Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Baru Saja Makan, Sudah Lapar Lagi? Apa yang Menyebabkan Kita Lapar?

Baru Saja Makan, Sudah Lapar Lagi? Apa yang Menyebabkan Kita Lapar?

2 November 2017 | Dibaca : 411x | Penulis : Rio Nur Arifin

Baru 2 jam setelah sarapan dan saya mulai merasakan perasaan lapar yang aneh, membuat saya bertanya-tanya: apa yang membuat kami lapar?

Kelaparan menunjukkan tujuan yang jelas: ini memberitahu kita bahwa kita perlu makan agar tubuh kita tetap dipicu. Namun kebanyakan dari kita hidup di dunia di mana makanan selalu ada dan makanan dijadwalkan di seputar konvensi sosial. Apakah kita benar-benar membutuhkan pengingat untuk sarapan, makan siang, dan makan malam?

Sementara masyarakat kita mungkin telah berevolusi untuk memberi kita kesempatan makan yang tiada henti dengan banyaknya makanan di sekitar kita, tubuh kita berkepentingan menjaga agar ‘mesin’ yang diminyaki bekerja dengan baik.

Ini berarti kita mulai merasa lapar begitu perut kita kosong. Namun, penampakan sajian menggoda lezat yang dibagikan di kantor mungkin menggoda kita, meski secara teknis kita tidak lapar.

Itu karena otak kita mencari makanan kaya energi. Dan kata kunci dalam kalimat ini adalah "otak", karena ‘benda abu-abu’ kita ini bertanggung jawab atas kelaparan.

Kelaparan dan perut kosong

Setelah makan, saluran gastrointestinal kita perlahan-lahan kosong dengan mendorong makanan melalui perut dan usus kecil dan besar.

Kontraksi khusus yang disebut motor kompleks migrasi (MMC) menyapu makanan yang belum tercerna, yang merupakan proses yang memakan waktu sekitar 130 menit. Fase terakhir MMC diatur oleh hormon yang disebut motilin. Kontraksi yang dikontrol oleh Motilin menyebabkan gemuruh di perut kita dan bertepatan dengan rasa lapar pada manusia.

Hormon lain yang terlibat dalam pengendalian kelaparan adalah ghrelin. Pada tikus, ghrelin mengaktifkan neuron yang disebut agouti - related peptide (AgRP) - neuron ekspres di daerah hipotalamus otak, yang mengatakan bahwa kita lapar.

Neuron ini adalah pusat kendali kelaparan. Ketika neuron AgRP diaktifkan secara artifisial pada tikus, mereka menyukai makanan.

Jadi, otak kita mengambil pesan dari perut kita dan memberi tahu kita bahwa inilah saatnya makan selanjutnya, sekitar 2 jam setelah kita makan. Tapi itu tidak menjelaskan hasil camilan lezat yang tak tertahankan di antara waktu makan.

Menarik kudapan dan otak

Di sini, kita perlu membedakan antara kelaparan homeostatik, yang berhubungan murni untuk menyeimbangkan cadangan energi kita dalam jangka pendek, dan lapar hedonis, yang memanfaatkan kesempatan untuk mengumpulkan energi ekstra.

Saat mata kita mendeteksi sesuatu yang sebelumnya pernah kita nikmati, otak kita segera “diberi tahu”.

Walaupun kita kenyang, namun, otak kita tertanam untuk menghindari kehabisan energi. Tawaran makanan tambahan karenanya bisa mengalahkan rasa kenyang kita dan membawa kita untuk mendapatkan camilan lezat itu.

Kelaparan dan makan berlebih

Jadi, otak kita mengendalikan rasa lapar kita berdasarkan pada apa yang kita makan, kita merasakan atau tidak apa yang kita makan sudah cukup untuk membuat kita kenyang, dan ketersediaan kalori ekstra.

Sistem ini mungkin telah bekerja sementara manusia adalah pemburu-pengumpul, tapi belakangan ini, ini berkontribusi pada makan berlebih dan kenaikan obesitas yang mantap.

Mempertahankan pola makan dan berat badan yang sehat bisa jadi pertempuran antara apa yang kita katakan pada otak kita dan apa yang otak kita katakan pada kita.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berpotensi Menyebabkan "Punahnya" Media Massa, Dua Raksasa Media Sosial ini Ditentang!
23 Juli 2017, by Zeal
Dominasi dua raksasa media sosial, Facebook dan Google tampaknya mulai mendapat respon sangat serius. Kali ini, tanggapan keras datang dari Aliansi Media Massa ...
Kamu Akan Bahagia, Ketika Pergaulan Kamu Juga Membawa Kebahagiaan
2 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Suasana hati alias mood ternyata sangat mudah sekali dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Kita dapat rasakan sedih, gemibira, marah ataupun yang ...
Sinar X Pertama Terdeteksi dari Supernova Tipe La
24 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Sebuah tim ilmuwan, termasuk para ilmuwan dari University of Chicago, tampaknya telah menemukan sinar-X pertama yang berasal dari supernova tipe Ia. Temuan ...
Tekan Rasa Lapar dengan Konsumsi Makanan Ini
28 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika kita hendak menurunkan berat badan, tentunya kita harus mengurangi makanan yang kita konsumsi. Akibat hal ini, tentunya kita merasa lebih ...
Ingin Puasa Lancar ? Ini Jenis-jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi
17 Mei 2017, by fersy dungga
Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat dinanti-nanti oleh umat muslim di dunia.Agar puasa kita dapat berjalan dengan lancar dan aktifitas keseharian kita ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman