Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Gardasil 9, Vaksin Kanker Serviks

Gardasil 9, Vaksin Kanker Serviks

16 September 2017 | Dibaca : 2620x | Penulis : Rindang Riyanti

Vaksin untuk kasus kanker serviks menunjukkan efektivitas jangka panjang dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di The Lancet. Penelitian terhadap 14.215 wanita di 18 negara ini meluas dan memperkuat uji coba efek dan keamanan fase awal 3 dari vaksin virus human papillomavirus, Gardasil 9.

Hasil baru ini memperkuat harapan bahwa vaksinasi dengan Gardasil 9 dapat mengurangi 90 persen kanker serviks.

"Tidak ada pertanyaan bahwa vaksin tersebut berhasil," kata penulis utama Warner Huh, M.D., profesor dan direktur Universitas Alabama di Divisi Onkologi Gynecologic Birmingham dan seorang ilmuwan senior di UAB Comprehensive Cancer Center. "Kami berada di ambang perubahan dramatis yang secara positif akan mempengaruhi semua individu, terutama wanita, di Amerika Serikat. Tantangannya adalah untuk mendapatkan vaksin baru ini secara luas digunakan di kalangan wanita muda."

UAB Comprehensive Cancer Center dan sebuah koalisi kelompok kesehatan Alabama tahun lalu meluncurkan seruan resmi untuk bertindak, mendesak orang tua Alabama dan penyedia layanan kesehatan agar anak - anak perempuan dan anak laki - laki - divaksinasi terhadap human papillomavirus yang ditransmisikan secara seksual, atau HPV. Vaksin ini unik karena kemampuannya mencegah kanker tertentu.

Infeksi HPV menyebabkan penyakit global, termasuk sekitar 266.000 kematian akibat kanker serviks di seluruh dunia pada tahun 2012, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Pemeriksaan rutin dengan tes untuk infeksi HPV telah mengurangi tingkat kematian di negara maju dibandingkan dengan wilayah yang kurang berkembang di dunia. Namun, diperkirakan 12.200 wanita A.S. didiagnosis menderita kanker serviks.

Gardasil 9, dipasarkan oleh Merck & Co, telah disetujui oleh Food and Drug Administration AS pada bulan Desember 2014. Vaksin tersebut mengimunisasi sembilan genotipe HPV yang diketahui menyebabkan kanker serviks, serta kanker vulva, vagina dan dubur dan kutil kelamin oleh HPV. Ini adalah kemajuan atas vaksin HPV sebelumnya, Gardasil, yang telah disetujui oleh FDA pada tahun 2006.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Studi Menunjukkan Pentingnya Pengobatan Dini untuk Kaki Penderita Diabetes
20 November 2017, by Slesta
Penelitian baru menggarisbawahi perlunya pengobatan dini ulkus kaki diabetik untuk mencegah infeksi. Ulkus kaki adalah luka terbuka yang berkembang karena ...
6 Kiat Bertahan Hidup Menjadi Anak Kosan
4 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Apakah kamu pernah merantau dan tinggal di kos atau kontrakan? Jika pernah, maka kamu pasti telah merasakan pahit manisnya menjadi anak kosan. Mulai dari ...
Pengguna Youtube di Indonesia Saat Ini Tembus 50juta
26 Agustus 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Google Indonesia mencatat bahwa pengguna aktif Youtube di Indonesia telah mencapai 50 Juta pengguna di seluruh Indonesia. Hal ini juga telah menginspirasi ...
Tembok Cina jadi Cita-cita Afgan Rayakan Ultahnya
19 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Afgan Syah Reza penyanyi berbakat ini sebentar lagi akan merayakan ulang tahunnya yang bertepatan dengan hari pertama puasa pada tanggal 27 Mei ...
Tim Arkeolog Temukan Mal yang Berusia 2.000 Tahun di Aspendos
4 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Baru-baru ini, para arkeolog telah menemukan kawasan pertokoan pada zaman Romawi. Lokasi dari kompleks pertokoan ini berada di Aspendos, kota ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview