Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
MUI Akan Mengkaji Soal Fatwa Larangan Politisasi Masjid

MUI Akan Mengkaji Soal Fatwa Larangan Politisasi Masjid

3 Mei 2018 | Dibaca : 294x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan melakukan pengkajian terhadap wacana mengeluarkan fatwa soal masalah politisasi masjid. Ketua MUI KH Ma’aruf Amin mengatakan hal itu akan dibahas dalam pertemuan Istimah Ulama pada tanggal 7 sampai 20 Mei di Kalimantan Selatan.

"iya tentu (keluarkan fatwa), akan kita bahas nanti di Istimah Ulama tanggal 7 sampai 10," ujar Ma'ruf di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018). 

Ma’aruf Amin mengatakan dalam Istimah Ulama itu nantinya akan membahas tentang persoalan hukum, undang-undang, serta kebangsaan dan kenegaraan.

Dan juga akan membahas permasalahan yang mencakup di dalamnya mengenai bela negara dan isu politisisasi agama.

"Dalam soal kebangsaan dan berkenegaraan itu soal bela negara di mana peran bela negara kemudian politisisasi agama akan jadi topik pembicaraan," Kata Ma'ruf Amin.

Sebelumnya, isu politisisasi masjid kembali terangkat oleh karena hebohnya pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Dalam tasyakuran di Balai Kota DKI Jakarta, Amien mengatakan bahwa masjid maupun pengajian harus disusupi isu politik, mengingat tengah menghadapi momentum pesta demokrasi.

Ketua MUI KH Ma'ruf Amin menyampaikan sambutan pada acara Milad MUI ke-42 dan Anugerah Syiar Ramadan 2017 di Jakarta, Kamis malam (26/7). Milad MUI juga diisi dengan peluncuran buku Penggerak Ulama Pelindung Umat.

Pernyataan  Amien Rais itu ternyata menuai tanggapan dan kecaman. Salah satunya, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi.

Dia menentang pernyataan Amien Rais apabila masjid menjadi tempat untuk menyuarakan pilihan untuk memilih pilihan politik dan menentang lawannya.

Pihak Istana, melalui Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan bahwa masjid seharusnya menyiarkan yang baik-baik dan tidak dikotori politik praktis. 

"Harus dipisahkan di mana masjid itu sebagai tempat syiarnya hal-hal yang bagus. Jangan dikotori oleh pemikiran-pemikiran yang menyimpang," kata Moeldoko Jumat, 27 April 2018.

Sumber: liputan6.com

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

minta maaf sebelum ramadhan
2 Mei 2017, by Tonton Taufik
Ketika Rasulullah sedang berkhotbah pada suatu Sholat Jum'at (dalam bulan Sya'ban), beliau mengatakan Aamin sampai tiga kali, dan para sahabat begitu ...
Rupiah Melemah Namun Kondisi Ekonomi Stabil
9 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Saat ini kondisi rupiah sedang melemah. Nilai tuar rupiah menembus 14.000 per USD. Namun hal itu tidak menjadikan BI pesimis. Meskipun ...
Anies Baswedan , Gubernur DKI Terancam Kena Sanksi jika Abaikan Rekomendasi Ombudsman
28 Maret 2018, by oteli w
Anies Baswedan , Gubernur DKI terancam kena sanksi jika abaikan rekomendasi Ombudsman Seperti diketahui sejak Anis Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta, ...
Respon Kekebalan Ibu Hamil dapat Mempengaruhi Cacat Lahir
7 Januari 2018, by Slesta
Zika mungkin tidak secara langsung menyebabkan keguguran dan cacat lahir yang telah dikaitkan dengan virus yang terkenal itu, sebuah penelitian baru pada tikus ...
Nobar Film G30S/PKI dari Lapangan Hingga Sekolah
21 September 2017, by Rindang Riyanti
Danrem 072 Pamungkas, Brigjen TNI Fajar Setiawan mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan di seluruh Kodim sampai Koramil untuk melaksanakan nonbar film itu. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab