Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
ustad khalid basalamah

Doa Senjatanya Orang Mukmin, Bukan Bom Bunuh Diri

26 Mei 2017 | Dibaca : 1272x | Penulis : Tonton Taufik

Bagi orang mukmin, doa adalah senjata yang paling hebat dibandingkan pesawat, tank, senjata lainnya. Tetapi banyak yang tidak percaya dengan kekuatan doa.

Bom bunuh diri (membunuh diri dalam perang) dalam  sejarah islam, belum ada riwayatnya. Pernah dulu ada riwayat peperangan dahulu, ada sebuah benteng dengan pintu gerbang yang susah dibuka, maka ada sahabat memasangkan dirinya di katepel, dia melewati benteng, dan berhasil membuka benteng dari dalam benteng. Sahabat sudah tau, jika memakai katepel pada dirinya bisa meninggal, tetapi dengan dia berhasil membuka pintu gerbang benteng dari dalam. Jadi dengan perhitungan mati, tetapi tetap ada kemungkinan hidup.

Ada sebuah cerita, prajurit yang gagah berani, sahabat bilang dia ahli surga, tetapi rasullah bilang di ahli neraka, pada saat kaki prajurit tersebut kena tebas pedang musuh, dia istirahat di sebuah pohon, dan bunuh diri dengan belatinya. Itu menunjukkan bahwa bunuh diri tidak boleh dilakukan, walaupun dalam melawan musuh.

Ada sahabat nabi yang ingin mati syahid, tetapi dia memegang pedang saja gemetar, pada saat perang, sahabat yang ingin mati syahid, dia berada paling belakang, dengan berdoa dengan menengadahkan tangannya. Ternyata menurut Rasullah, tangan yang berdoa itu lebih berharga dari ribuan pedang.

Begitu menurut ustad Khalim Basalamah, semoga menjadi pelajaran berharga, bahwa tidak diampuni segala doa, jika diakhir hidupnya dengan bunuh diri.


Hadits Nabi Muhammad SAW :

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: مَنْ تَرَدَّى مِنْ جَبَلٍ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ فِى نَارِ جَهَنَّمَ يَتَرَدَّى فِيْهَا خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيْهَا اَبَدًا، وَ مَنْ تَحَسَّى سُمًّا فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَسُمُّهُ فِى يَدِهِ يَتَحَسَّاهُ فِى نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيْهَا اَبَدًا، وَ مَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِحَدِيْدَةٍ، فَحَدِيْدَتُهُ فِى يَدِهِ يَتَوَجَّأُ بِهَا فِى نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيْهَا اَبَدًا. البخارى و مسلم و الترمذى و النسائى


Dari Abu Hurairah RA ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa menerjunkan diri dari gunung untuk bunuh diri, maka dia di neraka jahannam menerjunkan diri di dalamnya, kekal lagi dikekalkan di dalamnya selama-lamanya. Dan barangsiapa minum racun untuk bunuh diri, maka racunnya itu di tangannya dia meminumnya di neraka jahannam kekal lagi dikekalkan di dalamnya selama-lamanya. Dan barangsiapa bunuh diri dengan senjata tajam, maka senjata tajam itu di tangannya dia melukai dengannya di neraka jahannam, kekal lagi dikekalkan di dalamnya selama-lamanya”. [HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan Nasai]
 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Menristekdikti Kumpulkan Rektor dan Direktur PTN Se-Indonesia, Berpesan Agar Rektor Mengawasi Materi Ceramah di Kampus Selama Ramadhan
16 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
 Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhamamad Nasir menghimpun dan mengadakan pertemuan dengan rektor dan direktur ...
Para IlmuwanTemukan Cara untuk Menghentikan Kanker dengan Metastasis
20 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Metastasis adalah penyebab utama kematian pada kanker, dan perawatan saat ini tidak melawannya dengan efektif. Tapi penelitian baru mungkin telah menemukan ...
Pihak berwenang Prancis mengembalikan permata yang dicuri dari hotel Ritz
12 Januari 2018, by Slesta
Pihak berwenang Kamis memulihkan semua permata yang dicuri oleh perampok penyepuhan kapak dalam pencurian yang kurang ajar dari Ritz Paris. Polisi Prancis ...
4 Diet untuk Turunkan Resiko Penyakit Jantung
24 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Salah satu penyakit yang mematikan adalah penyakit jantung. Penyakit ini akan terjadi secara tidak diduga. Jika kita lihat fenomena di ...
PWNU DKI
16 April 2017, by Zeal
tampang.com – Silaturahim akbar digelar di kantor pusat Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta pada sabtu (15/4) kemarin. Acara yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab