Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Dradjad: Rakyat Jakarta Memberikan Mandat Anies-Sandi untuk Membatalkan Reklamasi!

Dradjad: Rakyat Jakarta Memberikan Mandat Anies-Sandi untuk Membatalkan Reklamasi!

15 Oktober 2017 | Dibaca : 682x | Penulis : Zeal

tampang - Dradjad Hari Wibowo, Anggota Majelis Pertimbangan Partai Partai Amanat Nasional (PAN), angkat bicara mengenai isu reklamasi di Teluk Jakarta. Dradjad mengingatkan kepada Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang besok akan dilantik, bahwa keduanya merupakan mandataris rakyat untuk menghentikan proyek reklamasi di teluk Jakarta.

Sebelumnya, selamat kepada Anies-Sandi yang akan segera dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI. Bismillah, semoga mereka selalu dibimbing oleh Allah SWT dalam mengemban tugas," kata Dradjad, Ahad (15/10).

PAN yang saat pilgub DKI Jakarta kemarin sebagai partai pendukung Anies-Sandi di putaran kedua, menyatakan kewajibannya untuk mengawal agar Anies-Sandi tetap konsisten untuk menjalankan amanat dan merealisasikan janjinya kepada rakyat.

"Janji  adalah hutang, yang akan ditagih bukan hanya di dunia oleh rakyat. Tapi yang lebih berat adalah ditagih di akhirat," kata dia.

Dradjad menambahkan dirinya akan mengawal berbagai janji yang pernah dilontarkan Anies-Sandi, terutama berkaitan dengan penghentian reklamasi dan program rumah tanpa uang muka. Dia melanjutkan bahwa kedua janji ini paling berat karena tantangannya paling besar.

"Saya sadar, Gubernur dan Wagub DKI nanti akan berseberangan dengan pemerintah pusat dalam kasus reklamasi. Pemerintah pusat, entah kenapa, mati-matian mendorong reklamasi yang bermasalah itu," Ujar Dradjad.

Reklamasi merupakan isu yang sangat sentral saat kampanye. Anies-Sandi ketika itu, menawarkan posisi yang sangat jelas yakni dengan menghentikan reklamasi.

"Rakyat pemilih di Jakarta percaya dan memberi mandat politik kepada mereka berdua untuk membatalkannya," ungkapnya.

Dradjad menambahkan bahwa berkaitan dengan reklamasi, rakyat Jakarta tidak memberikan mandat kepad pemerintah pusat uneuk melanjutkan reklamasi, terutama kepada para menterinya.

"Para menteri itu bukan pilihan rakyat, tidak punya mandat langsung dari rakyat. Yang punya mandat adalah Presiden dan Wapres. Sementara dalam kampanye Pilpres, Presiden Joko Widodo tidak pernah menjadikan reklamasi sebagai janji politik beliau kepada rakyat," papar Dradjad.

Selain itu, Dradjad menambahkan bahwa selain reklamasi, program rumah nol rupiah pun menjadi salah satu janji politik Anies-Sandi. Meski sebelumnya sering dilecehkan oleh lawan politik, Dradjad yakin Anies-Sandi mampu untuk merealisasikannya.

Terakhir, Dradjad kemudian menitipkan pesannya bahwa Anies-Sandi perlu membersihkan pemerintahan DKI Jakarta dari korupsi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

bulan ramadhan
14 Juni 2017, by Yudhie SW
Kalo kita sudah berniat beribadah, rasa2nya tidak perlu kita minta penghormatan, minta dipahami dll. Karena Allah SWT itu Maha Tahu, pasti sangat paham akan ...
PK Ahok Ditolak, Apa Tanggapan Kuasa Hukumnya ?
27 Maret 2018, by oteli w
PK AHOK DITOLAK, APA TANGGAPAN KUASA HUKUM? Seperti diketahui beberapa waktu lalu bahwa Ahok melalui kuasa hukumnya telah mengajukan PK (peninjauan kembali) ...
Prihatin atas Hukum yang Semakin Bernuansa Kepentingan Politik
17 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com-  Kasus hukum yang terjadi di Indonesia yang kerap dipermainkan menjadi sebuah kepentingan politik, semakin marak terjadi. Hal ini sungguh ...
Bukan Perpustakaan! Ini Ternyata Hotel
30 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika tengah bepergian ke suatu tempat, tentunya hotel menjadi salah satu pilihan untuk beristirahat. Biasanya, untuk menarik pengunjung datang, ...
Apakah Menjadi Pejabat dulu Biar Bisa Korupsi atau Bagaimana?
16 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kasus pejabat tinggi yang tertangkap kasus suap oleh KPK semakin banyak saya yang terlibat. Semua ini menandakan kebobrokan dalam Negara kita atau ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab