Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Korea Utara Menyebut Menteri Luar Negeri Seoul Merendahkan Istilah Untuk Wanita

Korea Utara Menyebut Menteri Luar Negeri Seoul Merendahkan Istilah Untuk Wanita

8 Agustus 2017 | Dibaca : 1141x | Penulis : Slesta

Tampang.com - Dewan konsultatif Korea Utara untuk rekonsiliasi nasional memperingatkan Korea Selatan untuk tidak menyetujui penerapan sanksi ekonomi di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Amerika Serikat bertanggung jawab untuk mempengaruhi keputusan di Dewan Keamanan untuk mengadopsi Resolusi 2371, kata dewan Korea Utara, Senin.

Dewan tersebut juga menggunakan istilah penghinaan bagi wanita untuk berbicara dengan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kyung-hwa, menteri luar negeri wanita Seoul yang pertama, dan menuduh diplomat veteran "mengejek" Pyongyang dengan bibirnya.

Kerja sama Seoul yang terus berlanjut dengan Washington bisa berarti hilangnya kesempatan untuk negosiasi langsung, tambah kelompok tersebut.

"Otoritas boneka yang telah mengoceh kata-kata tanpa berpikir akan membayar dengan hukuman yang paling menghancurkan dan keras," kata dewan tersebut, menurut kantor berita KCNA yang dikuasai pemerintah Pyongyang.

"Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 2371 dibuat dengan permintaan A.S. yang kuat, dan melanggar hak penentuan nasib sendiri, hak atas eksistensi. Ini adalah kekejaman yang tidak dapat ditolerir."

Kelompok tersebut juga membela pengembangan senjata nuklir Kim Jong Un, dengan menyebut kebijakan tersebut sebagai keputusan "adil dan adil".

"Kami menjelaskan peluncuran roket balistik antar benua baru-baru ini dimaksudkan untuk mengirim peringatan ke Amerika Serikat," kata dewan tersebut. "Kami juga memberi kesempatan kepada pemerintah Korea Selatan untuk menyadari bahwa mengikuti jejak rezim konservatif akan berarti akan kehilangan segalanya."

Korea Utara sebelumnya menggunakan ejekan misoginis untuk menggambarkan mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye, pemimpin wanita pertama negara tersebut.

Dewan konsultatif Pyongyang dibentuk untuk secara tegas menangani Korea Selatan, menurut kantor berita Korea Selatan Newsis.

UPI.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ini Dia Transformasi Wajah Ayu Ting Ting Dari Waktu ke Waktu
14 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Kesuksesan yang saat ini tengah didapatkan oleh pelantun lagu ‘Alamat Palsu’ bukanlah sesuatu yang mudah didapatkan, tentunya ...
Kabar Duka Bagi Dunia Musik Rock, Vokalis Linkin Park Meninggal Bunuh Diri
21 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kabar duka datang dari dunia musik Rock. Vokalis Linkin Park, Chester Bennington ditemukan gantung diri di kediamannya di Palos Verdes Estaets di ...
Dilaporkan Sebarkan Ujaran Kebencian, Arseto Pariadji Ditangkap Polisi
30 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti yang tersebar dan telah menjadi viral sebelumnya sosok seorang Arseto Suryoadji Priadji terkait video dirinya yang menuding undangan pernikahan anak ...
Menurut Sains, Ada 4 Gejala yang Terjadi Saat Detik-Detik Menjelang Kematian
23 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sara Manning Peskin, salah satu pakar Neurologi dari University of Pennsylvania, mengungkapkan bagaimana gejala fisik pada detik-detik sebelum ...
Tebing Misterius ini Menghasilkan 'Telur' Setiap 30 Tahun
13 September 2017, by Rachmiamy
Fenomena unik terjadi di Qiannan Buyei, Provinsi Guizhou, China. Para ahli geologi percaya bahwa mereka mungkin akhirnya akan berhasil memecahkan misteri di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview