Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Aksi Damai dan Gawai Dayak Berlangsung Aman dan Kondusif

Aksi Damai dan Gawai Dayak Berlangsung Aman dan Kondusif

21 Mei 2017 | Dibaca : 2956x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com. Pontianak- Aksi damai bela ulama yang terjadi kemarin menuntut Polda Kalbar menindaklanjuti laporan terkait pernyataan gubernur Kalbar, Cornelis yang sedang viral di media sosial serta meminta pihak polda mengamankan apabila ada ulama yang datang ke wilayah Kalbar. Di tempat terpisah dalam hari yang sama, berlangsung pawai Gawai Dayak yang dibuka pada tanggal 20 Mei sampai 27 ke depan. Rangkaian kegiatan Gawai Dayak ini diperingati setiap tahun dengan memakai busana adat dayak lengkap dengan persenjataannya dan sudah berlangsung selama 32 tahun.

Polda Kalbar memastikan bahwa tidak terjadi gesekan apapun antara peserta aksi damai dengan para pserta pawai Gawai Dayak ini. Hal ini karena pihak polisi sudah memisahkan rute dan lokasi masing-masing acara. Aksi damai berlangsung di jalan Ahmad Yani, berjalan dari masjid Mujahidin menuju ke Polda, sementara pawai Gawai Dayak berlangsung di Rumah Radakng yang jaraknya sekitar 2 km dari aksi damai bela ulama. 

Sempat terjadi insiden saat pawai Gawai dayak ini sampai di pusat kota dengan adanya sejumlah orang yang berpakaian adat dayak berlarian. Insiden terjadi di sekitar Pasar Flamboyan karena kelompok pawai Gawai dayak ini mengira ada penghadangan massa. Namun itu semua terjadi karena salah persepsi saja. Petugas mengalihkan jalur pawai supaya cepat sampai ke rumah Radakng, dikira pengalihan ini karena ada massa yang menghadang padahal pengalihan dilakukan untuk mempersingkat rute pawai Gawai Dayak ini.

Kapolda Kalbar Brigjen Erwin Triwanto mengatakan saat insiden pengalihan rute, massa aksi damai bela ulama sudah berada di Polda Kalbar dan sedang berdialog dengan pihaknya." yang aksi damai lagi di Polda, audiensi tokoh-tokoh ulama dengan kapolda, Intinya menyampaikan aspirasi mengenai laporan video gubernur Kalbar, agar pihak polda menindak lanjutinya" demikian dijelaskan oleh Kepala Sub Bidang Humas Polda Kalbar, AKP Cucu Syaifudin.

Cucu juga menyanyangkan banyaknya berita dan video hoax yang menyebarkan bahwa acara ini menimbulkan ketegangan antara peserta aksi damai dan peserta pawai gawai Dayak. Di video banyak yang menyebarkan berita bahwa banyak yang berlarian serta peserta pawai membawa senjata,  "yang berlarian itu penonton pawai karena dibuabarkan petugas, sementara senjata yang dibawa peserta pawai merupakan atirbut dan perlengkapan busana dayak saja" sambung Cucu lagi.

Kapolda Kalbar juga kondisi Pontianak aman terkendali pasca aksi damai bela ulama dan pawai Gawai Dayak ini. Beliau juga senada dengan Cucu, sangat menyayangkan beredarnya broadcast video dan foto-foto hoax yang bertujuan memprovokasi massa.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mengerikan, Kuntilanak Ada Di Korea Selatan
5 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Indonesia dikenal sebagai negara yang selalu berhasil menakut – nakuti public. Hantu kuntilanak, misalnya, ternyata efek kengeriannya ...
The Mummy Versi Tom Cruise Lebih Keren, Special Effect yang Hebat
7 Mei 2017, by Tonton Taufik
Film "The Mummy" kali ini dibintangi oleh Tom Cruise, berbeda dengan film The Mummy sebelumnya yang dibintangi oleh Breandan Fraser. Seperti biasa ...
Insinyur Ciptakan Antena Kecil yang Dapat Digunakan untuk Implan Otak
28 Agustus 2017, by Noor Azizah
Periset di Northeastern University telah membuat kemajuan besar dalam mengembangkan antena yang secara signifikan lebih kecil, ratusan kali lebih kecil dari ...
rabbani hijab
26 November 2017, by Rindang Riyanti
Salah satu brand busana muslim yang cukup populer di Indonesia, Rabbani, kini sedang menjadi perbincangan publik. Hal ini berawal dari unggahan foto soal ...
abu nawas
25 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Abu Nawas sebenarnya adalah seorang ulama yang alim. Tak begitu mengherankan jika Abu Nawas mempunyai murid yang tidak sedikit. Suatu ketika ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab