Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Bagaimana Ketika Marah Melanda...

Bagaimana Ketika Marah Melanda...

9 Oktober 2017 | Dibaca : 894x | Penulis : Dika Mustika

Marah, kecewa itu adalah salah dua dari sekian banyak varian rasa dalam hidup. Dua varian rasa emosi ini adalah, emosi yang mungkin membuat kita merasa tidak nyaman, ingin berteriak, ingin menangis, ingin memlempar benda, dan berbagai ingin negatif lainnya. Emosi ini terasa jika ada kenyataan yang ternyata sungguh berbeda dari hal yang dibayangkan, ketika ada norma-norma yang dilanggar di depan mata kita, ketika ada hak kita yang diambil oleh orang lain, dll. Ada banyak hal yang bisa membuat seseorang marah. Itu wajar karena manusia memang diciptakan dengan rasa. Nah, tinggal bagaimana atau apa yang dapat kita lakukan ketika kita berada dalam kondisi marah. Jangan sampai gara-gara urusan marah ini, ada orang lain (baca: yang tidak berhubungan) kena dampak negatif pengekspresian marah kita. Nah, untuk itu ada beberapa tips bagamana ketika kita marah atau kecewa:

Menjauhlah dari sumber kemarahan

Berjarak dengan sumber kemarahan dimaksudkan agar emosi kita tidak terus-menerus tersulut oleh penyebabnya, khawatir jika kita masih berada dekat dengan sumber kemarahan, marah kita tidak mereda-reda.

Rubahlah posisi Anda

Jika Anda marah dalam posisi duduk, berdirilah. Jika Anda berada dalam posisi berdiri duduklah. Intinya kita harus mengubah posisi kita untuk meredakan marah kita.

 

Tariklah nafas panjang

Berjedalah dari aktivitas yang sedang kita lakukan salah satunya dengan menarik nafas. Hal ini memberi waktu kepada kita agar dapat berpikir dengan lebih jernih.

 

Ambillah air wudhu

Bagi Anda yang muslim, ketika Anda marah, maka hendaklah berwhudhu. Air dapat membantu ‘mendinginkan’ jiwa yang sedang marah.

 

Carilah akar penyebabnya

Mencari penyebabnya adalah penting agar emosi marah ini bukan hanya dikeluarkan namun juga ditemukan pemecahan masalahnya. Kemudian coba untuk selesaikan atau atasi permasalahan tersebut dengan tindak lanjut yang tepat, bukan dengan marah-marah.

 

Aristoteles menyebutkan bahwa, “Siapapun bisa marah-marah, itu mudah. Tetapi amrah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan cara yang baik, bukanlah hal yang mudah.”

Yakinkan juga pada diri bahwa, emosi itu adalah salah satu karunia dari Tuhan, syukuri, dan aturlah agar emosi tersebut bisa kita atur dengan baik, tanpa merugikan orang lain.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

 Jangan Kira, Inilah 5 Manfaat Tidur Siang
10 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Pekerjaan menumpuk membuat Anda membutuhkan waktu untuk tidur siang.  Namun , sejak dulu orang yang sering tidur siang akan dijuluki ...
KPK Terkesan cari Celah Kesalahan Amin Rais di luar Kasus Alkes
16 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kasus aliran dana yang masuk ke rekening Amin Rais yang disebut-sebut Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) pada sidang Siti fadilah selaku ...
Komentar Manajer Tim Yamaha Mengenai Sosok Maverick Vinales
7 Juli 2018, by Rachmiamy
Pembalap tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales sudah lama tidak menaiki podium tertinggi. Pembalap yang kini berusia 23 tahun tersebut terakhir meraih podium ...
Pernikahan Bobby dan Kahiyang Bikin Usaha Sekitar Rumah Bobby Tutup dan Rugi
25 November 2017, by Admin
Tampang.com -PT PLN menyatakan selama pernikahan Muhammad Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu di Medan dipastikan tidak ada terjadi pemadaman listrik. Bila ...
palu pengadilan
3 Juni 2017, by Dika Mustika
Suatu hari di zaman Khalifah Umar bin Khatab R.A. datanglah dua kakak beradik dengan membawa seorang laki-laki bersama mereka. Kedua kakak beradik itu berkata ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview