Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Honda Enggan Bawa Mobil Listrik ke Indonesia, Kenapa?

Honda Enggan Bawa Mobil Listrik ke Indonesia, Kenapa?

13 November 2017 | Dibaca : 302x | Penulis : Rindang Riyanti

Mobil-mobil ramah lingkungan mulai diperkenalkan para produsen otmotif ke Indonesia. Misalnya saja beberapa waktu lalu Nissan telah memperkenalkan Nissan Note e-Power.

Lalu bagaimana dengan Honda? Marketing and After Sales Service Director Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy menyatakan bahwa pihaknya masih memikirkan rencana tersebut. Hal ini karena untuk pasar Asia Tenggara penerapan 100 persen mobil listrik belum mumpuni untuk digunakan dalam waktu dekat.

"Secara teknologi Honda ada (mobil listrik atau yang serupa) karena di Jepang trennya sudah ke sana. Dan untuk dites di Indonesia pun tak masalah. Tapi untuk diterapkan dalam waktu dekat khususnya pada pasar Asia Tenggara masih memerlukan transisi sebab ada beberapa hal yang harus diperhatikan," ujar Jonfis kepada wartawan di Jakarta Barat.

Ia menerangkan permasalahannya ada pada sumber bahan bakar mobil listrik.

"Misalkan pemakaian listriknya dari apa? Kalau untuk mengurangi emisi dan bensin, pembangkit listrik kan pakai batu bara dan CO-nya juga besar. Nah sanggup tidak kita buat pembangkit listrik yang bersih (ramah lingkungan)," terangnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa perihal limbah baterai menjadi perhatian yang tak kalah pentingnya ketika membawa mobil dengan teknologi tersebut.

"Baterai mobil listrik kan besar, bukan kayak baterai handphone. Nah ini mau dibuang ke mana limbahnya? Siapa yang mau investasi? Karena itu bahan yang cukup berbahaya untuk lingkungan, bisa meledak dan sebagainya," lanjutnya.

Maka dari itu, menurutnya yang paling tepat ialah mengeluarkan kendaraan yang rendah konsumsi bahan bakar. Setelahnya baru diperkenalkan secara perlahan sambil memikirkan jalan keluar dari hal tersebut.

"Paling reasonable di sini (Indonesia) ialah mobil yang membutuhkan bahan bakar rendah dengan harga terjangkau. Kemudian beralih ke turbo, hibrida, plug-in hybrid, listrik, lebih jauhnya ke hidrogen," ucap Jonfis.

"Tapi kalau Anda ingin beli mobil hibridanya Honda kita ada kok, sudah siap," tandasnya. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Girgino Abraham Beradu Akting dengan Lorenzo Abraham. Mereka Berdua Ternyata Saudara Kandung
22 November 2017, by Rachmiamy
Siapa yang tak kenal dengan nama aktor ganteng yang satu ini. Nama Giorgino Abraham kian meroket di dunia hiburan setelah dirinya membintangi beberapa judul ...
Terkait Informasi Teror Terhadap Timses Sudirman Said, Ganjar Sarankan Segera Lapor Polisi
3 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Terkait isu terror terhadap timses pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said-Ida Fauziyah, Ganjar Pranowo calon Gubernur Jawa ...
5 Kegiatan Ini Tidak Boleh Dilakukan Setelah Makan
7 September 2017, by Rachmiamy
Makan adalah kebutuhan pokok kita sehari- hari. Jika kita tidak makan, maka tubuh kita akan terasa lapar dan mungkin kondisi tubuh kita juga akan menurun. Tapi ...
Apakah Anda Penggemar Mie Instan? Berikut 9 Dampak Mengejutkan Konsumsi Mie Instan
5 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Mie instan merupakan satu dari sekian banyak jenis makanan yang cukup terkenal di seluruh dunia terutama di wilayah Asia. Di Indonesia sendiri, beragam ...
Cara Tepat Merawat Kulit Kering
23 Januari 2018, by Maman Soleman
Kulit wajah Anda tiba-tiba terasa sangat kering, padahal sebelumnya tidak terlalu kering. Selain sangat kering, kulit Anda juga cenderung menjadi kusam. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab