Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Para Ilmuwan Universitas Exeter Ungkap Penyebab Kepunahan Spesies

Para Ilmuwan Universitas Exeter Ungkap Penyebab Kepunahan Spesies

4 Juli 2018 | Dibaca : 296x | Penulis : Maman Soleman

Saat karnivora punah, spesies predator lain segera mengikuti. Kesimpulan itu diambil berdasarkan penelitian yang baru dilakukan para ilmuwan dari Universitas Exeter. Sebelumnya, mereka telah melakukan percobaan yang pertama untuk membuktikannya.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Royal Society, Biology Letters itu menunjukkan kematian satu spesies karnivora secara tidak langsung dapat menjadi penyebab kepunahan spesies lainnya. Tim peneliti dari Universitas Exeter percaya kepunahan terhadap jenis apa pun dapat menciptakan efek riak pada jaring-jaring makanan, dengan konsekuensi luas bagi hewan lainnya.

Para ilmuwan menambahkan bobot bukti bahwa pendekatan konservasi spesies tunggal, misalnya manajemen perikanan, sangat tidak tepat. Daripada fokus menjadi holistis, itu seharusnya mencakup berbagai spesies di seluruh ekosistem.

Para peneliti memelihara dua spesies tawon parasit bersama dengan dua jenis kutu daun yang secara eksklusif memberi makan tawon-tawon itu. Mereka menyiapkan tangki dengan berbagai kombinasi spesies dan mengamati mereka selama delapan minggu. Di dalam tangki yang tidak berisi spesies pertama tawon, tawon kedua punah dalam beberapa generasi. Dalam tangki tempat kedua spesies tawon hidup bersama, keduanya berkembang biak dengah baik.

Dengan absennya spesies tawon pertama, jumlah mangsa tumbuh pesat. Kondisi itu mengancam kutu daun lainnya, yang merupakan sumber makanan bagi spesies tawon kedua sehingga menyebabkan kepunahan. Kedua jenis kutu daun makan dari tumbuhan yang sama dan tidak ada cukup makanan untuk bertahan ketika yang lain berkembang karena tidak ada tawon predator.

Peneliti utama Dr Frank van Veen dari Pusat Ekologi dan Konservasi Universitas Exeter mengatakan, "Penelitian kami menyediakan bukti pertama tentang sesuatu yang sudah lama diperdebatkan para ahli biologi, predator secara tidak langsung dapat saling memengaruhi. Sampai sejauh ini, kita dapat membuktikan ketika salah satu spesies punah, kehilangan ini secara tidak langsung berefek menyebabkan kepunahan lebih lanjut." Meskipun studi tersebut berfokus pada serangga, prinsipnya sama bagi predator di semua ekosistem, mulai kucing besar di dataran Afrika sampai ikan di laut.

"Penelitian kami menyorot fakta bahwa pendekatan konservasi spesies tunggal bisa tidak efektif, bahkan kontraproduktif. Sebagai contoh, melindungi ikan kod bisa menyebabkan tekanan meningkat pada pemancingan ikan predator lainnya, yang berdasarkan mekanisme yang sudah dijelaskan, dapat menyebabkan efek negatif lebih lanjut pada ikan kod."

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

manfaatkopi
5 April 2018, by oteli w
Tampang.com - Kopi menjadi pilihan utama untuk mengusir ngantuk saat harus lembur atau bekerja ekstra.  Karena kopi mengandung kafein yang memang dapat ...
4 Keuntungan Menikahi Seorang Anak Pertama
27 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Memilih pasangan untuk dinikahi disarankan menikahi anak pertama, karena ada beberapa keuntungan yang bisa didaptakan jika Anda menikahi ...
Ingin Terhindar dari Nyeri Kronis, Perhatikan Postur Tubuh dan Tumit Sepatu
21 Juni 2018, by Maman Soleman
Setiap orang pernah mengalami nyeri pada satu atau banyak titik. Seringkali kondisi itu menjadi indikasi ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh. Setiap ...
mahasiswa UNM
4 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Minat baca siswa yang semakin menurun membuat kita prihatin dan khawatir akan generasi penerus bangsa ini. Namun tak banyak orang yang peduli ...
 Laudya Cynthia Bella Akan Menikah?
26 Agustus 2017, by Indah Nur Etika
Personil Bukan Bintang Biasa(BBB), Laudya Cynthia Bella, sudah berkali-kali mengalami kegagalan dalam hubungan percintaan. Terakhir, ia bahkan sempat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview