Menanggapi kebijakan ini, Shein dan Temu tidak tinggal diam. Shein mulai meminta beberapa pemasoknya di China untuk membangun fasilitas produksi di Vietnam sebagai strategi menghindari tarif tambahan dari AS. Sementara itu, Temu mengubah strategi pemasarannya dengan mempromosikan produk yang disimpan di gudang-gudang lokal di AS. Berdasarkan laporan CNBC International, hampir seluruh produk yang masuk dalam kategori "penawaran kilat" di aplikasi Temu kini berlabel "lokal."
Namun demikian, meskipun produk tersebut dikirim dari gudang di AS, sebagian besar tetap berasal dari pedagang yang berbasis di China. Artinya, tantangan besar masih menghadang kedua platform ini dalam mempertahankan daya saing mereka di pasar AS.
Kebijakan baru yang diterapkan oleh Trump ini menunjukkan bagaimana perubahan regulasi perdagangan dapat berdampak signifikan pada bisnis global. Shein dan Temu kini harus beradaptasi dengan strategi baru untuk tetap bertahan di pasar Amerika yang semakin kompetitif.