Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
jokowi

Ahok Effect: Elektablitas Jokowi dan PDIP Drop!

24 April 2017 | Dibaca : 9650x | Penulis : Tonton Taufik

Berdasarkan hasil dan respon dari masyarakat Indonesia terhadap penistaan agama Islam oleh Ahok, mayoritas umat Islam merasa tersinggung. Penganut agama lain ikut manafsirkan kita suci Islam, dan menyalahkan ulama-ulama yang melakukan syiar Islam. Ini terbukti dari kegagalannya mendapatkan kembali kepercayaan dari warga Jakarta untuk menjadi Gubernur.

Ahok menyatakan ke warga di kepulauan seribu, “Jangan mau dibohongin pake Al Maidah 51”, dengan maksud ke warga, bahwa kalau pilih dia, tidak apa-apa, tidak perlu percaya dengan ayat tersebut. Dibodohin tuh sama orang-orang (ulama). 

Pernyataan itu membuat elektabilitas ahok jatuh, menyeret partai-partai pendukungnya.

Ini terbukti pada saat Ridwan Kamil yang akan diusung oleh Partai Nasdem, ternyata respon dari umat Islam tidak begitu baik, malahan banyak warga jawa barat yang berpikir ulang untuk memilih Ridwan Kamil menjadi Gubernur Jawa Barat.

Pernyataan-pernyataan dari Megawati Soekarnopoetri juga, membuat PDIP dijauhi umat Islam, para ulama disebut ahli ramal, yang mengetahui masa depan setelah mati. Apakah Megawati tidak iman kepada Allah? tidak iman kepada hari akhir? hanya dia sendiri yang tahu.

"Efek negatif Ahok yang selama pilkada akan berpengaruh signifikan ke PDIP maupun Jokowi di masa yang akan datang," ujar Adi Prayitno, pengamat politik UIN Jakarta, Minggu (23/4/2017).

Jika Presiden Joko Widodo bersikeras akan mengangkat Ahok menjadi menteri pada saat sebelum pemilihan presiden tahun 2019, maka elektabilitas Joko Widodo akan drop. Pada saat pilpres saja hanya menang 53% : 47%. Kita tunggu saja, apakah Joko Widodo berniat mengangkat penista agama Islam menjadi menteri atau tidak. 

Ahok Effect, mengakibatkan semua pasangan calon yang diusung oleh partai pengusung Ahok, akan terseret-seret menjadi pecundang di pilkada/pilpres selanjutnya. Paslon-paslon PDIP pada pemilihan gubernur 2017 sudah berguguran semua.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Sungai Berwarna Merah Seperti Darah di Indonesia. Kok Bisa?
13 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Seperti yang kita ketahui, biasanya air sungai berwarna jernih atau berwarna cokelat. Kali ini kita dikejutkan oleh sebuah sungai yang ...
ikatan dinas
7 Mei 2017, by Tonton Taufik
Mohon diinfokan kepada Siswa dan atau orang tua yg ingin menyekolahkan lanjut putra/i nya berikut Daftar Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dan Beasiswa, ...
Sang Penemu Kamera Digital yang Pertama!
21 April 2018, by oteli w
Sang Penemu Kamera Digital yang Pertama!   Dunia fotografi saat ini sedang berada dipuncak popularitas. Bagaimana tidak, hampir semua aspek ...
Berburu Motor Bekas Untuk Mudik Lebaran
17 Mei 2017, by Devi
Fenomena mudik lebaran tidak bisa lepas dari budaya Indonesia menjelang lebaran, berbagai cara untuk bisa bertemu dengan handai taulan setelah sekian lama ...
Jangan Diremehkan! Meski Sederhana, Hal-Hal Ini Bisa Jadi Sumber Bahaya
15 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kejadian berbahaya tak hanya dapat terjadi karena hal-hal besar saja. Bahkan, hal kecil yang berada di sekitar kamu pun dapat mengancam ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab