Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Jurus "Obstruction Of Justice" KPK untuk Lawan Pansus Hak Angket

Jurus "Obstruction Of Justice" KPK untuk Lawan Pansus Hak Angket

31 Agustus 2017 | Dibaca : 1012x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Manuver Pansus Hak Angket yang dibentuk DPR beberapa waktu lalu, membuat para petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) semakin gerah. Manuver politik yang semakin digencarkan Pansus hak Angket ini terhadap KPK, dinilai KPK semakin hari semakin membuat kericuhan. Rapat bersama Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Aris Budiman merupakan manuver terbaru dari Pansus Hak Angket ini.

Menanggapi manuver-manuver ini, Ketua KPK, Agus Rahardjo menjelaskan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk menghadapi manuver Pansus Hak Angket ini. "Kami sedang mempertimbangkan Obstruction of Justice, ini dapat kami terapkan jika pansus kayak begini terus", jelas Agus.

Obstuction of Justice ini ada pada pasal Nomor 21 UU Pemberantasan Korupsi. Pasal ini dapat dipergunakan untuk menjerat orang yang secara sengaja merintangi atau menggagalkan, sexara langsung atau tidak langsung, baik pada proses penyidikan, penuntutan maupun proses persidangan yang sedang dilakukan penegak hukum. Orang yang melakukan hal ini akan terancam hukuman minimal 3 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara dan denda paling sedikit 150 juta.

Agus Raharjo menilai bahwa manuver yang dilakukan Pansus Hak Angket karena banyak anggota DPR yang terlibat kasus mega proyek e-ktp. Beberapa anggota DPR yang sudah dijadikan tersangka oleh KPK pada kasus ini, diantaranya Ketua DPR, Setya Novanto, Legislator Partai Golkar, Markus Nari dan anggota banggar DPR dari Partai Hanura, Miryam Haryani yang sudah dijerat KPK.

Masih banyak beberapa nama yang diduga sudah dikantongi KPK pada kasus mega proyek ini, dan beberapa diantaranya termasuk anggota Pansus Hak Angket ini. Makanya tak heran jika Pansus ini terkesan menghambat KPK dalam menyelesaikan kasus Mega proyek e-ktp ini.

"Kita sedang menangani kasus yang besar, selalu dihambat, mudah-mudahan rakyat memberikan dukungan dan kami bisa kerja lebih optimal", tambah Agus.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Susah Tidur Saat Malam Hari? Coba Tips Berikut
1 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Tidur adalah satu hal yang paling penting untuk aktivitas metabolism tubuh manusia. Waktu tidur merupakan hal yang normal dan seharusnya semua orang pasti akan ...
Pasal 156a KUHP
13 Mei 2017, by Tonton Taufik
Ahli hukum pidana C Djisman Samosir yang dihadirkan tim penasihat hukum terdakwa dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), ...
Teh, Minuman Awet Muda, Pencegah Penyakit Kronis
29 Mei 2018, by Maman Soleman
Dari segi kesehatan ternyata teh mempunyai khasiat yang menakjubkan. Teh, baik teh hitam, teh oolong maupun teh hijau, memiliki efek yang menyehatkan karena ...
MK Kabulkan Penganut Kepercayaan diakui dalam Catatan Kependudukan,Bakalan Banyak Ganti KK dan KTP
9 November 2017, by Admin
Tampang.com - Masyarakat adat Kampung Cireundeu Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi selatan bersukacita. Mereka sumringah karena Penghayat Kepercayaan diakui ...
Apakah Anda Mengalami Masalah Bau Kaki? Atasi dengan Cara Berikut
7 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Apakah Anda pernah mengalami bau kaki saat jarang mencuci dan mengganti kaos kaki? Atau pernah mencium bau kaki orang lain ketika melepaskan sepatunya? ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab