Tutup Iklan
hijab
  
login Register
8 Fakta Gila yang Hanya Ada di Korea Utara

8 Fakta Gila yang Hanya Ada di Korea Utara

20 Desember 2017 | Dibaca : 860x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Setiap Negara memiliki berbagai aturan mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di negaranya, sehingga warga yang melanggarnya akan dikenai sanksi berupa hukuman sesuai aturan yang ada.

Kita bersyukur menjadi warga negara Indonesia yang menjamin kebebasan dalam menjalankan hidup sebagai warga Negara. Kita diberi kebebasan dalam memeluk agama, berpendapat, berpendidikan, gaya hidup, berkarir, berpolitik, bersosialisasi, dan sebagainya.

Namun, tahukah kamu kalau di Korea Utara memiliki banyak sekali aturan mencengangkan yang secara umum tidak wajar? Seperti telah diketahui bahwa negara ini merupakan satu negara yang sangat mengasingkan diri dengan negara-negara lain di seluruh dunia. Berikut 8 fakta gila yang perlu kamu ketahui dan hanya ada di Korea Utara:

  • Vonis penjara hingga 3 generasi

Jika seorang warga negara Korut terlebih jika itu adalah politisi melakukan pengkhianatan, maka sebagai hukumannya akan divonis penjara 3 generasi. Artinya yang dipenjara bukan hanya yang melakukan pelanggaran tetapi seluruh kerabat terkait seperti kakek nenek, saudara, dan anak.

  • Memiliki Sistem Penanggalan Sendiri

Mungkin kamu berpikir bahwa tahun ini adalah tahun 2017, namun tidaklah bagi Korea Utara. Di sana tahun ini ke 105, dimana mereka memiliki penanggalan sendiri dihitung berdasarkan kelahiran Kim il-Sung, kakek dari Kim Jong-Un yang lahir pada tahun 1912.

  • Gaya Rambut

Korea utara memang terkenal dengan aturan-aturan tak lazim hingga gaya rambut warganya pun sudah ada aturannya. Ada sekitar 28 gaya rambut yang warga Korea Utara boleh pilih dimana di antaranya 10 pilihan gaya potongan rambut pria dan 18 belas untuk gaya rambut wanita. Lebih uniknya lagi akhir-akhir ini ada peraturan bahwa setiap mahasiswa pria harus meniru gaya rambut sang pemimpin Korut yaitu Kim Jong-Un. Jadi, untuk kamu yang hendak pergi ke Korea Utara jangan memotong rambut sembarangan.

  • Hukuman Mati

Tidak heran jika suatu negara menjatuhkan hukuman mati kepada orang yang melakukan tindakan kriminal sadis. Namun, berbeda dengan Korea Utara dimana hukuman mati bisa dijatuhkan pada orang yang melakukan kesalahan sepele jika di negara-negara lain misalnya menonton drama Korea Selatan, menonton film porno, bahkan membaca kitab suci. Adapun berbagai cara eksekusi hukuman mati di Korut diantaranya dibakar hidup-hidup, tembak mati, digantung, dan sebagainya.

  • Membatasi Akses Internet

Negara yang dipimpin oleh Kim Jong-Un ini memiliki banyak sekali aturan yang membatasi setiap warganya termasuk di dalamnya penggunaan internet. Jaman sekarang kita dapat mengakses berbagai situs dan mencari informasi di seluruh dunia tanpa batas, tetapi tidaklah demikian dengan Korut dimana hanya ada 28 situs website saja tersedia di negara komunis ini dan itupun hanya berisi konten berupa pendidikan, berita, asuransi, perawatan manula, dan tips memasak.

  • Larangan Mengenakan Jeans

Jika saat ini kamu bisa dengan sesukanya mengenakan jeans berbagai merk terkenal karena ingin tampil stylish, namun jangan harap di Korut bisa mengenakan jeans. Amerika adalah negara musuh utama Korut, saking besar kebenciannya ini melarang warganya menggunakan pakaian berbahan jeans apapun karena jeans dianggap sebagai simbol negara Amereka Serikat.

  • Pemimpin adalah Tuhan

Segala aturan aneh memang Korut adalah juaranya. Bayangkan negara ini mengharuskan warganya menyembah sang pemimpin sebagai Tuhan, sehingga bisa dikatakan warga Korut tidak diperbolehkan menganut suatu agama tertentu.

  • Ketiduran Saat Rapat dihukum Mati

Di Indonesia, pejabat ketiduran saat rapat merupakan hal yang wajar mungkin akibat kelelahan atau pun alasan lainnya. Namun, lagi-lagi Korea Utara memiliki aturan ketat mengenai masalah ini, dimana setiap pejabat yang tertidur saat rapat akan dijatuhkan hukuman mati. Misalnya, Hyon Yong Chol seorang menteri pertahanan Korea Utara yang tidak sengaja tertidur saat rapat kenegaraan pada tahun 2015, dia dikenakan hukuman mati dengan menembaknya dengan senjata perang militer yang biasa digunakan untuk menghancurkan pesawat tempur musuh.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Babi Ini Tersenyum Setelah Dievakuasi Tim Penyelamat
27 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Terdapat pemandangan yang tak biasa saat proses evakuasi banjir di distrik Yibin, Tiongkok. Dalam sebuah foto yang viral di media sosial, ...
Menuju Grand Final Indonesia Idol 2018, Persaingan Dua Kontestan Semakin Ketat
10 April 2018, by oteli w
Menuju Grand Final Indonesia Idol 2018, Persaingan Dua Kontestan Semakin Ketat Babak Spektakuler Show Top 3 Indonesia Idol telah digelar dengan meriah pada ...
SNSD Kini Tanpa Tiffany, Sooyoung, dan Seohyun
11 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Agensi girlband asal Korea, SM Entertainment mengumumkan bahwa Tiffany, Sooyoung, dan Seohyun Girls' Generation atau SNSD pada Selasa ...
Menikmati Sensasi Padang Pasir di Gumuk Pasir Parangkusumo Yogyakarta
28 Juli 2018, by Maman Soleman
Yogyakarta tidak pernah kehilangan pesona. Keistimewaannya membuat kita selalu ingin kembali dan kembali lagi. Yogyakarta tidak hanya dikenal karena memiliki ...
Irak Mengumumkan Pembebasan Total Mosul dari Negara Islam
11 Juli 2017, by Slesta
Mosul telah benar-benar dibebaskan dari kontrol oleh Negara Islam, perdana menteri Irak mengumumkan pada hari Senin. "Dari sini, dari jantung Mosul ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab