Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Manfaat Menulis Menurut Islam dan Kesehatan...

Manfaat Menulis Menurut Islam dan Kesehatan...

27 Februari 2018 | Dibaca : 859x | Penulis : Dika Mustika

Menulis, rasanya setiap orang pasti pernah atau justru tak bisa lepas dari aktifitas ini. ini sudah dilakukan bahkan sejak kita duduk di bangku awal sekolah. Mulai dari kegiatan belajar menulis huruf, kata, kalimat, hingga akhirnya menulis cerita atau artikel. Mengapa harus menulis? Ternyata ada berbagai manfaat yang bisa kita peroleh melalui kegiatan menulis ini. Mungkin yang lebih populer adalah manfaat menulis dari sisi bahasa atau psikologi. Namun, ternyata menulis juga disebutkan dalam Islam dan juga kesehatan lho! Yuk, kita lihat apa saja manfaat menulis!

 

Ternyata menulis adalah salah satu cara bagaimana seseorang bisa mengekspresikan suasana hati. Dengan menulis, seseorang dapat menyalurkan suasana hatinya ke dalam bentuk rangkaian kata-kata. Ini manfaat menulis yang paling populer di masyarakat.

 

Menulis juga dapat menjadi salah satu media untuk mengutarakan pemikiran. Dengan begitu, pikiran kita akan lebih terstruktur mengeluarkan satu per satu ‘ilmu’ apa yang ingin kita tuangkan ke dalam rangkaian kata-kata.

 

Menulis dapat membawa manfaat yang lebih, ketika tulisan (bermanfaat) yang sudah kita buat, dibaca oleh orang lain, dan kemudian disebarkan secara terus menerus kepada lingkungan luar. Manfaat akan bertambah jika isi tulisan tersebut diaplikasikan dalam kehidupannya. Terbayang, betapa lewat 1 tulisan, manfaat akan terus menerus mengalir. Dalam Islam, ilmu yang bermanfaat adalah salah satu amalan yang pahalanya akan terus mengalir, walaupun penulisnya sudah meninggal. Sebagaimana yang disebutkan dalam Hadist Riwayat Muslim:

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan do’a anak yang sholeh”

 

Menulis juga menghindarkan kita dari lupa setelah kita mendapatkan ilmu.

Rasulullah berkata: “Ikatlah ilmu dengan dengan menulisnya”

Imam Asy Syafi’i berkata: “Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya. Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat.Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang. Setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja. “

 

Penelitian menyebutkan, bahwa menulis juga dapat menyembuhkan depresi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan menulsi dapat dijadikan sebagai katarsis (pelepasan ketegangan). Dalam penelitian ini disebutkan bahwa dengan menulis selama 15 menit perhari selama 4 sampai 5 hari dapat menyembuhkan depresi.

 

Ternyata, menulis yang dulu kita kenal sebagai salah satu aktfitas belajar ketika di sekolah punya banyak manfaat bagi kehidupan kita. Bukan hanya sekedar untuk keilmuan saja, namun bagi kesehatan, bahkan bagi kehidupan rohani kita juga ya. Yuk, tunggu apa lagi, hal apa yang ingin kamu tulis hari ini?

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Oknum Polisi Sekap dan Aniaya Anak Jeremy Thomas di Sebuah Hotel
17 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Axel Mathew Thomas anak dari aktor kawakan Jeremy Thomas dikabarkan mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum polisi. ...
Ingin Anak Cerdas, Konsumsi 5 Makanan ini !
20 September 2017, by Rachmiamy
Memiliki anak yang cerdas, pastilah menjadi dambaan setiap orang tua. Oleh karena itu, selain stimulasi, makan makanan yang bergizi pun sangat mempengaruhi ...
Amien dan Prabowo bertemu Saat Umroh di Makkah, Didoakan bawa Berkah
2 Juni 2018, by Zeal
Tampang.com - Sandiaga Uno mendoakan agar ibadah umroh yang tengah dijalankan oleh Prabowo Subianto bersama dengan Amien Rais dapat dimakbulkan oleh Allah ...
Rossi Harus Kerja Lebih Keras, Klasemen Sementara masih di Urutan Tujuh
23 April 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Pembalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi harus bekerja lebih keras lagi dalam balapan MotoGP yang akan digelar selanjutnya di ...
Replika Monumen Ini Diciptakan dari Buku
16 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com, Internasional - Seniman asal Argentina, Marta Minujin ciptakan monumen yang terbuat dari 100.000 eksemplar buku. Monumen ini dibangun di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab