Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Debat Ke-2, Pasangan Khofifah-Emil Dinilai Mampu Memaparkan Programnya Lebih Konkret

Debat Ke-2, Pasangan Khofifah-Emil Dinilai Mampu Memaparkan Programnya Lebih Konkret

9 Mei 2018 | Dibaca : 329x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Debat ke-2 Pilgub Jawa Timur 2018 kembali mempertemukan dua pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur. Masing-masing pasangan calon wagub dan cawagub keduanya memaparkan program mereka di bidang ekonomi dan pembangunan.

Dalam debat kedua yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (8/5/2018) itu, pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak tampil kompak mengenakan kostum elegan dan batik oranye.

Dalam debat itu, Khofifah menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur sangat perlu untuk diperhatikan. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan daya ekonomi masyarakat. Ia juga bertekad untuk memeratakan ekonomi lewat pemberdayaan koperasi dan UMKM.

"Kami ingin mereka menjadi bagian penguatan strategis. Apakah penguatan jejaring mereka bahwa kami Khofifah-Emil akan memfasilitasi sentra industri. Ada commnunal branding. Kita ingin menyiapkan pusat informasi koridor di 5 Bakorwil (Badan Koordinator Wilayah). Format ini berseiring untuk meningkatkan kapasitas koperasi dan UMKM," jelas Khofifah.

Pada sebuah sesi, calon Wakil Gubernur, Emil memberi pemaparan tentang potensi produksi garam yang dapat diberdayakan sebagai peluang dalam meningkatkan ekonomi. Khususnya produksi garam Pulau Madura perlu didukung agar menjadi penopang kesejahteraan masyarakat.

"Produksi garam pulau Madura sudah luar biasa. Maka yang didorong sekarang produktivitasnya dulu," kata Emil.

Melihat hasil debat kedua itu, Pakar Ekonomi Universitas Airlangga, Rumayya Batubara menilai duet calon Khofifah-Emil lebih menguasai panggung. Hal ini dapat dilihat saat Khofifah mampu menjelaskan secara detil mengenai programnya di bidang ekonomi dan pembangunan.

Pasangan nomor urut 1 itu berbicara dengan menghadirkan data terkini berdasarkan data BPS, kemudiaan memaparkan program yang mereka siapkan untuk membantu kesejahteraan rakyat Jatim. Keduanya pun tampil prima dengan paparan program yang jelas dan rancangan anggaran yang dibutuhkan.

Kemudian, Rumayya menilai program yang ditawarkan pasangan Khofifah-Emil tampil lebih konkret. Sehingga realisasi dari program yang ditawarkan Khofifah-Emil lebih masuk akan dan mudah dilaksanakan.

"Secara umum kedua Paslon sudah sukses untuk membahas masalah utama ekonomi Jatim yaitu kesenjangan. Namun dari segi substansi saya melihat Program usulan paslon 1 lebih realistis dan konkrit," ujarnya.

Misalnya, saat Khofifah-Emil memaparkan program pertanian, mereka dinilai mampu memaparkan secara komprehensif. Khofifah-Emil membahas seluruh komoditas yang dibutuhkan masyarakat.

"Misal dalam program pertanian, paslon 1 secara komprehensif membahas 4 komoditas utama Jatim (beras, jagung, gula dan garam) dengan strategi unik untuk masing-masing komoditas, sedangkan Paslon 2 hanya membahas tentang beras," katanya

Kemudian terkait program penstabilan harga pasangan nomor 2 disebut tidak relevan. Sebab, tidak sesuai dengan realitas keuangam daerah. "Solusi masalah kestabilan harga komoditas pertanian Paslon 2 juga terlalu utopis dan birokratik melalui pembentukan BUMD pangan," jelasnya.

"Padahal nyatanya sebagian besar BUMD Jatim dalam kondisi keuangan yang tidak sehat, terlebih lagi APBD Pemprov Jatim hanya sekitar 30% dari total APBD kabupaten/kota di Jatim," katanya

 

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ini 5 Rempah Termahal di Dunia, Tertinggi Hingga Rp 146 Juta!
8 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika memasak, pastinya kita menggunakan bumbu dan rempah untuk membuat masakan menjadi lebih lezat dan menggugah selera. Karena peran inilah, ...
Tanggal Lahirmu, Bukti Kepribadianmu
7 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kepribadian seseorang biasanya menjadi salah satu penilaian apakah pantas memilih dia. Baik itu menjadi pasangan, rekan kerja, teman, karyawan, ...
Di Kota Ini, Penjaga Toilet di Wajibkan Minimal Sarjana
13 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika telah lulus kuliah sebagai sarjana, masalah yang muncul setelahnya adalah berburu pekerjaan. Tentunya pekerjaan yang diharapkan adalah ...
Studi Menunjukkan Pentingnya Pengobatan Dini untuk Kaki Penderita Diabetes
20 November 2017, by Slesta
Penelitian baru menggarisbawahi perlunya pengobatan dini ulkus kaki diabetik untuk mencegah infeksi. Ulkus kaki adalah luka terbuka yang berkembang karena ...
Andai Bisa Mengulang Waktu Seperti Naho di Film Orange (2015)
15 Agustus 2017, by Dika Mustika
Waktu sangat berharga, hargailah waktu, bijaklah memakainya, jangan kau menyesal kemudian. Ini mungkin bisa menjadi salah satu pelajaran yang kita bisa ambil ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman