Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Mandi Setelah Makan Dapat Membahayakan Tubuh, Fakta atau Mitos?

Mandi Setelah Makan Dapat Membahayakan Tubuh, Fakta atau Mitos?

25 Agustus 2017 | Dibaca : 692x | Penulis : Noor Azizah

Sudah sering kita mendengar bahwa mandi setelah makan berbahaya bagi tubuh karena bisa menghambat saluran pencernaan. Benarkah?

Mandi adalah salah satu aktivitas rutin sehari-hari, yang berhubungan langsung dengan kondisi fisik luar tubuh. Mandi memiliki banyak manfaat seperti tubuh menjadi lebih segar, terhindar dari kuman dan bakteri, sehingga mandi sendiri tidak memiliki efek samping atau komplikasi yang membahayakan diri. Di sisi lain, makan merupakan kebutuhan primer sekaligus aktivitas yang terutama berhubungan langsung dengan fungsi organ-organ dalam tubuh.

Oleh karena itu, mandi dan makan tidaklah saling berhubungan. Makanan yang dimakan akan masuk ke saluran cerna, sedangkan mandi hanya membersihkan kulit tubuh dari kotoran dan membuat tubuh merasa lebih segar.

Lalu bagaimana dengan berenang? Bolehkah langsung berenang setelah makan?

Begitupun halnya dengan larangan berenang setelah makan yang merupakan mitos, berenang boleh saja setelah makan. Namun, bila tubuh melakukan aktivitas fisik yang menguras tenaga setelah makan, seperti berenang atau lari, dapat membuat perut kram yang mungkin berbahaya bila itu menyebabkan kamu tenggelam.

Perut bisa kram selama berenang karena segera setelah makan, sebagian aliran darah akan terfokus ke organ-organ pencernaan. Sedangkan ketika berlari atau berenang, otot-otot pun butuh peningkatan aliran darah.

Kompetisi antara kedua sistem tubuh inilah yang bisa membuat kram, bukan karena tubuh terkena air setelah makan, baik saat mandi maupun berenang. Tapi kram saat berenang merupakan hal umum yang dapat dengan mudah dicegah dan ditangani sebelum terlambat.

Sebaliknya, salah satu hal yang tidak boleh dilakukan setelah makan adalah langsung tidur. Banyak orang yang makan saat larut malam dan langsung tidur setelahnya. Ini dapat mengakibatkan makanan yang masih dicerna di lambung untuk naik lagi ke kerongkongan. Terutama bagi mereka yang asam lambungnya sering naik, tidur pun menjadi tidak nyaman karena dada dan perut terasa seperti terbakar. Oleh karena itu, setidaknya tunggu 2-3 jam setelah makan sebelum pergi tidur. Membiasakan diri untuk menunggu ini akan melancarkan proses pencernaan setidaknya sampai makanan sampai ke usus sehingga mengurangi kemungkinan munculnya sakit mag. Selain itu, memberikan waktu bagi perut minimal 60-70 menit untuk mencerna makanan diklaim dapat membantu mencegah penyakit stroke.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Selamat ! Acha Septriasa Melahirkan Bayi Perempuan
20 September 2017, by Rachmiamy
Kabar Bahagia datang dari artis cantik Acha Septriasa. Pemeran Luna dalam film Heart ini telah melahirkan bayi perempuan di RS Royal Hospital for Woman Sydney, ...
Pengacara Firza : Klien kami akan Ajukan Praperadilan
17 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Pengacara Firza Husein, Azis Yanuar sangat menyesalkan langkah Polda Metro Jaya yang menetapkan status kliennya Firza Husein sebagai tersangka dalam kasus ...
Apakah Sinar Matahari Berpengaruh pada Kebahagiaanmu?
24 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Apakah sinar matahari benar-benar membuat Anda bahagia? Sebuah studi baru-baru ini dari Universitas Brigham Young telah mengungkapkan bahwa jumlah waktu antara ...
Potret Gadis Cantik dan Seksi sebagai Pemikat dalam Penjualan Otomotif
3 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Cantik, seksi, putih, tinggi, ramping dan entah apalagi yang bisa disebutkan untuk menilai sosok gadis yang selalu setia melayani konsumen pada setiap pameran ...
kasus novel baswedan
8 Mei 2017, by Ayu
Polisi belum bisa menemukan pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang terjadi pada 11 April, hampir ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab