Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Honda Enggan Bawa Mobil Listrik ke Indonesia, Kenapa?

Honda Enggan Bawa Mobil Listrik ke Indonesia, Kenapa?

13 November 2017 | Dibaca : 461x | Penulis : Rindang Riyanti

Mobil-mobil ramah lingkungan mulai diperkenalkan para produsen otmotif ke Indonesia. Misalnya saja beberapa waktu lalu Nissan telah memperkenalkan Nissan Note e-Power.

Lalu bagaimana dengan Honda? Marketing and After Sales Service Director Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy menyatakan bahwa pihaknya masih memikirkan rencana tersebut. Hal ini karena untuk pasar Asia Tenggara penerapan 100 persen mobil listrik belum mumpuni untuk digunakan dalam waktu dekat.

"Secara teknologi Honda ada (mobil listrik atau yang serupa) karena di Jepang trennya sudah ke sana. Dan untuk dites di Indonesia pun tak masalah. Tapi untuk diterapkan dalam waktu dekat khususnya pada pasar Asia Tenggara masih memerlukan transisi sebab ada beberapa hal yang harus diperhatikan," ujar Jonfis kepada wartawan di Jakarta Barat.

Ia menerangkan permasalahannya ada pada sumber bahan bakar mobil listrik.

"Misalkan pemakaian listriknya dari apa? Kalau untuk mengurangi emisi dan bensin, pembangkit listrik kan pakai batu bara dan CO-nya juga besar. Nah sanggup tidak kita buat pembangkit listrik yang bersih (ramah lingkungan)," terangnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa perihal limbah baterai menjadi perhatian yang tak kalah pentingnya ketika membawa mobil dengan teknologi tersebut.

"Baterai mobil listrik kan besar, bukan kayak baterai handphone. Nah ini mau dibuang ke mana limbahnya? Siapa yang mau investasi? Karena itu bahan yang cukup berbahaya untuk lingkungan, bisa meledak dan sebagainya," lanjutnya.

Maka dari itu, menurutnya yang paling tepat ialah mengeluarkan kendaraan yang rendah konsumsi bahan bakar. Setelahnya baru diperkenalkan secara perlahan sambil memikirkan jalan keluar dari hal tersebut.

"Paling reasonable di sini (Indonesia) ialah mobil yang membutuhkan bahan bakar rendah dengan harga terjangkau. Kemudian beralih ke turbo, hibrida, plug-in hybrid, listrik, lebih jauhnya ke hidrogen," ucap Jonfis.

"Tapi kalau Anda ingin beli mobil hibridanya Honda kita ada kok, sudah siap," tandasnya. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Depresi ternyata Dipengaruhi oleh Jenis Kelamin dan Usia
30 Juli 2018, by Maman Soleman
Mengenali kesehatan mental seperti depresi acap kali tak segampang memahami masalah kesehatan fisik. Ciri yang tidak kasat mata serta gejala yang tidak ...
Jaya Suprana: Saya Gagal Paham Dengan Yang Mempermasalahkan Kata "Pribumi"
21 Oktober 2017, by Risa Suadiani
Baru beberapa hari setelah pelantikkannya, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 yaitu Anies Baswedan dan Sandiaga Uno kembali menimbulkan ...
pilkada dki
20 April 2017, by Tonton Taufik
Tampang.com - Jakarta, Puncak gelaran Pilkada DKI Jakarta yaitu pemungutan dan penghitungan suara di TPS, yang begitu menguras energi warga Jakarta, telah usai ...
Unik, di Restoran ini Kita Bisa Membayar Makanan dengan Mencuci Piring
10 Maret 2018, by Rachmiamy
Mungkin kita akan menganggap itu sebuah lelucon saat mengetahui ada sebuah restoran yang memperbolehkan pelanggannya bekerja mencuci piring untuk membayar ...
Ini Alasan Mengapa Tak Boleh Berlebihan Mengkonsumsi Jus Kemasan
11 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Semua orang pastinya setuju bahwa dengan mengkonsumsi banyak buah baik untuk kesehatan. Namun, ketika tidak mengkonsumsinya secara asli alias ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab