Tutup Iklan
TokoBatik
  
login Register
Jika Demokrat tidak Memberikan Suara, Trump: Saya akan 'Menutup' Pemerintah!

Jika Demokrat tidak Memberikan Suara, Trump: Saya akan 'Menutup' Pemerintah!

30 Juli 2018 | Dibaca : 79x | Penulis : Zeal

Tampang.com - Demi memuluskan pembangunan tembok perbatasan, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengancam akan menutup layanan pemerintahan federal AS. Sebenarnya, kebijakan yang disampaikan oleh Trump ini bisa menjadi bumerang untuk dirinya bilamana warga AS kemudian menyalahkan partai pengusung Trump, Republik. Seperti diketahui, saat ini partai Republik mengendalikan kongres dan bisa saja disalahkan jika layanan pemerintahan terganggu.


"Saya akan bersedia untuk 'menutup' pemerintah jika Demokrat tidak memberi kami suara untuk Keamanan Perbatasan, yang meliputi Tembok! Harus menyingkirkan Lottery, Catch & Release dan lain-lain. Dan akhirnya pergi ke sistem Imigrasi berdasarkan MERIT. Kami membutuhkan orang-orang hebat datang ke negara kami!," cuitan Trump melalui akun twitternya, Senin (30/7).

Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu dilakukan jajak pendapat yang dirilis Reuters/Ipsos dimana 81 persen dari partai Republik menyetujui kebijakan Trump tersebut. Namun, sikap orang-orang Amerika terbelah menanggapi kebijakan yang dikeluarkan Trump.

Ancaman Trump untuk menutup layanan pemerintah federal AS tidak hanya saat ini saja. Sejak menjabat pada tahun 2017 lalu, Trump sudah beberapa kali mengeluarkan ancamannya. Hal ini bukan tanpa sebab, karena Trump ingin mendapatkan prioritas imigrasi dalam anggaran pengeluaran Kongres. Salah satunya, berkaitan dengan pendanaan pembangunan tembok yang direncanakan dibangun di perbatasan AS selatan. Besaran dana yang diajukan Trump sekitar USD25 miliar.

Salah seroang Senator Republik, Ron Johnson, mengkritik atas kebijakan tersebut. Hal ini disampaikannya pada program "Face the Nation" CBS. Dirinya yang juga Ketua Komite Keamanan Dalam Negeri Senat AS menyatakan bahwa hal tersebut tidak akan membantu.

"Saya kira itu tidak akan membantu, jadi mari kita coba menghindarinya," ujar Johnson.

Penutupan layanan pemerintahan federal AS akan terjadi bilamana anggaran pengeluaran untuk mendanai pemerintah federal AS melewati batas waktu 30 September. Perlu diketahui, meskipun Partai Republik menguasai Senat dan Kongres AS, nyatanya friksi internal partai tersebut masih sering terjadi, terutama antara kubu moderat dan konservatif.

Trump merupakan presiden yang penuh dengan sensasi atas kebijakannya yang menimbulkan kecaman dari berbagai pihak. Trump telah membuat kebijakan yang sangat ketat terkait imigrasi dimana imigran asal negara mayoritas Muslim dilarang untuk masuk ke wilayah AS. Selain itu, Trump membuat kebijakan untuk memisahkan anak-anak imigran gelap dari orangtuanya di perbatasan AS-Meksiko.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ingin Sukses? Ingat 5 Prinsip Ini Dahulu
12 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jika kamu merasa kesuksesan seseorang itu muncul sendiri dan datang tiba-tiba, jawabannya adalah sangat salah. Kesuksesan yang diraih adalah ...
Bau Badan? 4 Kiat Ini Dapat Kamu Lakukan Untuk Memusnahkannya
25 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sepertinya, masalah bau badan menjadi hal yang sensitif untuk dibicarakan secara langsung. Biasanya, untuk menutupinya kita menggunakan deodoran ...
dokter oz show
4 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Dilansir dari Liputan6.com, kabar duka datang dari Dr Ryan Thamrin yang merupakan seorang presenter acara kesehatan Dokter Oz Indonesia. Ia ...
ular
27 Juli 2017, by Zeal
Beberapa waktu lalu hingga saat ini, di dunia maya khususnya di Facebook sedang viral oleh banyaknya postingan berupa gambar yang menunjukan adanya seekor ular ...
Tahukah Kamu 6 Manfaat Air Kelapa Ini?
18 Oktober 2017, by Slesta
Tampang.com – Air Kelapa sering sekali dijadikan minuman penetral bagi mereka yang mengalami keracunan atau bagi mereka yang telah mengkonsumsi minuman ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite