Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Deretan Kasus Setya Novanto, Terhenti Di Kasus e-KTP

Deretan Kasus Setya Novanto, Terhenti Di Kasus e-KTP

17 Juli 2017 | Dibaca : 694x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Bukan hal yang mengejutkan saat ketua KPK, Agus Rahardjo, menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP yang diduga ikut  merugikan negara sebesar 2,3 Triliun dari total proyek senilai 5,9 Triliun. Ketua DPR RI periode 2014-2019 memang sudah beberapa kali disebut-sebut oleh mereka yang terlibat dengan kasus yang sama.

 Sejak awal kasus ini masuk ke persidangan, nama Setya Novanto memang disebut jaksa dalam surat dakwaan untuk terdakwa korupsi proyek e-KTP. Setya disebut bersama-sama dengan enam orang lainnya, termasuk dua terdakwa e-KTP. Dalam surat dakwaan untuk dua terdakwa Sugiharto dan Irman disebutkan Setya Novanto bersama-sama melakukan korupsi dengan Irman dan Sugiharto, terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan proyek e-KTP. Peran Novanto dibeberkan jaksa KPK untuk mendorong fraksi-fraksi di DPR agar mendukung proyek itu.

Baca juga : Ketua DPR RI, Setya Novanto, Resmi Ditetapkan tersangka oleh KPK

Sebelum terjerat kasus e-KTP ini, Setya Novanto selalu berhasil menghindari jeratan hukum atas beberapa kasusnya. Setya pernah menjadi saksi persidangan khusus dalam kasus dugaan korupsi pengalihan piutang (cassie) Bank Bali pada Tahun 1999, saat itu Setya Novanto menjadi Wakil Bendahara DPP Partai Golkar, Setya Novanto juga pernah diperiksa oleh Kejaksaan Agung pada Tahun 2013 pada kasus penyelundupan 60 ribu ton beras Vietnam. Pada kasus pembangunan Venue PON di Riau tahun 2012, Setya juga disebut-sebut menerima fee karena membantu meningkatkan jumlah APBN untuk pembangunan tersebut.

Akhirnya kasus mega proyek e-KTP sebesar 5,9 Triliun yang menjadikan dirinya sebagai tersangka setelah KPK menduga Setya merupakan aktor penting yang mendorong golnya proposal anggaran untuk e-KTP. Anggaran sebesar 5,9 Triliun ini ternyata 2,3 Triliun dibagi-bagikan ke beberapa orang yang terlibat korupsi mega proyek e-KTP ini.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Glamburger, Burger Termahal dengan Harga Hingga Rp 20 Jutaan
30 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu restoran yang terletak di Chelsea, Inggris ciptakan burger termahal. Burger tersebut diberi nama Glamburger. Harga dari Glamburger ...
Ikan Mas Menghasilkan Alkohol untuk Bertahan Hidup di Daerah Minim Oksigen
20 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Para ilmuwan telah menemukan bagaimana ikan mas dapat bertahan selama berbulan-bulan di kolam dan danau yang tertutup es. Sementara manusia hanya mampu ...
Pemprov Jawa Barat Gelontorkan Dana Milyaran Rupiah untuk Sanitasi Berbasis Masyarakat
10 jam lalu, by Admin
  Tampang.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) telah mengelontorkan anggaran untuk progran Sanitasi berbasis masyarakat di 18 ...
bumi resources
20 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Salah satu anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC) ditetapkan sebagai korporasi penyumbang devisa ekspor terbaik versi Bank ...
Artikel atau Website yang Sering Dibaca Anak Muda
10 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kita mungkin bisa memprediksi artikel dengan topik apa saja yang paling diminati oleh masyarakat pada umumnya. Berita terbaru atau mungkin ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview