Tampang

Cara Meningkatkan Page Views dan RPM AdSense dengan Strategi 2 Klik

1 Feb 2026 09:25 wib. 56
0 0
Tambah View Website
Sumber foto: Google

Strategi 2 klik juga membantu meningkatkan session duration. Ketika pengunjung melakukan navigasi internal misalnya membaca artikel terkait, membuka kategori lain, atau mengeksplor halaman populer maka lama kunjungan bertambah. Ini adalah sinyal positif bagi mesin pencari. Website dengan durasi kunjungan tinggi cenderung dianggap memberikan nilai bagi pembaca. Dalam jangka panjang, hal ini dapat membantu performa SEO sekaligus monetisasi.

Selain itu, strategi ini sangat efektif untuk mengoptimalkan konten evergreen dengan niche RPM tinggi seperti finance, teknologi, kesehatan, dan digital marketing. Konten dalam kategori tersebut biasanya memiliki nilai iklan lebih mahal. Jika setiap pengunjung membuka dua atau tiga halaman dengan topik serupa, potensi impresi iklan premium akan meningkat signifikan. Publisher tidak perlu mengejar viralitas sesaat, tetapi fokus pada kualitas traffic dan kedalaman kunjungan.

Keuntungan lainnya adalah kemudahan dalam melakukan A/B testing layout iklan. Dengan adanya tambahan traffic dan page views, publisher bisa lebih cepat menguji posisi banner, ukuran unit iklan, hingga kombinasi sticky ads dan inline ads. Data yang terkumpul menjadi lebih cepat valid karena didukung oleh interaksi nyata. Hasilnya, keputusan optimasi bisa diambil berdasarkan performa riil, bukan asumsi.

Strategi 2 klik juga mendukung pembangunan social proof website. Website dengan traffic stabil dan engagement tinggi akan terlihat lebih kredibel, baik di mata pembaca maupun calon advertiser. Brand yang ingin memasang direct ads biasanya mempertimbangkan performa statistik seperti page views dan durasi kunjungan. Semakin baik metrik tersebut, semakin besar peluang mendapatkan kerja sama komersial di luar AdSense.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?