Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Mantan Presiden Real Madrid Ramon Calderon Menilai Penjualan Ronaldo Merupakan Blunder Terdahsyat

Mantan Presiden Real Madrid Ramon Calderon Menilai Penjualan Ronaldo Merupakan Blunder Terdahsyat

19 Juli 2018 | Dibaca : 280x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Hengkang Ronaldo dari Real Madrid menimbulkan kejutan terhadap sepakbola dunia. Terkait hal itu, mantan Presiden Real Madrid Ramon Calderon sangat menyayangkan kepergian sang bintang dibiarkan begitu saja oleh Real Madrid. Ia dengan yakin mengatakan bahwa kebikan tersebut merupakan blunder terdahsyat di sejarah Real Madrid.

Menurut Calderon, posisi peran Ronaldo di Los Blancos takkan pernah bisa digantikan. Sebab ia menilai sosok Cristiano Ronaldo itu dapat melakukan apapun dengan kemampuannya.

Ungkapan tersebut ditujukan kepada Presiden Real Madrid saat ini yakni Florentino Perez. Menurutnya, pemain eks Manchester United itu tidak mungkin pergi dari Santiago Bernabeu jika ia merasa bahagia di sana. Salah satu penyebabnya karena Real Madrid ingin mendatangkan Neymar dengan harga melimpah, sementara Madrid sendiri tidak mau menuruti permintaan kenaikan gaji Ronaldo. Padahal sebuah kewajaran jika Ronaldo menghendaki gaji dinaikkan karena setiap musim ia selalu tampil impresif untuk Real Madrid dan berhasil membawa sang klub meraih berbagai trofi bergengsi.

Memang diwajarkan jika Calderon menyesali keputusan  Florentino Perez tersebut karena merupakan salah satu factor paling berjasa atas pembelian Ronaldo dari MU tahun 2009 silam.
"Menyedihkan melihat Cristiano Ronaldo dijual. Sangat mengenaskan," ujar Calderon seperti dilansir Diario AS.

"Mengingat saya memerlukan sejumlah usaha untuk mendatangkannya ke Madrid," tambahnya

Padahal kata Calderon, dulu MU enggan melepas Ronaldo yang didapat Sir Alex Ferguson dari Sporting Lisbon. Namun, kini Real Madrid melepaskan kapten timnas Portugal itu dengan harga 100 juta euro dan itu pun harus dipotong 12 juta euro untuk klub lama CR7 (MU dan Sporting masing-masing 6 juta euro)

"MU tidak mau menjual karena itulah menjadi sangat sulit. Sekarang mereka menjualnya untuk 100 juta euro. Tidak ada pemain yang bisa mencetak 60 gol dalam setahun dengan harga segitu," ujarnya.

Calderon mengklaim Madrid akan menyesali kebijakannya tersebut. Belum lagi, kemampuan Cristiano Ronaldo belum banyak mengalami penurunan meski sudah berusia 33 tahun. Juventus tentu saja diuntungkan apalagi si Nyonya Tua dalam performa terbaiknya meski baru saja ditinggal oleh  Buffon.

"Penjualan Ronaldo bukan kabar bagus. Baik itu di angka 100 juta atau semiliar sekalipun. Benar kami memasnag klausul pelepasan miliaran euro untuk mencegahnya pergi dari gangguan klub yang tertarik kepadanya di masa depan. Ini (penjualan Ronaldo) blunder sejarah," katanya

.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Semua Zat Psikoaktif Berbahaya Bagi Manusia, Yuk Jauhi!
6 Mei 2018, by Maman Soleman
Narkoba ibarat magnet yang sangat kuat. Begitu berdekatan akan langsung menempel bahkan ada yang sampai tak bisa melepaskan lagi. Padahal, pada dasarnya, ...
Atasi Hidung Tersumbat Dengan Tips Sederhana Berikut
6 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Hidung tersumbat akibat flu tentu saja membuat setiap orang tidak nyaman bukan? Hidung tersumbat membuatmu susah bernafas dengan leluasa bahkan membuat jantung ...
Begini Cara Pemerintah Bangun Infrastruktur di Daerah
23 September 2017, by Rindang Riyanti
Saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak hanya membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan bendungan dalam mengembangkan ...
Keren, Desa di Tiongkok Ini Miliki Kode QR Raksasa
17 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dilihat sepintas, susunan tanaman yang ada layaknya labirin biasa. Namun, jika ditelisik dengan baik, susunan tanaman tersebut ternyata ...
ammar zoni
10 Juli 2017, by Rachmiamy
Kabar mengejutkan datang dari aktor yang sedang naik daun yaitu Ammar Zoni. Kabarnya dirinya ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta dan diduga ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab