Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Mendagri: Rektor Saat Ini Harus Dipilih oleh Presiden

Mendagri: Rektor Saat Ini Harus Dipilih oleh Presiden

1 Juni 2017 | Dibaca : 415x | Penulis : Zeal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan penentuan pemimpin di perguruan tinggi negeri atau rektor kini diharuskan dipilih presiden. Menurutnya hal ini dilatarbelakangi oleh tanggung jawab rektor dalam proses penyeragaman.

"Penentuan rektor ya selama ini oleh Dikti, hasil komunikasi kami dengan Mensesneg dengan bapak Presiden, Pak Mendikti, saya kira terakhir (penentuannya) harus dari bapak presiden," kata Tjahjo di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2017).

Hal tersebut disampaikan Tjahjo karena kekhawatiran adanya ideologi selain Pancasila yang menyusup dalam perguruan tinggi. Selain itu, dia juga mengatakan pemerintah merangkul semua perguruan tinggi negeri maupun swasta karena mempunyai komitmen sama.

"Salah satunya, lalu gerakan-gerakan aktualisasi kampus ini memang harus dicermati, memang Pak Mendikti (M Nasir, red) sudah menyampaikan rektor harus bertanggung jawab, tapi proses untuk penyeragaman, saya kira harus bapak presiden," ujarnya.

"Arahnya memang pak Mendikti minta ya, bahwa masalah bantuan, masalah kontribusi, masalah kerjasama, itu jangan dibedakan antara perguruan tinggi negeri dan swasta, karena apapun mereka juga punya program dan punya komitmen yang sama," imbuh Tjahjo.

Soal mekanisme pemilihan rektor itu, kata Tjahjo, prosesnya sama seperti pemilihan gubernur. Namun dia tidak mau menjelaskan soal mekanisme tersebut secara rinci karena masuk dalam ranah Kemenristek Dikti.

"Silahkan tanya pada pak Mendikti, saya kira mekanisme bakunya sudah ada, tapi sama dengan Sekda, Bupati, wali kota, sama dengan gubernur dengan sepengetahuan bapak Presiden," ungkapnya.

"Supaya utuh saja lah, saya tidak bisa mendefinisikan, kira-kira ada forum konsultasi antara Pak Mendikti dan bapak Presiden, untuk memutuskan siapa yang jadi Rektor," lanjut Tjahto.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pria Tiongkok Ini Terkena Stroke, Setelah 3 Hari Nonstop Bermain Game
9 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seorang mahasiswa bernama Xiao Xie di Changsha, Tiongkok harus menerima kenyataan pahit karena terlalu lama dalam bermain game. Xia yang ...
Ini 6 Alasan Mengapa Kamu Lebih Sering Diserang Nyamuk
13 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika istirahat di malam hari, tentunya kehadiran nyamuk menjadi salah satu hal yang mengganggu. Selain gatal, gigitan nyamuk dapat meninggalkan ...
Atlet Indonesia tidak bisa Berangkat ke Chile karen Kurang Dana
1 November 2017, by Admin
Tampang.com - Prestasi Dedeh Erawati di dunia olahraga nasional, khususnya atletik, sudah tak diragukan lagi. Kendati usianya tak lagi muda, Dedeh masih ...
Solusi Serangan Ransomware pada Siber Perusahaan Indonesia 2018
9 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Dari data Kementerian Komunikasi dan Informatika yang diperkuat oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, dalam setiap ...
Satu Gelas Alkohol Meningkatkan Resiko Kanker Payudara Sebesar 5-9%
4 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Hanya dengan meminum satu gelas anggur atau minuman beralkohol lainnya dalam sehari sudah cukup untuk meningkatkan risiko kanker payudara, sebuah laporan baru ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab