Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Keren, Startup Ini Ciptakan Furnitur dari Limbah Smartphone

Keren, Startup Ini Ciptakan Furnitur dari Limbah Smartphone

15 September 2017 | Dibaca : 845x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Sebuah startup ini memiliki konsep yang terbilang unik. Startup bernama Pentatonic ini sebenarnya hanya menjual furnitur. Namun, ketidakbiasaannya ada pada bahan dasarnya. Material yang digunakan untuk menciptakan furnitur ini berasal dari limbah smartphone.

 

Tak hanya smartphone, Pentatonic juga mengklaim bahan furniturnya berasal dari limbah lainnya, seperti abu rokok. Misi utama penciptaan Startup ini adalah ingin menstabilkan ekonomi dunia dengan mendaur ulang limbah elektronik.

 

Menurut yang dilansir Mashable, Jumat (15/9/2017), Pentatonic adalah startup yang didirikan oleh Jamie Hall dan Johann Boedecker.

Hall mengaku, sistem daur ulang yang ada sekarang belum berlangsung mapan. Maka itu, ia tidak ingin generasi di masa depan mengalami polusi limbah berkelanjutan dan bisa merusak lingkungan.

"Ada lebih dari 480 miliar botol plastik yang terbuang begitu saja tahun lalu. Padahal, dengan jumlah yang luar biasa besar itu, kita bisa buat sesuatu," ujar Hall.

"Saya frustasi, bagaimana jadinya jika sistem daur ulang kita mangkrak? Konsepnya padahal sudah bagus. Harus ada penerusnya. Dan kami menjadi salah satu di antaranya," tambahnya.

Pentatonic pun bekerjasama dengan sejumlah perusahaan daur ulang limbah yang ada di Eropa, di mana mereka bisa mendaur ulang material plastik, metal, gelas dan sampah makanan. Setelah itu, mereka memilahnya menjadi material yang cocok untuk dijadikan furnitur.

Khusus untuk daur ulang limbah smartphone, mereka bekerjasama dengan perusahaan asal Taiwan, Miniwiz, untuk mendaur ulang limbah perangkat elektronik.

Mereka bertugas memilah material mana yang aman untuk dijadikan furnitur, serta material mana yang tidak aman dan harus dibuang. Dan produk furnitur yang terbaru adalah mangkuk yang terbuat dari layar smartphone.

Untuk saat ini, Pentatonic masih menjual furniturnya secara terbatas dalam platform online. Harganya pun terbilang tinggi untuk kelas furnitur daur ulang.

Untuk kursi dan sofa, dijual dalam kisaran Rp 3,6-5 juta, sedangkan untuk meja makan dan tamu dibanderol di kisaran Rp 15 juta.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Jepang Tetap Konsisten Pada Kampanye Tekanan Korea Utara
6 Juni 2018, by Slesta
Menteri luar negeri Jepang meningkatkan keraguan tentang keinginan Korea Utara untuk menangguhkan senjata nuklir. Taro Kono mengatakan kepada anggota ...
sby vs antasari
15 April 2017, by Gatot Swandito
Kata Antasari Azhar, pada akhir Maret 2009, CEO MNC Group Hary Tanosoedibto mendatanginya. Mantan Ketua KPK Jilid II itu mengungkapkan keadiran Hary ke ...
Karena Kondisi Parah Setnov Tak Ingat Kejadian Kecelakaan
17 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kecelakaan yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto  pada Kamis (16/11) malam di kawasan Permata Berlian, Jakarta Selatan, banyak mengejutkan ...
Kasus Sumber Waras: Kontroversi Posisi Lahan
24 Juli 2017, by Gatot Swandito
"Pemiliknya sama, (sertifikat) atas nama RS Sumber Waras sama Bu Kartining Mulyono yang punya Tempo Scan (kepemilikan pribadi)," kata Kadis Kesehatan ...
Ternyata Lagu Teman tapi Mesra Sudah Dicover oleh Girlband Luar Negeri
28 Oktober 2017, by Rachmiamy
"Cukuplah saja berteman denganku  Janganlah kau meminta lebih  Ku tak mungkin mencintaimu  Kita berteman saja  Temana tapi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview