Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Kawasan Gang Dolly Sambut Ramadhan dengan Sholawat

Kawasan Gang Dolly Sambut Ramadhan dengan Sholawat

25 Mei 2017 | Dibaca : 1481x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Pemandangan yang mengharukan terlihat di Gang Dolly, sebuah kawasan yang dulunya menjadi pusat lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara, malam ini gema sholawat berkumandang untuk sambut datangnya bulan suci Ramadhan tahun ini. Hampir semua warga yang berada di Kelurahan Putat Jaya yang berada di lokasi Gang Dolly, yang dahulunya merupakan mucikari, pekerja seks, dan pengelola tempat hiburan yang sudah bertaubat, ikut hadir dalam acara gema sholawat ini.

Camat Sawahan, Muhammad Yunus mengatakan "Kami sambut Ramadhan tahun ini dengan nuansa yang menyejukkan hati, Gang Dolly berselimut sholawat".Acara ini dilaksanakan setelah sholat isya dan langsung diadakan pembacaan sholawat yang diikuti semuah jemaah yang hadir. Ratusan wanita yang berhijab dan serba putih, menambah kesan suci pada acara ini.

Selain agenda sholawatan sambut bulan suci Ramadhan, di kawasan Dolly ini rencananya akan digelar Dolly Saiki Fest selama Ramadhan. Bazaar Ramadhan, lomba baca ayat suci Al Qur'an juga akan diadakan di Dolly Saiki Fest. "Wali Kota Surabaya, ibu Tri Rismaharini rencananya akan diundang pada puncak acara ini, dengan ngabuburit, buka puasa bersama dan taraweh bersama dilanjutkan acara Dolly Night Run, jelas Yunus lagi.

Seperti diketahui sebelumnya, Kawasan Dolly yang merupakan kawasan lokalisasi terbesar se-Asia Tengggara ini ditutup ijin usahanya oleh Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini pada tahun 2015. Risma menutup kawasan ini dengan cara mengajak dan menyadarkan warga masyarakat bahwa apa yang dilakukan mereka selama ini merupakan penyakit masyarakat. Penutupan kawasan ini tidak menimbulkan gejolak sosial yang berarti karena Wali kota Surabaya ini merubah masyarakat yang rata-rata bekerja disini menjadi pekerja usaha mandiri dan dibina oleh pihaak Pemkot Surabaya.

Dengan memberdayakan warga masyarakat Putat Jaya menjadi pengrajin baik sepatu, kaos maupun usaha mandiri lainnya, kawasan ini menjadi dikenal sebagai sentra usaha rakyat Suarabaya dan bukan lagi sebagai tempat mengumbar syahwat.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Keren! Sarung Tangan Canggih Ini Buat Tunarungu Jadi Lebih Mudah Berkomunikasi
13 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Yingmi Tech, sebuah perusahaan teknologi asal Taiwan ini berhasil mengembangkan sarung tangan pintar. Sarung tangan ini mampu menerjemahkan ...
Asupan Karbohidrat Selain Nasi untuk Bekal Anak Sekolah
20 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Tidak semua anak suka makan nasi, tapi jangan khawatir karena ada alternatif lain untuk bekal anak sekolah. Beberapa makanan alternatif pengganti ...
londonistan
10 Desember 2017, by Admin
Oleh: Jaya Suprana . SAYA memang tahu ada nama Pakistan, Afghanistan, Turkistan, Kazhakstan, Kirgistan, Uzbekistan dan lain-lain nama berakhiran ...
Thomas Markle Meminta Pangeran Harry Batalkan Pernikahannya dengan Meghan Markle, Apa Sebabnya?
9 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle tinggal beberapa hari lagi menuju 19 Mei 2018 yang rencananya hari itu akan melangsungkan pernikahan, namun ada ...
qatayef
25 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Setiap negara pastinya memiliki makanan khas yang melengkapi saat Hari Raya Idul Fitri. Di Indonesia sendiri banyak sekali makanan khas yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab