Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Dradjad: Rakyat Jakarta Memberikan Mandat Anies-Sandi untuk Membatalkan Reklamasi!

Dradjad: Rakyat Jakarta Memberikan Mandat Anies-Sandi untuk Membatalkan Reklamasi!

15 Oktober 2017 | Dibaca : 438x | Penulis : Zeal

tampang - Dradjad Hari Wibowo, Anggota Majelis Pertimbangan Partai Partai Amanat Nasional (PAN), angkat bicara mengenai isu reklamasi di Teluk Jakarta. Dradjad mengingatkan kepada Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang besok akan dilantik, bahwa keduanya merupakan mandataris rakyat untuk menghentikan proyek reklamasi di teluk Jakarta.

Sebelumnya, selamat kepada Anies-Sandi yang akan segera dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI. Bismillah, semoga mereka selalu dibimbing oleh Allah SWT dalam mengemban tugas," kata Dradjad, Ahad (15/10).

PAN yang saat pilgub DKI Jakarta kemarin sebagai partai pendukung Anies-Sandi di putaran kedua, menyatakan kewajibannya untuk mengawal agar Anies-Sandi tetap konsisten untuk menjalankan amanat dan merealisasikan janjinya kepada rakyat.

"Janji  adalah hutang, yang akan ditagih bukan hanya di dunia oleh rakyat. Tapi yang lebih berat adalah ditagih di akhirat," kata dia.

Dradjad menambahkan dirinya akan mengawal berbagai janji yang pernah dilontarkan Anies-Sandi, terutama berkaitan dengan penghentian reklamasi dan program rumah tanpa uang muka. Dia melanjutkan bahwa kedua janji ini paling berat karena tantangannya paling besar.

"Saya sadar, Gubernur dan Wagub DKI nanti akan berseberangan dengan pemerintah pusat dalam kasus reklamasi. Pemerintah pusat, entah kenapa, mati-matian mendorong reklamasi yang bermasalah itu," Ujar Dradjad.

Reklamasi merupakan isu yang sangat sentral saat kampanye. Anies-Sandi ketika itu, menawarkan posisi yang sangat jelas yakni dengan menghentikan reklamasi.

"Rakyat pemilih di Jakarta percaya dan memberi mandat politik kepada mereka berdua untuk membatalkannya," ungkapnya.

Dradjad menambahkan bahwa berkaitan dengan reklamasi, rakyat Jakarta tidak memberikan mandat kepad pemerintah pusat uneuk melanjutkan reklamasi, terutama kepada para menterinya.

"Para menteri itu bukan pilihan rakyat, tidak punya mandat langsung dari rakyat. Yang punya mandat adalah Presiden dan Wapres. Sementara dalam kampanye Pilpres, Presiden Joko Widodo tidak pernah menjadikan reklamasi sebagai janji politik beliau kepada rakyat," papar Dradjad.

Selain itu, Dradjad menambahkan bahwa selain reklamasi, program rumah nol rupiah pun menjadi salah satu janji politik Anies-Sandi. Meski sebelumnya sering dilecehkan oleh lawan politik, Dradjad yakin Anies-Sandi mampu untuk merealisasikannya.

Terakhir, Dradjad kemudian menitipkan pesannya bahwa Anies-Sandi perlu membersihkan pemerintahan DKI Jakarta dari korupsi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan itu Sakit, Nih Tanda-tandanya..
8 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Perasaan Cinta dan sayang merupakan anugerah Allah yang diberikan kepada setiap makhluknya. Jika kedua belah pihak mempunyai rasa cinta dn sayang ...
Demo tolak Presidential Threshold
27 Juli 2017, by Gatot Swandito
Kemarin, 26 Juli 2017, tersiar kabar tentang Prabowo Subiyanto yang berencana bertemu dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebenarnya, rencana pertemuan ...
Kecanggihan Gadget bisa Memandu Menemukan Wi-Fi Gratis
16 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Semakin banyak gadget bermunculan, semakin banyak kecanggihan diberikan saling bersaing satu sama lain. Belakaangan ini ada aplikasi-aplikasi ...
dilarang sholat
19 April 2017, by Tonton Taufik
Seneng juga dapet kemeja kotak2 gratis dari seorang teman , gw la ngsung pake tuh kemeja, pulangnya gw mampir kemasjid di daerah Kebon Jeruk....Habis berwudlu, ...
Penjelasan Menkeu Sri Mulyani tentang Tujuan Perubahan UU PNBP
27 Juli 2018, by Nur Atinal Khusna
Perubahan Undang-Undang PNBP yang sebelumnya sudah berlaku selama 21 tahun bukan suatu kebijakan yang diambil secara sembarangan menurut Menteri Keuangan RI, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab