Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Dua Oknum Polantas Kedapatan Konsumsi Sabu Setelah Pungli

Dua Oknum Polantas Kedapatan Konsumsi Sabu Setelah Pungli

24 Agustus 2017 | Dibaca : 363x | Penulis : Rindang Riyanti

Pada Kamis, 24 AGustus 2017, dua oknum polisi lalu lintas dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kedapatan mengonsumsi sabu setelah tertangkap melakukan pungutan liar terhadap pengendara. Penyuplai sabu kepada oknum tersebut masih diselidiki.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta kepada wartawan menyampaikan bahwa dua oknum itu masih diperiksa secara intensif. Kini, pihaknya masih menyelidiki dari mana dua oknum tersebut memperoleh sabu.

"Masih proses ya, nanti 3x24 jam kami dalami dulu, membeli barang dari mana, kemudian seterusnya," imbuhnya.

Sebelumnya telah diberitakan bahwa Propam Polri mendapati 6 oknum yang memungut pungli kepada pengendara jalan di pintu keluar Jalan Tol Semanggi, ruas Jalan Gatot Subroto, Jaksel, pada hari Selasa malam lalu. Dari enam orang tersebut, empat di antaranya melarikan diri.

Dalam kegiatan patroli anggota Propam Polri ini, ada dua oknum yang berhasil diamankan, yakni Brigadir DF dan Brigadir HFS. Sedangkan empat oknum lainnya tsk berhasil diamankan petugas karena berhasil melarikan diri.

Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya yang melarikan diri adalah Brigadir RF, Briptu MT, dan Bripda AP, serta satu orang yang belum diketahui identitasnya.

Keduanya kemudian diperiksa di lokasi sesaat setelah melakukan pungli terhadap pengendara berinisial MA sebesar Rp 100 ribu. Dari hasil pemeriksaan di lokasi, mereka juga melakukan operasi kepolisian tanpa dilengkapi surat perintah.

Pada saat dilakukan penggeledahan, ditemukan SIM dan STNK atas nama warga berinisial RT. Dari hasil interogasi, diketahui mereka menyita SIM dan STNK tanpa memberikan surat tilang terhadap RT.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Cristiano Ronaldo Berbagi Gelar Topskor Sementara Liga Champion 2017/2018 dengan Harry Kane
31 Oktober 2017, by Rachmiamy
Real Madrid akan menjalani laga berat pada pekan keempat babak penyisihan grup H Liga Champion 2017/2018. Los Blancos harus bermain tandang ke Inggris untuk ...
 Kisah 70 Ribu Malaikat Membacakan Sholawat untuk Jenazah ini
18 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kisah ini diriwayatkan oleh Anas bin Malik r.a. : Pada suatu pagi Rasulullah SAW bersama dengan sahabatnya Anas bin Malik r.a. melihat suatu ...
Olahraga yang Cocok Saat Puasa
25 Mei 2018, by oteli w
Tampang.com - Berpuasa bukanlah alasan untuk malas bergerak. Meskipun berpuasa kita harus tetap berolahraga supaya badan tetap fit dan bugar. Selama ...
Cara Meminimalisir Stress dan Hidup Bahagia
7 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Stress adalah hal yang wajar dialami oleh setiap orang ketika berhadapan dengan masalah. Ada beragam bentuk masalah yang dihadapi oleh setiap orang, namun ...
Diet Tinggi Protein Bantu Tidur Lebih Nyenyak
21 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Orang dewasa kelebihan berat badan dan obesitas yang kehilangan berat badan dengan diet protein tinggi cenderung tidur lebih nyenyak, menurut penelitian baru ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab