Tutup Iklan
powerman
  
login Register
4 Hal yang Dialami Tubuh Saat Berada di Pesawat

4 Hal yang Dialami Tubuh Saat Berada di Pesawat

2 September 2017 | Dibaca : 347x | Penulis : Innas Amaliya Fatyadi

Bepergian dengan pesawat memang nyaman. Kita bisa menghemat waktu cukup banyak. Tetapi, tubuh kita akan menerima beberapa efek yang kurang nyaman saat bepergian dengan pesawat.Hal ini terjadi karena tubuh manusia tidak dirancang layaknya burung yang bisa terbang.

Mengutip laman Grunge, berikut ini empat hal yang terjadi pada tubuh dalam perjalanan penerbangan.

Dehidrasi

Pendingin ruangan (AC) dalam kabin tidak hanya memompa udara dari luar, pesawat juga menarik udara masuk dari mesin. Beberapa di antaranya dipompa kembali ke kabin. Hal ini membuat AC kabin memiliki kelembapan yang rendah. Hal ini mudah menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi. Dehidrasi dapat meningkatkan risiko terkena flu dan penyakit pernapasan lainnya. Oleh karena itu perbanyak minum air putih selama perjalanan yaa.

Darah mengumpul di kaki

Terus mengenakan sepatu selama perjalanan bisa menimbulkan rasa sakit. Hal ini terjadi karena saat kita dalam penerbangan, kaki membengkak yang disebabkan darah yang perlahan mengumpul di kaki.

Ruang kaki yang sempit dapat memperparah hal ini. Untuk mengatasinya, Anda dapat mengenakan celana yang longgar dan berdiri secara berkala selama penerbangan.

Kembung

Gas dalam tubuh manusia meluas saat tekanan luar berhenti. Hal ini membuat perut kita akan terasa kembung dan keinginan untuk buang gas akan bertambah. Jika sudah begitu, kita harus mengeluarkan gas tersebut. Tapi ingat! Sebelum membuang gas di dalam perut, jangan lupa pergi ke toilet terlebih dahulu, ya!

Rentan terkena infeksi bakteri dan E. Coli

Menurut laman Grunge, pesawat merupakan tempat terbaik untuk berkembangnya E. Coli, MRSA dan bakteri lainnya.

Sebuah studi tahun 2014 menemukan bahwa E.Coli dan MRSA bertahan lama di pesawat terbang. MRSA bertahan hingga 168 jam di tempat duduk yang terbuka, sementara E.Coli bertahan 96 jam di sandaran tangan.

Jika satu orang dengan MRSA menyentuh sandaran tangan, siapa saja yang duduk di kursi itu akan tertular.

Tak hanya di tempat terbuka, air yang kita minum di pesawat terbang terkontaminasi bakteri jahat. Pada 2015, sebuah kelompok penelitian menemukan bahwa air maskapai berfungsi sebagai inkubator untuk 37 spesies bakteri.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Walk In Interview PT Mega Finance
18 Agustus 2017, by Slesta
1. Posisi : Surveyor, Marketing, Collection   Kualifikasi : Usia Maksimal 30 tahun Pendidikan minimal SMA,D3,S1 semua jurusan Memiliki ...
Mana yang Lebih Baik: Susu Cair, Susu Bubuk atau Susu Kental?
7 April 2018, by oteli w
Mana yang Lebih Baik: Susu Cair, Susu Bubuk atau Susu Kental? Susu merupakan kebutuhan primer/utama manusia terutama disaat masih bayi. Bisa dipastikan ...
Pemain Muda asal Belgia Gabung AS Monaco dengan Transfer Termahal
25 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Youri Tielemans pemain muda yang bergabung dalam skuad timnas Belgia, resmi gabung dengan AS Monaco setelah direkrut dengan harga senilai 25 juta ...
Tips Ini Cegah Wanita Mengalami Demensia
6 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Bagi mereka yang menjelang usia senja, perlu waspada akan penyakit demensia. Penyakit tersebut dapat mengancam baik wanita maupun pria. Dan ...
Publik Dihebohkan Dengan Penemuan 20 Kantong Tulang Bayi di Area Rumah Pijat
20 Juni 2018, by oteli w
Publik Dihebohkan Dengan Penemuan 20 Kantong Tulang Bayi di Area Rumah Pijat Penemuan 20 kantong tulang bayi menghebohkan publik. Persitiwa tersebut ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite