Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Ketika Rencanamu Tak Berjalan Lancar...

Ketika Rencanamu Tak Berjalan Lancar...

25 Desember 2017 | Dibaca : 402x | Penulis : Dika Mustika

Tak perlu kecewa ketika ada sesuatu yang berjalan tidak sesuai dengan rencanamu. Tadi pagi aku janjian dengan teman untuk pergi ke sebuah undangan perkawinan. Kami berjanji akan pergi di pukul 10 pagi. Mengapa hingga kami perlu pergi 1 jam sebelumnya? Sebagai bentuk antisipasi karena kota sangat ramai ketika musim liburan seperti sekarang ini. Intinya pagi tadi aku sudah susun rencana dengan rapi. Kami mengatur janji agar kami bisa datang tepat waktu di tempat resepsi.

 

Pukul 10, temanku tak kunjung tiba juga di rumah. Aku pun kemudian mencoba untuk menghubunginya. Ternyata, karena satu dan lain hal, di pukul 10 pagi yang harusnya ia tiba di rumahku, ia masih belum berangkat. Kesal dan kecewa, itu yang aku rasakan tadi. Akhirnya setelah urusan temanku selesai, ia pun segera berangkat ke rumahku. Ia tiba di rumah sekitar pukul 10.45. Aku hanya bisa diam menunjukkan kekecewaanku pada temanku itu yang (menurutku) tak bisa menghargai rencana yang sudah kususun dengan rapinya agar kami tiba tepat waktu.

 

Seperti yang kuprediksi, jalanan sangat padat, di pukul 11.00 kami masih belum bisa keluar komplek rumahku. Setelah berusaha menaklukan padatnya jalanan. Akhirnya kami pun tiba di gedung resepsi pukul 11.45. Di parkiran aku sempat berpikir, betapa terlambatnya kami. Tanpa berlama-lama, aku pun bergegas masuk. Aku sempat kebingungan, mengapa orang-orang justru berjejer di tepi karpet merah yang biasanya menjadi jalur masuknya pengantin. Ketika aku melihat ke arah pintu, ternyata pengantinnya baru saja mau menuju ke pelaminan. Aku hanya bisa tertunduk malu jadinya. Ternyata di waktu yang kuipikir terlambat, eh justru ini lah waktu ‘menguntungkan’ untuk tiba di gedung kawinan tersebut. Terbayang, jika kami tiba tadi di pukul 11.00 kami akan ‘mati gaya‘ menunggu pengantinnya tiba. Kami mungkin akan kelaparan, kepanasan, atau pun kebosanan. Tuhan sudah menyiapkan berbagai momen ‘menguntungkan’ untuk kita dengan rapinya.

Masihkah perlu, kita marah-marah atau kecewa ketika ada sesuatu yang telah kita rencanakan, namun tak susuai dengan rencana? Ingat, mungkin saja ada momen ‘menguntungkan’, yang luput dari perhatian kita. Kita boleh berencana, namun ingatlah bahwa Dia lah yang maha rapi dalam menuliskan rencana untuk kita para manusia.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

hartoyo LGBT
24 Mei 2017, by Tonton Taufik
Jika anda seorang homo, pencinta sesama jenis (lelaki ke lelaki) silakan follow @HartoyoMdn dibawah ini. Hartoyo berterimakasih ke pemerintah karena melindungi ...
Kepergian Ronaldo Menjadi Peluang Untuk Bale Mengambil Alih Mega Bintang Real Madrid
30 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kepergian Cristiano Ronaldo dari Real Madrid dan hijrah ke Juventus merupakan kesempatan bagi Gareth Bale untuk mengambil alih popularitas CR7 dan membawa Los ...
Mengharukan, Seorang Ibu 98 Tahun Rela Tinggal di Rumah Jompo Demi Bersama Sang Anak yang Berusia 80 Tahun
7 November 2017, by Rachmiamy
Ada peribahasa yang mengatakan Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah. Ya, Kasih sayang seorang ibu kepada anaknya memang tak pernah lekang oleh ...
Johann Zarco Berharap Meraih Hasil Maksimal Pada Balapan Kali Ini
25 Juni 2018, by Rachmiamy
Balapan seri kedelapan MotoGP 2018 akan berlangsung di akhir pekan nanti. Circuit Assen akan menjadi tempat pembalap memperebutkan podium tertinggi sekaligus ...
Jangan Lupa Untuk Selalu Cek 6 Komponen Mobil Ini Setelah Liburan
9 Januari 2018, by Slesta
Tampang.com – Libur panjang telah usai. Saatnya menyongsong tahun yang baru. Pada saat liburan tiba, Anda tentunya melakukan perjalanan jarak jauh. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview