Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Mandi Setelah Makan Dapat Membahayakan Tubuh, Fakta atau Mitos?

Mandi Setelah Makan Dapat Membahayakan Tubuh, Fakta atau Mitos?

25 Agustus 2017 | Dibaca : 754x | Penulis : Noor Azizah

Sudah sering kita mendengar bahwa mandi setelah makan berbahaya bagi tubuh karena bisa menghambat saluran pencernaan. Benarkah?

Mandi adalah salah satu aktivitas rutin sehari-hari, yang berhubungan langsung dengan kondisi fisik luar tubuh. Mandi memiliki banyak manfaat seperti tubuh menjadi lebih segar, terhindar dari kuman dan bakteri, sehingga mandi sendiri tidak memiliki efek samping atau komplikasi yang membahayakan diri. Di sisi lain, makan merupakan kebutuhan primer sekaligus aktivitas yang terutama berhubungan langsung dengan fungsi organ-organ dalam tubuh.

Oleh karena itu, mandi dan makan tidaklah saling berhubungan. Makanan yang dimakan akan masuk ke saluran cerna, sedangkan mandi hanya membersihkan kulit tubuh dari kotoran dan membuat tubuh merasa lebih segar.

Lalu bagaimana dengan berenang? Bolehkah langsung berenang setelah makan?

Begitupun halnya dengan larangan berenang setelah makan yang merupakan mitos, berenang boleh saja setelah makan. Namun, bila tubuh melakukan aktivitas fisik yang menguras tenaga setelah makan, seperti berenang atau lari, dapat membuat perut kram yang mungkin berbahaya bila itu menyebabkan kamu tenggelam.

Perut bisa kram selama berenang karena segera setelah makan, sebagian aliran darah akan terfokus ke organ-organ pencernaan. Sedangkan ketika berlari atau berenang, otot-otot pun butuh peningkatan aliran darah.

Kompetisi antara kedua sistem tubuh inilah yang bisa membuat kram, bukan karena tubuh terkena air setelah makan, baik saat mandi maupun berenang. Tapi kram saat berenang merupakan hal umum yang dapat dengan mudah dicegah dan ditangani sebelum terlambat.

Sebaliknya, salah satu hal yang tidak boleh dilakukan setelah makan adalah langsung tidur. Banyak orang yang makan saat larut malam dan langsung tidur setelahnya. Ini dapat mengakibatkan makanan yang masih dicerna di lambung untuk naik lagi ke kerongkongan. Terutama bagi mereka yang asam lambungnya sering naik, tidur pun menjadi tidak nyaman karena dada dan perut terasa seperti terbakar. Oleh karena itu, setidaknya tunggu 2-3 jam setelah makan sebelum pergi tidur. Membiasakan diri untuk menunggu ini akan melancarkan proses pencernaan setidaknya sampai makanan sampai ke usus sehingga mengurangi kemungkinan munculnya sakit mag. Selain itu, memberikan waktu bagi perut minimal 60-70 menit untuk mencerna makanan diklaim dapat membantu mencegah penyakit stroke.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Hobi Jalan-Jalan Juga Bisa Menghasilkan Uang Loh. Mau Tau Caranya?
17 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Kamu hobi jalan-jalan (travelling)? Kamu bisa loh memanfaatkan hobi kamu untuk mendapatkan uang. Hobi tersalurkan plus dapat uang pasti lebih ...
Detik – Detik Terjadinya Gerhana Matahari 21 Agustus 2017
8 Agustus 2017, by Slesta
Tampng.com Tadi malam kita telah menyaksikan gerhana bulan terjadi dimana sebagian bumi terang pada saat malam hari. Selanjutnya, kita akan menyaksikan gerhana ...
Suara Anda Terdengar Merdu Saat Berada di Kamar Mandi ? Ini Jawabannya
8 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Buat kamu yang hobi konser kecil-kecilan alias bernyanyi di kamar mandi pasti sering takjub mendengar suara sendiri. Soalnya, suara kamu berbeda jauh dari ...
Begini Lanjutan Kasus Penggelapan Lahan yang Diduga Libatkan Sandiaga Uno
23 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Dilansir dari laman tempo.co, dikabarkan kasus penipuan dan penggelapan lahan yang diduga melibatkan Sandiaga Uno Wakil Gubernur DKI Jakarta dan Andreas ...
Berlebihan Nonton Film Porno Hancurkan Karier dan Hubungan Cinta
27 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Banyak film porno dan situs-situs porno beredar di internet sehingga memudahkan orang untuk mendownload atau mengunduh film atau video ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview