Tutup Iklan
hijab
  
login Register
 Menari Bisa Meningkatkan Kemampuan Otak

Menari Bisa Meningkatkan Kemampuan Otak

30 Agustus 2017 | Dibaca : 1147x | Penulis : Rio Nur Arifin

Berjogetlah, otak anda akan berterima kasih untuk itu.Karena sebuah penelitian baru menemukan bahwa aktivitas fisik terutama menari, di kemudian hari dapat membantu mengurangi tanda-tanda penuaan otak.

Seiring bertambahnya usia, sejumlah perubahan otak terjadi, termasuk penurunan jaringan otak, penurunan aliran darah, dan penurunan komunikasi antar sel otak.

Semua perubahan ini bisa mengganggu fungsi kognitif, terutama ingatan.

Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa aktivitas fisik dapat membantu mengurangi penurunan kognitif. Sebuah studi yang dilaporkan oleh Medical News Today tahun lalu, misalnya, menghubungkan latihan fisik sedang dengan intensitas tinggi dengan penurunan kemampuan memori dan berpikir lebih lambat padausia di atas 50 tahun.

Tapi bentuk latihan mana yang paling efektif melawan penuaan otak? Penulis penelitian utama Dr. Kathrin Rehfeld, dari pusat penyakit Neurodegeneratif Jerman di Jerman, dan rekan-rekannya berusaha menjawab pertanyaan ini dengan penelitian baru mereka.

Mereka baru-baru ini melaporkan temuan mereka di jurnal Frontiers in Human Neuroscience.

Penelitian ini melibatkan 52 orang dewasa sehat berusia 63-80 tahun. Setiap peserta secara acak ditugaskan ke salah satu dari dua kelompok latihan selama 18 bulan.

Satu kelompok diminta untuk berpartisipasi dalam pelajaran menari 90 menit setiap minggu selama 18 bulan, sementara kelompok lainnya mengikuti pelatihan ketahanan daya selama 90 menit setiap minggu.

"Kami mencoba memberi para senior kami di kelompok tari dengan rutinitas tarian yang terus berubah dari berbagai genre (Jazz, Square, Latin-American and Line Dance)," kata Dr. Rehfeld.

"Langkah, pola lengan, formasi, kecepatan dan irama berubah setiap minggu kedua untuk menjaga mereka dalam proses belajar yang konstan," tambahnya. "Aspek yang paling menantang bagi mereka adalah mengingat rutinitas di bawah tekanan waktu dan tanpa isyarat dari instruktur."

Pada awal studi dan pada akhir intervensi latihan 18 bulan, setiap peserta menjalani magnetic resonance imaging (MRI) otak. Selain itu, keseimbangan subyek sebelum dan sesudah intervensi dievaluasi menggunakan Uji Organisasi Sensory.

Para peneliti menemukan bahwa kedua kelompok menunjukkan peningkatan volume hippocampal, namun kelompok para penari menunjukkan peningkatan terbesar.

Hippocampus adalah daerah otak yang terkait dengan pembelajaran, memori, dan emosi, dan ini adalah wilayah yang umumnya terpengaruh oleh perubahan otak terkait usia.

Menariknya, hanya penari saja yang menunjukkan adanya peningkatan koneksi neuron di gyrus dentate hippocampus, yang merupakan area yang terkait dengan pembentukan memori, memperlambat penurunan terkait usia," kata Dr. Rehfeld.

"Saya pikir menari adalah alat yang ampuh untuk menciptakan tantangan baru bagi tubuh dan pikiran, terutama di usia yang lebih tua." Kata Dr. Kathrin Rehfeld

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Rambut Sehat Berkilau dengan Vitamin
1 Februari 2018, by Maman Soleman
Siapa yang tidak mengenai nama artis cantik yang sangat totalitas dalam akting Prisia Nasution. Di kancah dunia hiburan Prisia Nasution termasuk artis yang ...
Pemprov DKI Lakukan Penyisiran Terhadap Pendatang Baru di Wilayah DKI Untuk Mengantisipasi Pengangguran
20 Juni 2018, by oteli w
Pemprov DKI Lakukan Penyisiran Terhadap Pendatang Baru di Wilayah DKI Untuk Mengantisipasi Pengangguran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan ...
kios BBM pertamina
23 Juni 2017, by Tonton Taufik
Pertamina dalam menghadapi lebaran tahun 2017, sudah mempersiapkan 50 kios BBM di sepanjang tol, mulai dari Jakarta. Hal ini dilakukan, menghindari kejadian ...
Gampang Sakit Ketika Bepergian, Kenapa?
26 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Siapa yang tak senang, jika berlibur menuju tempat yang indah dan menarik. Namun, terkadang rencana tersebut kadang terganggu dengan kesehatan ...
Jorge Lorenzo Masih Berambisi Meraih Podium Tertinggi Pertamanya di Sirkuit Phillip Island
18 Oktober 2017, by Rachmiamy
Pembalap tim Ducati Corse asal Spanyol Jorge Lorenzo kembali gagal meraih podium tertinggi pertamanya di musim ini. Menaiki motor Desmosedici GP17, Lorenzo ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab