Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
Main Game, Baikkah Untuk Perkembangan Otakmu?

Main Game, Baikkah Untuk Perkembangan Otakmu?

14 Agustus 2017 | Dibaca : 317x | Penulis : Rio Nur Arifin

Para ilmuwan telah mempelajari dampak berbagai jenis game pada area otak tertentu.

Berdiam diri dalam waktu yang panjang dapat berdampak negatif pada kebugaran tubuh, namun tidak dapat disangkal bahwa permainan video juga dapat mmberikan manfaat kesehatan.

Selain memperbaiki refleks, beberapa jenis permainan juga bisa melatih pemain untuk dapat meningkatkan problem solving atau pemecahan masalah, kesadaran spasial, dan bahkan untuk game online, bisa meningkatkan kepercayaan sosial.

Dalam sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Psychiatry, para ilmuwan menggunakan pemindai MRI untuk menganalisis jenis dampak suatu sesi permainan yang sering terjadi pada otak.

Dalam tes tersebut, 43 orang yang biasanya tidak bermain game diminta menghabiskan 90 jam selama 10 minggu untuk bermain game action (seperti Call of Duty) atau platformer (seperti Super Mario).

Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang bermain game action kehilangan materi abu-abu (gray matter) di hippocampus sementara mereka yang bermain platformer benar-benar mendapatkan materi abu-abu di hippocampus.

"Pada sebagian besar permainan video action, ada layar GPS yang dilapisi di layar," kata pemimpin studi Gregory West. "Ada juga penanda wayfinding yang dilapisi dengan lingkungan, dan kami tahu dari studi terdahulu bahwa ketika orang didorong untuk menavigasi menggunakan isyarat ini, sungguh, mereka tidak menggunakan sistem memori hippocampal mereka untuk dinavigasi."

"Ini seperti autopilot di otak anda, anda bisa memikirkannya seperti itu."

Mereka yang bermain game action seharusnya tidak terlalu khawatir dengan hasilnya.

"Jika saya harus merekomendasikan jenis video game kepada seseorang, saya akan merekomendasikan platform 3D atau permainan logika / puzzle," kata West. "Bukti jelas menunjukkan bahwa game ini bisa bermanfaat."

 

Sumber: NPR.org

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pengertian Hijabers
28 Juni 2018, by Rizal Abdillah
Hijab Style. Sekarang ini fenomena untuk berhijab menjadi fenomena yang luar biasa. Kian hari, kian banyak wanita yang memperhartikan tentang hijab ini. Mereka ...
Ternyata Bergosip Punya Dampak Positif Juga
4 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika kita mendengar orang bergosip, pandangan kita pastinya menuju hal yang bersifat negatif. Padahal, bergosip ternyata memiliki sisi ...
Aung San Suu Kyi Akan Berikan Pidato Komitmen Perlindungan Warga Sipil Rakhine
17 September 2017, by Rindang Riyanti
Aung San Suu Kyi dikabarkan akan memberikan pidato yang berisi komitmen perlindungan terhadap masyarakat sipil di Rakhine. Diharapkan pidato ini dapat menjadi ...
chusnul mariyah
19 April 2017, by Tonton Taufik
Surat Terbuka Untuk Presiden Joko Widodo Oleh: Prof. Chusnul Mar'iyah Apakah Bapak Presiden memperhatikan Pilkada DKI besok tgl 19 April besok? ...
Valentino Rossi Optimis Raih Hasil Maksimal di MotoGP Prancis 2018
18 Mei 2018, by Rachmiamy
Seri ke 5 MotoGP 2018 akan berlangsung akhir pekan nanti di Sirkuit Le Mans, Prancis. Para pembalap dipastikan akan berusaha menampilkan penampilan terbaiknya ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite