dengan membawa kasus tersebut ke ranah hukum," kata Rico, Selasa (23/1) di Jakarta Pusat.

Rico menjelaskan bahwa sebenarnya dalam tubuh internal Satpol PP memang sudah sejak lama terjadi dinamika. Bahkan, terdapat dua kubu di dalamnya, kubu Kasatpol dan kubu Wakasatpol. Hal inilah menurutnya yang menjadi alasan pemanfaatan Wasnadi dalam kasus ini. Padahal, Wasnadi tidak mengalami penganiayaan serius seperti apa yang selama ini dituduhkan.

"Saat kejadian Kasatpol cuma mencubit pipi anak buahnya itu karena dinilai melawan kepada atasannya saat menjalani interogasi," Kata Rico.

Rico memaparkan, bahwa sebelum Yani mencubit Wasnadi, anak buahnya tersebut diketahui berteriak saat menjalani sidang disiplin yang dilakukan di lantai 16 Blok G gedung Balaikota. Teriakan dari anak buahnya itulah, yang akhirnya membuat Yani sebagai kasatpol PP keluar dari ruangannya. Wasnadi sendiri disidang karena dirinya diduga menyebarkan berita acara pengeluaran reklame ke media.

Sehingga menurut Rico, dalam semangat pembenahan DKI Jakarta oleh Gubernur dan Wakil Gubernur saat ini, perlu memberikan perhatian khusus terhadap konflik internal yang ada di Satpol PP.

"Hal ini penting karena Satpol PP harus melakukan pengamanan maksimal atas sejumlah kebijakan Anies-Sandi yang sedang gencar membenahi Jakarta," pungkas Rico.


Diketahui, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko dilaporkan ke polisi oleh bawahannya. Yani dituduh melakukan penganiayaan.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Dani Mardani : Saya Siap Pimpin Kota Cirebon
12 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Ketua Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) PAN Kota Cirebon, Dani Mardani, SH.MH, hari ini, Rabu,12-07-2017 mengambil formulir pendaftaran bakal Calon ...
Setya Novanto Akhirnya Mengundurkan Diri, Benarkah?
10 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Sejak ia terjerat kasus korupsi sejak beberapa waktu yang lalu. Nama Setya Novanto menjadi sorotan rakyat Indonesia, terlebih drama – ...
5 Langkah Untuk Meraih dan Menjaga Berat Badan Yang Sehat
24 Juli 2017, by Indah Nur Etika
Memiliki berat badan yang sehat dan ideal tentu menjadi dambaan setiap orang bukan? Terlalu kurus itu tidak sehat, terlalu gemuk juga tidak sehat. Jadi untuk ...
Seorang Gadis yang Sedang Hamil 7 Bulan Tenggelam Dilempar Pacar ke Sungai Opak Yogyarkarta
30 Januari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Perilaku percobaan pembunuhan terhadap pacar karena hamil kembali terjadi. Kali ini terjadi pada seorang mahasiswa yang bernama Septiana berusia 20 tahun ...
Bagaimana Otak Mengenali Wajah yang Familiar
22 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Para peneliti di The Rockefeller University telah mulai mengungkap misteri bagaimana otak mengenali wajah-wajah yang familiar. Winrich Freiwald, kepala ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview