Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
OK OCE Academy Targetkan Kurangi Pengangguran di DKI Jakarta

OK OCE Academy Targetkan Kurangi Pengangguran di DKI Jakarta

17 Mei 2017 | Dibaca : 797x | Penulis : herline

Sudah tau prograam OK OCE kan? OK OCE adalah singkatan dari One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship, yaitu salah satu program andalan dari Gurbernur dan Wakil Gurbernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Program ini diciptakan untuk perkembangan serta kesuksesan penciptaan wirausaha di DKI Jakarta. Karena selama berkeliling Jakarta sekitar 18 bulan, Sandiaga menemukan banyak permasalahan dan salah satunya adalah masalah lapangan kerja. Banyak yang masih kesulitan dalam mencari lapangan kerja dan pengangguran, untuk itu wirausaha dapat menjadi solusinya. Tindakan ini diharapkan mampu untuk mengurangi pengangguran. Melalui program ini, Pemrov akan memfasilitasi para pelaku usaha pemula agar mendapatkan akses ke instansi perbankan guna mendapatkan permodalan. Selain itu juga tugas pemrov untuk mempermudah perizinannya. 

Program OK OCE merupakan suatu terobosan yang baru bagi para pengusaha muda dan dengan bekerjasama dengan berbagai organisasi swasta serta Perhimpunan Pengusaha Jasa Kantor Bersama Indonesia diharapkan akan memberikan pelatihan juga tempat untuk memulai usaha. Program ini juga merupakan terobosan reformasi dan Jakarta harus lebih ramah lagi terhadap wirausaha. Sandiaga juga mengungkapkan bahwa perizinan akan lebih mudah lagi bagi wirausaha dan menyediakan tempat tidak perlu repot lagi karena bisa dilakukan bersama-sama dengan wirausaha yang tergabung dalam OK OCE Academy.

OK OCE dapat meningkatkan jumlah wirausaha di Jakarta karena program OK OCE merupakan suatu wadah bagi para pelaku usaha untuk berkreasi serta berinovasi, dan dapat meningkatkan bisnis startup dan UKM. Dalam rangka membantu untuk suksesnya program OK OCE ini akan menggandeng berbagai pihak seperti organisasi, pengusaha, pemodal dan pihak kampus. Program ini juga akan lebih difokuskan untuk menggandeng institusi perbankan karena melihat kebutuhan modal yang sangat besar dan nantinya APBD akan fokus untuk membangun infrastruktur, kesehatan, dan program pendidikan yang lebih baik.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Harry Gross Bangun Hotel Paling Tinggi di Amerika Tanpa Niat
11 Mei 2018, by Maman Soleman
Pengusaha properti Harry Gross tidak pernah berniat membangun hotel dengan predikat paling tinggi atau paling besar. Gross cuma meminta firma arsitek yang dia ...
Mengerikan, Inilah Ramalan Terkait Bencana di tahun 2018
6 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Bencana yang sangat sulit diprediksi adalah gempa bumi. Tidak seperti bencana lainnya yang mampu dipelajari tanda – tanda ...
raja salman
4 Juli 2017, by Zeal
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, memerintahkan semua koran untuk tidak memuat tulisan kolumnis yang terlalu memujanya. Perintah ini dikeluarkan ...
Petani Sukabumi Keluhkan Harga Gabah Kering yang Merosot
24 Juni 2018, by Nur Atinal Khusna
Beginilah potret kehidupan para petani yang bekerja susah payah dari fajar hingga senja. Dengan upah yang minim dan belum tentu mensejahterakan hidupnya. ...
Wanita, Ini 5 Tipe Pria yang Masih Belum Siap Menikah
12 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk kalian yang telah menjalin hubungan bersama cukup lama, pastinya pernah terpikirkan mengenai keseriusan hubungan untuk dilanjutkan menuju ...
Berita Terpopuler
Polling
Permadi Arya dibayar APBN atau Bukan?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab