Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Mitos Poin IQ 30 “Rentang Komunikasi”

Mitos Poin IQ 30 “Rentang Komunikasi”

4 September 2017 | Dibaca : 1297x | Penulis : Rindang Riyanti

Orang-orang dengan IQ tinggi biasanya memiliki spektrum emosi dan emosional yang sangat luas, dan ketika mereka bahagia, mereka dalam sangat bahagia, dan ketika mereka tidak bahagia, itu adalah neraka emosi bagi mereka.

Alasan ketidakbagaiaan yang sering dialami orang yang cerdas, menurut Quoran, adalah sesuatu yang disebut 'rentang komunikasi'

Konsep jangkauan komunikasi didirikan oleh Leta Hollingworth. Ini adalah +/- 2 standar deviasi (sekitar 30 poin) naik atau turun pada IQ seseorang. Ini menunjukkan kisaran di mana interaksi yang berarti (komunikasi, diskusi, percakapan dan sosialisasi) adalah mungkin. Jika perbedaan IQ antara dua orang lebih dari 30 poin, komunikasi akan terpecah. Orang IQ yang lebih tinggi akan terlihat seperti kutu buku yang tidak bisa dimengerti dan IQ yang lebih rendah sebagai orang bodoh tolol - dan mereka tidak akan menemukan sesuatu yang biasa.

Gagasan dari 2 standar deviasi rentang komunikasi IQ tidak dimulai oleh Leta Hollingworth. Hollingworth (1886 - 1939) adalah seorang psikolog perintis yang melakukan penelitian terhadap individu IQ tinggi dan banyak menerbitkan topik ini, namun dia tidak pernah menggunakan istilah 'rentang komunikasi' atau secara eksplisit mendiskusikan gagasan semacam itu.

Istilah itu diciptakan oleh Grady M. Towers pada tahun 1987 dalam sebuah artikel berjudul 'The Outsiders'. Towers di sana mengatakan bahwa Hollingworth secara implisit mendefinisikan rangkaian komunikasi IQ 30 saat dia menulis bahwa:

Pengamatan menunjukkan bahwa ada rasio langsung antara kecerdasan pemimpin dan pimpinan. Untuk menjadi pemimpin sezamannya, seorang anak harus lebih cerdas tapi tidak terlalu pintar daripada yang harus dipimpin ... Tapi secara umum, pola kepemimpinan tidak akan terbentuk - atau akan pecah - bila ada perbedaan lebih dari sekitar 30 Poin IQ ada antara pemimpin dan pimpinan.

Towers berkomentar tentang perikop ini sebagai berikut:

Implikasinya adalah bahwa ada batas dimana komunikasi antara tingkat kecerdasan yang berbeda menjadi tidak mungkin.

Hollingworth menulis secara khusus tentang kepemimpinan, dan pada anak-anak, namun Towers mengekstrapolasikan maksudnya untuk mengklaim bahwa komunikasi 'asli' apa pun tidak mungkin terjadi pada perbedaan IQ 30.

Perlu dicatat bahwa walaupun Hollingworth adalah seorang psikolog akademis, pernyataannya tentang kepemimpinan tampaknya tidak dinyatakan sebagai kesimpulan ilmiah dari penelitian, namun hanya sebagai 'observasi'. Towers bukan psikolog, tapi juga anggota berbagai komunitas IQ tinggi.

Jadi 'jangkauan komunikasi' hanyalah sebuah gagasan yang dibuat seseorang. Ini bukan berdasarkan data. Referensi untuk nomor tertentu ("+/- 2 standar deviasi, 30 poin") memberi ilusi ketepatan ilmiah, namun angka-angka ini hanya turun dari langit. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

jokowi jalan
5 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Kamis pagi hari ini, Presiden Joko Widodo berangkat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-72 TNI di Merak, Banten. Rombongan Presiden Jokowi dan Ibu ...
Di Arab Saudi, PNS Dapat Jatah 23 Hari Cuti Bersama untuk Rayakan Lebaran
22 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk perayaan Hari Raya Idul Fitri ini, berapa hari cuti bersama yang kalian peroleh? Periode cuti bersama Lebaran yang dinikmati pegawai ...
Risiko Serangan Jantung Dapat Meningkat Ketika Suhu Turun
19 Mei 2018, by Slesta
Cuaca dingin dapat meningkatkan risiko serangan jantung, sebuah studi awal menunjukkan. Para peneliti di Taiwan menemukan bahwa tingkat serangan jantung ...
Wah, Hal Ini Justru Membuat Tidak Khusyu Saat Shalat Berjamaah Di Mesjid
21 Juli 2018, by Zeal
Tampang.com - Khusyu dalam shalat memang menjadi hal yang cukup sulit untuk dilakukan. Ketika anda shalat justru yang terpikir adalah hutang, menu yang akan ...
Teknik 3D Scanning Gunakan Air dan Robotika
23 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Kelompok peneliti internasional mengembangkan teknik yang menghasilkan pemindaian 3-D yang lebih akurat untuk merekonstruksi objek kompleks daripada yang ada ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab