Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Ini Alasan Mengapa Tak Boleh Berlebihan Mengkonsumsi Jus Kemasan

Ini Alasan Mengapa Tak Boleh Berlebihan Mengkonsumsi Jus Kemasan

11 Oktober 2017 | Dibaca : 599x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Semua orang pastinya setuju bahwa dengan mengkonsumsi banyak buah baik untuk kesehatan. Namun, ketika tidak mengkonsumsinya secara asli alias dalam kemasan, sepertinya harus dikurangi.

Jus kemasan yang dijual di pasaran memang mengklaim bahwa jus mereka memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tetapi, apakah benar bahwa kandungan dalam jus kemasan tersebut sama dengan buah aslinya?

"Secara keseluruhan buah menawarkan berbagai manfaat untuk kesehatan. Selain itu buah juga masuk dalam piramida makanan yang dianjurkan dikonsumsi serta kaya nutrisi. Tetapi jus buah bisa hilang nilai nutrisinya, biasanya jus ditambahkan gula sehingga kalorinya tinggi. Jika dalam satu gelas ditambahkan gula kalorinya bisa bertambah 3-4 kalori, nutrisi buah bisa jadi lebih rendah, seratnya pun jadi sedikit," ungkap ahli gizi dari Evolve Medspa, Ms Mansi Belani, seperti dilansir Times of India.

Buah segar mengandung banyak antioksidan seperti flavanol dan vitamin C. Sementara jus buah yang rasanya manis, bisa meningkatkan gula darah lebih cepat. Jus buah juga bisa menyimpan lemak dalam tubuh dan dapat meningkatkan berat badan.

Berbeda dengan buah asli, jus buah mampu bertahan selama dua tahun jika didinginkan. Untuk tahan lama ini, jus buah tersebut perlu dipanaskan terlebih dahulu. Perlakuan inilah yang akhirnya menghancurkan nilai gizi pada buah. Enzim dalam buah akan berubah pHnya dari basa menjadi asam, tujuannya untuk mengawetkan jus.

Penelitian dari University of Liverpool belum lama ini juga mengungkapkan hal yang serupa. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa setengah dari jus buah di pasaran mengandung gula dalam kadar tinggi.

Dalam studi ini, peneliti mengambil 159 sampel jus buah dalam kemasan. Diketahui rata-rata mengandung gula 11 gram per 200 ml. Ada juga sampel yang mengandung gula 21 gram dan 26 gram per 200 ml.

Ahli gizi lulusan University of Sydney, Leona Victoria Djajadi MND juga untuk menambahkan beberapa sayuran ke dalam jus buah dan hindari penambahan gula untuk mendapatkan manis yang alami sehingga jumlah kalori pada minuman ini tidak meningkat.

"Rekomendasi untuk buah adalah satu gelas jus buah segar setiap hari untuk memenuhi kebutuhan vitamin yang didapat dari buah. Akan tetapi tetap perlu memasukkan sayur-sayuran ke dalam makanan walau sudah memasukkan sedikit ke dalam jus," ungkap Victoria.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

hijab lina kartika
2 Mei 2018, by Rizal Abdillah
Saat ini hijab bukan lagi menjadi suatu adat yang hanya dikenakan oleh beberapa golongan tertentu saja yang memiliki konotasi kolot. Berdasarkan ...
Bahaya Menggunakan Obat Antibiotik tanpa Resep Dokter
25 April 2018, by oteli w
Bahaya Menggunakan Obat Antibiotik tanpa Resep Dokter Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau ...
Mari Sehat dengan Yoghurt Buatan Rumah
17 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Yoghurt merupakan salah satu produk olahan susu yang sangat diminati oleh orang-orang. Selain karena menyehatkan, yoghurt juga enak dan segar. ...
Perlu Diketahui! Beda Hidangannya, Beda Juga Pilihan Pisangnya
11 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika hendak membuat makanan olahan dari pisang, tentunya tak semua pisang cocok untuk hidangan tersebut. Karena, tekstur dalam pisang yang ...
6 Tips Sederhana Merawat Kulit Wajah
14 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kesehatan kulit pada wanita merupakan hal yang sangat penting. Tidak heran jika setiap orang berusaha melakukan perawatan pada kulitnya.perawatan kulit untuk ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab