Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Gardasil 9, Vaksin Kanker Serviks

Gardasil 9, Vaksin Kanker Serviks

16 September 2017 | Dibaca : 2661x | Penulis : Rindang Riyanti

Vaksin untuk kasus kanker serviks menunjukkan efektivitas jangka panjang dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di The Lancet. Penelitian terhadap 14.215 wanita di 18 negara ini meluas dan memperkuat uji coba efek dan keamanan fase awal 3 dari vaksin virus human papillomavirus, Gardasil 9.

Hasil baru ini memperkuat harapan bahwa vaksinasi dengan Gardasil 9 dapat mengurangi 90 persen kanker serviks.

"Tidak ada pertanyaan bahwa vaksin tersebut berhasil," kata penulis utama Warner Huh, M.D., profesor dan direktur Universitas Alabama di Divisi Onkologi Gynecologic Birmingham dan seorang ilmuwan senior di UAB Comprehensive Cancer Center. "Kami berada di ambang perubahan dramatis yang secara positif akan mempengaruhi semua individu, terutama wanita, di Amerika Serikat. Tantangannya adalah untuk mendapatkan vaksin baru ini secara luas digunakan di kalangan wanita muda."

UAB Comprehensive Cancer Center dan sebuah koalisi kelompok kesehatan Alabama tahun lalu meluncurkan seruan resmi untuk bertindak, mendesak orang tua Alabama dan penyedia layanan kesehatan agar anak - anak perempuan dan anak laki - laki - divaksinasi terhadap human papillomavirus yang ditransmisikan secara seksual, atau HPV. Vaksin ini unik karena kemampuannya mencegah kanker tertentu.

Infeksi HPV menyebabkan penyakit global, termasuk sekitar 266.000 kematian akibat kanker serviks di seluruh dunia pada tahun 2012, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Pemeriksaan rutin dengan tes untuk infeksi HPV telah mengurangi tingkat kematian di negara maju dibandingkan dengan wilayah yang kurang berkembang di dunia. Namun, diperkirakan 12.200 wanita A.S. didiagnosis menderita kanker serviks.

Gardasil 9, dipasarkan oleh Merck & Co, telah disetujui oleh Food and Drug Administration AS pada bulan Desember 2014. Vaksin tersebut mengimunisasi sembilan genotipe HPV yang diketahui menyebabkan kanker serviks, serta kanker vulva, vagina dan dubur dan kutil kelamin oleh HPV. Ini adalah kemajuan atas vaksin HPV sebelumnya, Gardasil, yang telah disetujui oleh FDA pada tahun 2006.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Bolehkan Ngemil di Tengah Malam?
13 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kebiasaan ngemil di tengah malam sering dikaitkan dengan kebiasaan buruk. Kebiasaan ini dipercaya akan menyebabkan penambahan berat badan, ...
Ternyata Dengar Musik Baik untuk Otak Kita
30 Januari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mendengarkan lagu, siapa yang tidak menyukai kegiatan ini. Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Jurnal Science, ternyata mendengarkan lagu ...
Keren, Penderita Disleksia Ini Raih IPK Tertinggi!
19 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Kelemahan dan kekurangan bukanlah halangan untuk belajar dan melakukan yang terbaik. Hal ini telah dibuktikan oleh seorang mahasiswa bernama Phoebe ...
Terseret Arus 6 km, Seorang Bocah Ditemukan Tewas Mengambang
20 November 2017, by Rindang Riyanti
Seorang bocah laki-laki yang dikabarkan hilang sejak Jumat sore (17/11/2017), akhirnya berhasil ditemukan. Namun naas, ia ditemukan telah tewas mengambang di ...
Keuntungan Menjadi Publisher di Rajatraffic.com
17 Desember 2019, by Admin
Sudah pernah mendengar istilah publisher? Publisher dikenal sebagai afiliasi atau reseller dan ini merupakan pihak independen (baik berupa individu atau ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview