Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Jepang Menegaskan Latihan Evakuasi Rudal 'Ditunda'

Jepang Menegaskan Latihan Evakuasi Rudal 'Ditunda'

23 Juni 2018 | Dibaca : 309x | Penulis : Slesta

Pemerintah Jepang mengkonfirmasi bahwa akan membatalkan latihan evakuasi rudal masa depan yang melibatkan warga sipil, tetapi pengumuman mengenai sistem J-Alert berbasis satelit akan terus berlanjut.

Kepala Sekretaris Kabinet Tokyo Yoshihide Suga mengatakan latihan tidak diperlukan saat ini, dengan alasan mengurangi ketegangan, layanan berita Korea Selatan Newsis melaporkan.

"Situasi mendesak jaminan keamanan Jepang telah diringankan oleh KTT AS-Korea Utara," kata Suga. "Kami akan menunda sembilan jenis latihan evakuasi warga sipil di Prefektur Tochigi dan Kagawa."

Namun pemerintah akan terus "melatih pengiriman informasi melalui sistem alarm instan nasional," kata Suga.

J-Alert memberikan peringatan dini ke lebih dari 200 kotamadya Jepang di wilayah Chugoku dan Shikoku. Ini mengirimkan peringatan ke ponsel dan televisi dan memperingatkan orang untuk berlindung.

Jepang telah melakukan 29 latihan evakuasi, mulai Maret 2017.

Tokyo tertarik untuk memulai negosiasi atas masalah korban penculikan Jepang. Pemerintah mengklaim Korea Utara menculik 17 orang dari wilayah pesisir Jepang antara tahun 1977 dan 1983, dan mempertahankan Korea Utara masih menahan tahanan.

Korea Utara mungkin telah merencanakan pemulihan hubungan dengan Jepang tahun lalu.

Menurut Nikkei, ada rencana di Korea Utara untuk bekerja menuju normalisasi diplomatik dengan Tokyo pada awal Oktober 2017.

Sebuah sumber di Korea Utara mengatakan kepada Nikkei ada diskusi internal di pesta Pekerja Korea pada musim gugur lalu tentang cara mendekati Amerika Serikat, Cina, Korea Selatan, Rusia dan Jepang.

Korea Utara membahas cara-cara untuk menjangkau administrasi Perdana Menteri Shinzo Abe melalui kontak-kontak rahasia, kemudian meminta pelonggaran sanksi, jika Jepang meminta untuk mengirim tim penyelidik tentang masalah penculikan, menurut surat kabar Jepang.

Abe sebelumnya mengatakan bantuan ekonomi ke Korea Utara akan dipertimbangkan hanya dengan syarat masalah penculikan diselesaikan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mahasiswa UGM  Racik Susu dari Kacang Tanah untuk Diet
14 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Mendapatkan berat badan ideal merupakan impian semua orang. Tak jarang orang rela melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan mereka. ...
Rangkaian Produk Skin Care Berbahan Alami untuk Memutihkan Kulit
19 Januari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Memiliki produk perawatan untuk menunjang kecantikan sudah menjadi hal yang biasa bagi para wanita. Produk perawatan kecantikan yang dimiliki ...
Ingin Menjadi PNS, Segera Persiapkan Diri Untuk Bulan Agustus 2017!
15 Juli 2017, by Slesta
Tampang.com – Ingin kerja di tempat yang memiliki pendapatan pasti per bulan, tunjangan ,serta mendapatkan dana pensiun di hari tua? Semua orang ...
21 Korban tewas di Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Jepang
10 Juli 2017, by Slesta
10 Juli (UPI) - Sedikitnya 21 orang tewas dan setidaknya 20 lainnya hilang dalam banjir dan tanah longsor di pulau Kyushu Jepang setelah hujan pekan lalu, ...
9 Hal Berguna dari Lemon yang Tak Terpikirkan
19 September 2017, by Rindang Riyanti
Banyak hal biasa yang mungkin Anda miliki sudah sangat membantu ketika Anda sedng bersih-bersih rumah. Berikut adalah kegunaan yang tidak biasa dari lemon yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab