Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
Jurus "Obstruction Of Justice" KPK untuk Lawan Pansus Hak Angket

Jurus "Obstruction Of Justice" KPK untuk Lawan Pansus Hak Angket

31 Agustus 2017 | Dibaca : 53x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Manuver Pansus Hak Angket yang dibentuk DPR beberapa waktu lalu, membuat para petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) semakin gerah. Manuver politik yang semakin digencarkan Pansus hak Angket ini terhadap KPK, dinilai KPK semakin hari semakin membuat kericuhan. Rapat bersama Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Aris Budiman merupakan manuver terbaru dari Pansus Hak Angket ini.

Menanggapi manuver-manuver ini, Ketua KPK, Agus Rahardjo menjelaskan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk menghadapi manuver Pansus Hak Angket ini. "Kami sedang mempertimbangkan Obstruction of Justice, ini dapat kami terapkan jika pansus kayak begini terus", jelas Agus.

Obstuction of Justice ini ada pada pasal Nomor 21 UU Pemberantasan Korupsi. Pasal ini dapat dipergunakan untuk menjerat orang yang secara sengaja merintangi atau menggagalkan, sexara langsung atau tidak langsung, baik pada proses penyidikan, penuntutan maupun proses persidangan yang sedang dilakukan penegak hukum. Orang yang melakukan hal ini akan terancam hukuman minimal 3 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara dan denda paling sedikit 150 juta.

Agus Raharjo menilai bahwa manuver yang dilakukan Pansus Hak Angket karena banyak anggota DPR yang terlibat kasus mega proyek e-ktp. Beberapa anggota DPR yang sudah dijadikan tersangka oleh KPK pada kasus ini, diantaranya Ketua DPR, Setya Novanto, Legislator Partai Golkar, Markus Nari dan anggota banggar DPR dari Partai Hanura, Miryam Haryani yang sudah dijerat KPK.

Masih banyak beberapa nama yang diduga sudah dikantongi KPK pada kasus mega proyek ini, dan beberapa diantaranya termasuk anggota Pansus Hak Angket ini. Makanya tak heran jika Pansus ini terkesan menghambat KPK dalam menyelesaikan kasus Mega proyek e-ktp ini.

"Kita sedang menangani kasus yang besar, selalu dihambat, mudah-mudahan rakyat memberikan dukungan dan kami bisa kerja lebih optimal", tambah Agus.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

The Mummy Versi Tom Cruise Lebih Keren, Special Effect yang Hebat
7 Mei 2017, by Tonton Taufik
Film "The Mummy" kali ini dibintangi oleh Tom Cruise, berbeda dengan film The Mummy sebelumnya yang dibintangi oleh Breandan Fraser. Seperti biasa ...
Benarkah Keseringan Gunakan Smartphone Jadi Salah Satu Sebab Depresi?
7 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Smartphone kini menjadi salah satu barang wajib dimiliki oleh setiap orang. Dengan fitur yang lengkap, smartphone dapat memudahkan dalam mengatur ...
Ariana Grande  : Saya Sangat Berduka dan Terpukul
23 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Perwakilan Ariana Grande akhirnya memberikan kabar mengenai kondisi terkini sang musisi pasca ledakan dilokasi konser, Manchester pada Senin ...
malu sama allah
23 Juli 2017, by Zeal
Sungguh menarik bagaimana seorang manusia memandang kehidupan. Cobalah sejenak untuk merenung. Setiap hari kita disibukkan dengan dunia, yang padahal ...
Perusahaan Ini Berencana Memasang Menara Telepon di Bulan
17 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Sebuah startup Jerman bertujuan untuk mendaratkan rover di Bulan yang akan berkomunikasi menggunakan teknologi ponsel. Perusahaan yang bernama PT Scientists ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
CreamPemutih