Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Kaos mengganti Presiden, Pengamat: Tidak ada yang Tidak Mungkin

Kaos mengganti Presiden, Pengamat: Tidak ada yang Tidak Mungkin

14 April 2018 | Dibaca : 234x | Penulis : Zeal

Tampang.com - Akhir-akhir ini, perkembangan politik Indonesia diwarnai ramainya perbincangan mengenai kaos bertuliskan #2019GantiPresiden. Bahkan hal ini sampai mendapatkan tanggapan dari Presiden RI, Joko Widodo. Dirinya menyatakan bahwa tidak mungkin dengan bermodal kaos dapat mengganti presiden.

Namun, pernyataan tersebut bertolakbelakang dengan yang disampaikan Siti Zuhro, pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Dirinya menjelaskan bahwa segalanya bisa menjadi hal yang mungkin. Zuhro mencontohkan, pada Pilkada DKI 2017 saja masyarakat dapat menumbangkan Ahok yang kala itu sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Apa yang tidak mungkin. Di Pilkada DKI juga semua bilang nggak mungkin, bahwa terlalu berat mengalahkan Pak Ahok karena dia hebat gitukan. Tapi ternyata tidak ada yang tidak mungkin," ujar Zuhro, Jumat (13/4).

Zuhro menjelaskan, tagar yang hangat diperbincangkan ini sebenarnya adalah bagian dari suksesi. Artinya, ini menunjukkan dalam bahasa demokrasi, setiap lima tahun akan digelar pemilihan umum untuk memilih presiden. Sehingga menurutnya, bahasa dalam kaos tersebut sejatinya biasa saja.

Namun, Zuhro menyampaikan bahwa bila ternyat moment dan konteksnya berpihak kepada calon yang lain, hal itu akan menjadi kemenangan.

"Karena secara demorasi itu ketika momen dan konteks tadi itu ternyata berpihak kepada pasangan calon lain, itu betul-betul akan menjadi kemenangan," tuturnya.

Saat ini atmosfer politik sudah semakin memanas. Zuhro mengaku meski sudah mulai terasa sejak sekarang, peta politik masih belum bisa diprediksi olehnya. Zuhro pun menanggapi mengenai pertanyaan apakah hadirnya kaos tersebut merupakan ketidakpuasan publik.

"Itulah yang disebut setiap Pemilu itu adalah koreksi terhadap pemerintah yang ada. Dan itu kosakata biasa saja. Bahwa pemilu dilakukan setiap lima tahun untuk evaluasi pemerintah yang ada," jelasnya.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ini dia, Penjelasan Anies mengenai Gedung yang Melanggar Pergub tentang Sumur Resapan
12 April 2018, by Zeal
Tampang.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menepati janjinya yang akan menyampaikan rilis gedung yang menggunakan air tanah tanpa izin. Dirinya ...
Menolak Ibadah Haji dengan Ayat Al Quran
2 September 2017, by Muhammad Jeffrey Fakhrurozy
Selepas sholat isyak, Sukamto keluar masjid, memakai sandal hendak pulang, tiba-tiba dari belakang terdengar teriakan… Cak ...
Inilah Dokter Ganteng Pengganti Ryan Thamrin
16 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Kabar meninggalnya dr Ryan Thamrin sangat mengejutkan banyak orang. Pasalnya dr Ryan Thamrin bukan hanya memiliki segudang kemampuan serta ...
'Es-loli' Telah Ditemukan di Awan
1 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Dilansir dari News.sky.com - Para ilmuwan mengidentifikasi sebuah tipe unik dari formasi es yang terbentuk dan bisa ditemukan dua kilometer di ...
Hijrah, Aktor Egi John Melangsungkan Pernikahan dengan Konsep Syar'i
2 Juli 2017, by Zeal
tampang.com - Seseorang yang mendapatkan hidayah memang rahasia Allah. Salah satunya adalah seorang aktor Egi John yang setelah selesai menjalin hubungan ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite