Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Kawasan Gang Dolly Sambut Ramadhan dengan Sholawat

Kawasan Gang Dolly Sambut Ramadhan dengan Sholawat

25 Mei 2017 | Dibaca : 665x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Pemandangan yang mengharukan terlihat di Gang Dolly, sebuah kawasan yang dulunya menjadi pusat lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara, malam ini gema sholawat berkumandang untuk sambut datangnya bulan suci Ramadhan tahun ini. Hampir semua warga yang berada di Kelurahan Putat Jaya yang berada di lokasi Gang Dolly, yang dahulunya merupakan mucikari, pekerja seks, dan pengelola tempat hiburan yang sudah bertaubat, ikut hadir dalam acara gema sholawat ini.

Camat Sawahan, Muhammad Yunus mengatakan "Kami sambut Ramadhan tahun ini dengan nuansa yang menyejukkan hati, Gang Dolly berselimut sholawat".Acara ini dilaksanakan setelah sholat isya dan langsung diadakan pembacaan sholawat yang diikuti semuah jemaah yang hadir. Ratusan wanita yang berhijab dan serba putih, menambah kesan suci pada acara ini.

Selain agenda sholawatan sambut bulan suci Ramadhan, di kawasan Dolly ini rencananya akan digelar Dolly Saiki Fest selama Ramadhan. Bazaar Ramadhan, lomba baca ayat suci Al Qur'an juga akan diadakan di Dolly Saiki Fest. "Wali Kota Surabaya, ibu Tri Rismaharini rencananya akan diundang pada puncak acara ini, dengan ngabuburit, buka puasa bersama dan taraweh bersama dilanjutkan acara Dolly Night Run, jelas Yunus lagi.

Seperti diketahui sebelumnya, Kawasan Dolly yang merupakan kawasan lokalisasi terbesar se-Asia Tengggara ini ditutup ijin usahanya oleh Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini pada tahun 2015. Risma menutup kawasan ini dengan cara mengajak dan menyadarkan warga masyarakat bahwa apa yang dilakukan mereka selama ini merupakan penyakit masyarakat. Penutupan kawasan ini tidak menimbulkan gejolak sosial yang berarti karena Wali kota Surabaya ini merubah masyarakat yang rata-rata bekerja disini menjadi pekerja usaha mandiri dan dibina oleh pihaak Pemkot Surabaya.

Dengan memberdayakan warga masyarakat Putat Jaya menjadi pengrajin baik sepatu, kaos maupun usaha mandiri lainnya, kawasan ini menjadi dikenal sebagai sentra usaha rakyat Suarabaya dan bukan lagi sebagai tempat mengumbar syahwat.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Wakil Ketua KPK: Kalau Bisa (Napi Koruptor) di Lapas Nusakambangan Saja Sekalian!
22 Juli 2018, by Nur Atinal Khusna
Maraknya kasus korupsi di Tanah Air Indonesia, membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) geram dalam mengungkap kasus tersebut. Pasalnya, perbuatan yang ...
Jangan Takut Minum Kopi, Jika Kamu Penderita Asam Lambung, Asalkan ...
18 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seringkali, orang yang memiliki gangguan pada lambungnya takut untuk mengkonsumsi kopi. Ternyata, kopi masih terbilang aman jika ingin ...
Hah? Pria Botak Tidak Lebih Menarik dari Pria Berambut?
24 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ungkapan rambut adalah mahkota wanita kini sepertinya berlaku juga untuk kaum pria. Pasalnya, sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa pria ...
 September Seru Dengan Hadirnya Film Horror “IT”!!!
23 Agustus 2017, by Indah Nur Etika
September mendatang akan hadir sebuah film horror yang diambil dari sebuah novel karya Stephen King terbitan tahun 1986 berjudul IT. Stephen King sendiri ...
Manfaat Memperdengarkan Musik pada Janin yang Masih Dalam Kandungan
20 Maret 2018, by oteli w
Manfaat memperdengarkan musik pada janin yang masih dalam kandungan Musik merupakan salah suatu seni yang sangat digemari oleh banyak orang di seluruh ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis