Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Delegasi AS Tiba di Israel Menjelang Pembukaan Kedutaan Yerusalem

Delegasi AS Tiba di Israel Menjelang Pembukaan Kedutaan Yerusalem

14 Mei 2018 | Dibaca : 283x | Penulis : Slesta

Delegasi AS termasuk putri Presiden Donald Trump Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner tiba di Israel pada hari Minggu untuk merayakan relokasi kedutaan AS.

Kushner bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat Israel merayakan Hari Yerusalem, memperingati 51 tahun ketika Israel menguasai kota setelah Perang Enam Hari 1967.

Pada hari Senin, kedutaan AS akan secara resmi mulai bergerak dari Tel Aviv ke Yerusalem, di mana akan ada sekitar 50 orang termasuk duta besar AS untuk pembantu Israel David Friedman dan petugas konsuler AS yang sudah bekerja di lokasi tersebut.

Sebagian besar staf kedutaan akan tetap berada di fasilitas di Tel Aviv, yang akan ditetapkan sebagai kantor konsuler, hingga 2019 ketika Departemen Luar Negeri AS menyelesaikan perluasan kedutaan di Yerusalem.

Sekitar 800 orang diharapkan menghadiri pembukaan pada hari Senin dan Trump akan membahas acara tersebut melalui pesan video.

"Presiden Trump berjanji untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan dia melakukannya. Dia berjanji untuk memindahkan Kedutaan Amerika ke Israel dan dia melakukannya. Tentu saja kita semua akan merayakan hari ini, perayaan nyata, besok," kata Netanyahu Minggu.

Tahun lalu, Trump mengatakan Amerika Serikat akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan berjanji untuk memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv.

Keputusan itu disambut dengan kritik dari Palestina dan negara-negara lain, termasuk beberapa negara Eropa yang tidak akan menghadiri perayaan Senin.

Ribuan orang berkumpul di dua kota di Jakarta pada hari Jumat untuk memprotes tindakan itu, dengan banyak orang membawa bendera dan syal Palestina untuk menunjukkan solidaritas.

Demonstrasi 200 demonstran juga berkumpul di Yerusalem Sabtu malam untuk berdemonstrasi menentang langkah kedutaan.

Pejabat senior Palestina Ahmad Majdalani mengatakan pembukaan kedutaan Senin akan menjadi "hari kemarahan" karena lebih banyak protes yang diperkirakan, termasuk dua yang direncanakan di luar upacara.

"Kami ingin memastikan bahwa satu peristiwa tidak mengarah ke yang lain, yang berarti bahwa jika hari ini keadaan akan sepi di Yerusalem maka tentu saja semoga besok juga akan tenang," kata juru bicara polisi luar negeri Israel, Micky Rosenfeld.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Awas, Lebih Berbahaya dari Kokain, "Flakka" Bisa Menjadikan Penggunanya seperti Zombie!
27 Mei 2017, by Zeal
Tidak banyak yang mengetahui di luar sana ada jenis narkoba baru bernama flakka atau alpha-Pyrrolidinopentiophenone yang mendatangkan bahaya bagi penggunanya ...
Zodiak yang Paling Sulit Dicintai, Manakah Anda?
10 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Hemm kalau menengok zodiak pastilah kita inget masa saat kita masih SMP dan SMA setiap mimgu selalu ada zodiac yang keluar baru. Seru banget ...
Masa Jabatan Anies Sandi Disambut Rusunawa dan PR Lainnya
11 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Hingga kini, sejumlah warga penghuni rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di DKI Jakarta masih menunggak pembayaran hingga Rp 33 miliar. Untuk itu ...
Perppu Pembubaran Ormas diterbitkan, Wiranto: Masyarakat Tetap Tenang
13 Juli 2017, by Zeal
tampang.com - Presiden Joko Widodo sudah meneken Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Pembubaran Organisasi Masyarakat. Hal ini ...
Inilah 5 Buah yang Ampuh Turunkan Berat Badan
23 Oktober 2017, by Slesta
Tampang.com – Setiap perempuan pasti menginginan tubuh yang ideal bukan? Tak jarang program diet sangat disenangi oleh para perempuan. Banyak upaya yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab