Tutup Iklan
hijab
  
login Register
universitas indonesia

Ade Armando, Dosen Universitas Indonesia yang Kontroversi

11 Juni 2017 | Dibaca : 9206x | Penulis : Tonton Taufik

Ade Armando, seorang dosen di Universitas Indonesia (UI), sering membuat status menghina umat Islam. Pernah merasa bangga, dipanggil Bareskim, karena menyangkut penistaan agama, merasa disamakan dengan Ahok.

Saat ini, Ade Armando bertugas di Departemen Ilmu Komunikas, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI.

Universitas Indonesia termasuk salah satu Universitas Negeri di Indonesia yang terpandang. Banyak lulusan UI yang menjadi menteri dan pengusaha sukses. Universitas Indonesia tidak memberikan peringatan sedikitpun atas perilaku dosennya di sosmed. Kalau saja UI itu universitas swasta, pasti universitas itu sudah mengeluarkan dosen seperti Ade Armando, yang sering membuat kontroversi terhadap umat Islam.

Karir pekerjaan yang telah dilalui:

  • Anggota Redaksi Jurnal Prisma (1988-1991)
  • Redaktur Penerbitan Buku LP3ES (1991-1993)
  • Redaktur Harian Republika (1993-1998)
  • Manajer Riset Media di perusahaan riset pemasaran transnasional, Taylor Nelson Sofres (1998-1999)
  • Direktur Media Watch & Consumer Center (2000-2001)
  • Anggota Kelompok Kerja Tim Antardepartemen RUU Penyiaran, Kementrian Negara Komunikasi dan Informasi (2001)
  • Ketua Program S-1 Ilmu Komunikasi FISIP UI (2001-2003)
  • Direktur Pengembangan Program Pelatihan Jurnalistik Televisi-Internews (2001-2002)
  • Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (2004-2007)
  • Anggota tim asistensi bagi Kementrian Pemberdayaan Perempuan dalam penyiapan naskah Rancangan Undang-undang Pornografi (2007-2008)
  • Pemimpin Redaksi Madina-online.net, sebuah versi dunia maya dari majalah Madina yang dipimpinnya (2008-2009)
  • Direktur Komunikasi, Saiful Mujani Research and Consulting (2014-sekarang)

Beberapa status di FB nya:

Status yang menantang umat Islam tentang aL Maidah 51.

Dari sejak awal, siap ber-mubahalah, yang salah akan dilaknat oleh allah SWT.

Bukan cuma masalah habib rizieq saja, tentang pendangan dia memilih pemimpin juga bersedia diazab jika dia salah. Dia merasa, Al Maidah itu bukan tentang memilih pemimpin.

Dia mempermainkan, dengan menyuruh netizen untuk menulis "bersedia", banyak komen dari netizen nulis "bersedia".

 

 

Di status ini, Ade Armando menghina umat Islam yang ikut bela Islam 212, padahal aksi bela islam pada tgl 2 Desember 2016, berjalan tertib tanpa ada kerusakan dan bersih dari sampah.

Berbeda sekali dengan demo yang mengaku kebhinekaan, bagi-bagi makan saja ribut, buang sampah sembarangan, taman kota banyak yang rusak, dll.

 

 

Sebagai pendukung berat dari Ahok, Ade Armando tidak terima kekalahan calon gubernurnya.

Ade menghina, bahwa, yang pilih Anies itu bodoh semua. Merasa pendukung Ahok orang pinter semua, padahal menurut perilakunya yang ditampilkan oleh Iwan bopeng dan beberapa simpatisan terlihat, bertindak seperti preman pasar, berkata kasar, dan memaksakan kehendak.

Semoga di status FB yang baru, siapa yang berbohong segera diazab, mudah-mudahan segera, tidak menunggu terlalu lama. Agar terlihat siapa yang salah, antara Rizieq Shihab atau Ade Armando.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ketua DPR Setya Novanto Akhirnya Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus e-KTP
18 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Mantan ketua DPR dari fraksi Golkar periode 2015-2016 akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. KPK menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus ...
Lezatnya Tumis Tahu Dan Telur Ini Bikin Kamu Ketagihan
20 Desember 2017, by Zeal
Tampang - Tahu dan telur merupakan bahan utama untuk masakan yang sangat mudah untuk di dapatkan. Harga murah ditambah cara mengolahnya yang simpel pun membuat ...
lagi, Yasonna Laoly Kembali Dipanggil KPK terkait Proyek E-KTP
5 Juli 2017, by Zeal
Penyidik kembali memanggil Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) yang juga berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Yasonna Hamonangan Laoly. Hal ...
pembacokan
12 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Terkait kasus yang menimpa pakar IT ITB, Hermansyah, polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat. Proses penangkapan terjadi di daerah ...
Ukraina Mendeportasi Mantan Presiden Georgia Saakashvili ke Polandia
13 Februari 2018, by Slesta
Pejabat dinas perbatasan Ukraina mengatakan mereka menahan dan mendeportasi mantan Presiden Georgia Mikheil Saakashvili ke Polandia setelah berbulan-bulan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview