Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Kawasan Gang Dolly Sambut Ramadhan dengan Sholawat

Kawasan Gang Dolly Sambut Ramadhan dengan Sholawat

25 Mei 2017 | Dibaca : 974x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Pemandangan yang mengharukan terlihat di Gang Dolly, sebuah kawasan yang dulunya menjadi pusat lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara, malam ini gema sholawat berkumandang untuk sambut datangnya bulan suci Ramadhan tahun ini. Hampir semua warga yang berada di Kelurahan Putat Jaya yang berada di lokasi Gang Dolly, yang dahulunya merupakan mucikari, pekerja seks, dan pengelola tempat hiburan yang sudah bertaubat, ikut hadir dalam acara gema sholawat ini.

Camat Sawahan, Muhammad Yunus mengatakan "Kami sambut Ramadhan tahun ini dengan nuansa yang menyejukkan hati, Gang Dolly berselimut sholawat".Acara ini dilaksanakan setelah sholat isya dan langsung diadakan pembacaan sholawat yang diikuti semuah jemaah yang hadir. Ratusan wanita yang berhijab dan serba putih, menambah kesan suci pada acara ini.

Selain agenda sholawatan sambut bulan suci Ramadhan, di kawasan Dolly ini rencananya akan digelar Dolly Saiki Fest selama Ramadhan. Bazaar Ramadhan, lomba baca ayat suci Al Qur'an juga akan diadakan di Dolly Saiki Fest. "Wali Kota Surabaya, ibu Tri Rismaharini rencananya akan diundang pada puncak acara ini, dengan ngabuburit, buka puasa bersama dan taraweh bersama dilanjutkan acara Dolly Night Run, jelas Yunus lagi.

Seperti diketahui sebelumnya, Kawasan Dolly yang merupakan kawasan lokalisasi terbesar se-Asia Tengggara ini ditutup ijin usahanya oleh Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini pada tahun 2015. Risma menutup kawasan ini dengan cara mengajak dan menyadarkan warga masyarakat bahwa apa yang dilakukan mereka selama ini merupakan penyakit masyarakat. Penutupan kawasan ini tidak menimbulkan gejolak sosial yang berarti karena Wali kota Surabaya ini merubah masyarakat yang rata-rata bekerja disini menjadi pekerja usaha mandiri dan dibina oleh pihaak Pemkot Surabaya.

Dengan memberdayakan warga masyarakat Putat Jaya menjadi pengrajin baik sepatu, kaos maupun usaha mandiri lainnya, kawasan ini menjadi dikenal sebagai sentra usaha rakyat Suarabaya dan bukan lagi sebagai tempat mengumbar syahwat.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Inilah 5 Hal yang Harus Dilakukan untuk Menjaga Keuangan
15 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Anda harus menjadi lebih dewasa saat Anda telah memiliki pasangan khususnya dalam hal keuangan. Anda harus mampu untuk lebih tegas dalam ...
7 alasan mengapa Anda perlu melakukan plank setiap hari
17 Juni 2017, by Dony Prattiwa
Plank adalah salah satu latihan paling efektif yang dapat Anda lakukan di rumah. Mereka tidak membutuhkan banyak waktu atau usaha dan Anda tidak perlu ...
5 Topik Diskusi Ini Harus Dihindari Saat Di Tempat Kerja
19 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Terdapat sejumlah topik yang dapat diangkat saat Anda sedang bekerja dikantor. Anda dapat membahasnya bersama rekan Anda. Namun, jangan ...
Perekonomian Jepang Menyusut Pada Kuartal Pertama
17 Mei 2018, by Slesta
Perekonomian Jepang menyusut, setelah delapan kuartal pertumbuhan positif. Menurut Kantor Kabinet Tokyo pada hari Rabu, PDB Jepang menyusut dengan tingkat ...
Orang Inggris Ini Menemukan Kucingnya yang telah Setahun Hilang di Swedia
5 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Seekor kucing yang hilang lebih dari satu tahun di Inggris menemukan jalan pulang dengan bantuan media sosial dan pemerintah Swedia. Royal Society untuk ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab