Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Bagaimana Ketika Marah Melanda...

Bagaimana Ketika Marah Melanda...

9 Oktober 2017 | Dibaca : 4060x | Penulis : Dika Mustika

Marah, kecewa itu adalah salah dua dari sekian banyak varian rasa dalam hidup. Dua varian rasa emosi ini adalah, emosi yang mungkin membuat kita merasa tidak nyaman, ingin berteriak, ingin menangis, ingin memlempar benda, dan berbagai ingin negatif lainnya. Emosi ini terasa jika ada kenyataan yang ternyata sungguh berbeda dari hal yang dibayangkan, ketika ada norma-norma yang dilanggar di depan mata kita, ketika ada hak kita yang diambil oleh orang lain, dll. Ada banyak hal yang bisa membuat seseorang marah. Itu wajar karena manusia memang diciptakan dengan rasa. Nah, tinggal bagaimana atau apa yang dapat kita lakukan ketika kita berada dalam kondisi marah. Jangan sampai gara-gara urusan marah ini, ada orang lain (baca: yang tidak berhubungan) kena dampak negatif pengekspresian marah kita. Nah, untuk itu ada beberapa tips bagamana ketika kita marah atau kecewa:

Menjauhlah dari sumber kemarahan

Berjarak dengan sumber kemarahan dimaksudkan agar emosi kita tidak terus-menerus tersulut oleh penyebabnya, khawatir jika kita masih berada dekat dengan sumber kemarahan, marah kita tidak mereda-reda.

Rubahlah posisi Anda

Jika Anda marah dalam posisi duduk, berdirilah. Jika Anda berada dalam posisi berdiri duduklah. Intinya kita harus mengubah posisi kita untuk meredakan marah kita.

 

Tariklah nafas panjang

Berjedalah dari aktivitas yang sedang kita lakukan salah satunya dengan menarik nafas. Hal ini memberi waktu kepada kita agar dapat berpikir dengan lebih jernih.

 

Ambillah air wudhu

Bagi Anda yang muslim, ketika Anda marah, maka hendaklah berwhudhu. Air dapat membantu ‘mendinginkan’ jiwa yang sedang marah.

 

Carilah akar penyebabnya

Mencari penyebabnya adalah penting agar emosi marah ini bukan hanya dikeluarkan namun juga ditemukan pemecahan masalahnya. Kemudian coba untuk selesaikan atau atasi permasalahan tersebut dengan tindak lanjut yang tepat, bukan dengan marah-marah.

 

Aristoteles menyebutkan bahwa, “Siapapun bisa marah-marah, itu mudah. Tetapi amrah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan cara yang baik, bukanlah hal yang mudah.”

Yakinkan juga pada diri bahwa, emosi itu adalah salah satu karunia dari Tuhan, syukuri, dan aturlah agar emosi tersebut bisa kita atur dengan baik, tanpa merugikan orang lain.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

5 Fakta Mimi Zhang Tentang Kemampuan Makan Super
22 Juli 2020, by Admin
Mimi Zhang adalah seorang MUA yang juga merupakan atlet competitive eating dengan kemampuan makan super. Mimi sanggup mengkonsumsi sekitar 9000 kalori ...
Malaysia VS Indonesia, Siapa Yang Akan Melangkah Ke Babak Final ?
26 Agustus 2017, by Rachmiamy
Semi final sea games 2017 cabang sepak bola yang akan berlangsung nanti malam mempertemukan tuan rumah Malaysia vs Indonesia. Pertandingan yang akan ...
Timnas U-19 Indonesia Kalak Telak Meladeni U-19 Jepang
26 Maret 2018, by oteli w
Timnas U-19 Indonesia Kalak Telak Meladeni U-19 Jepang   Laga Uji coba ini diadakan pada Hari Minggu, 25 Maret 2018 di SUGBK. Pada awal-awal ...
Wanita Cenderung Lebih Murah Hati dan Tak Egois, Benarkah?
11 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Penelitian yang dilakukan oleh tim dari University of Zurich mengungkapkan bahwa wanita cenderung memiliki hati yang lebih baik serta juga ...
Pesona Para Duda DiMata Selebriti Yang Masih Belum Mengalami Menikah
17 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Belakangan ini banyak sekali selebriti perempuan tanah air yang masih gadis atau belum pernah , menikah dengan seorang duda, bahkan kayaknya ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab