Selanjutnya, pada tugas menelusuri sejarah Windows dan menyusunnya dalam tabel, kedua AI tampil memadai. Mereka mampu menyajikan daftar versi sistem operasi beserta tanggal rilis secara rapi dan informatif. Gemini bahkan memberi poin ekstra dengan menambah catatan mengenai pembaruan dari Windows 8 ke 8.1, yang menunjukkan kemampuannya menangani detail sejarah perangkat lunak.
Perbedaan yang lebih mencolok terlihat pada tantangan pembuatan infografik. Copilot mencoba menghasilkan ilustrasi dengan ikon clip-art sederhana, tetapi hasilnya kurang menarik dan tidak berkembang meski beberapa kali diperbaiki. Sementara itu, Gemini menghasilkan ilustrasi konseptual yang jelas dan informatif jauh lebih cepat, menunjukkan bahwa Gemini unggul dalam tugas-tugas visual dan kreatif.
Dalam tugas yang melibatkan pengambilan keputusan finansial sederhana — seperti apakah lebih baik membeli atau menyewa mobil berdasarkan faktor-faktor tertentu — kedua AI memberikan jawaban yang aman, relevan, dan konsisten. Ini menunjukkan bahwa dalam skenario pembantu keputusan dasar, kedua sistem relatif seimbang.
Namun, saat diuji dalam penulisan skrip PowerShell, di mana AI diminta membuat skrip untuk mengganti nama ratusan berkas foto berdasarkan metadata, hasilnya sangat berbeda. Copilot menunjukkan performa unggul dengan menyajikan skrip yang efektif, termasuk pengelolaan eror dan saran membuat cadangan data. Sementara itu, Gemini sering mendekati kesalahan, menyarankan penggunaan alat pihak ketiga tanpa tautan, dan menghasilkan skrip yang tidak berfungsi dengan baik. Dalam tugas ini, Copilot menunjukkan dominasi dalam automasi teknis dan pengkodean.
Ujian ketujuh adalah trivia tentang film, di mana kedua chatbot diminta mengenali adegan yang terlupa dan menyebutkan aktor yang terlibat. Kedua AI mampu menangani tugas ini dengan baik: Gemini memberikan jawaban yang ringkas, sementara Copilot memberikan penjelasan panjang yang lebih detail. Meskipun gaya jawabannya berbeda, keduanya berhasil menyelesaikan tantangan dengan baik.