Jakarta — Dunia perfilman Indonesia kembali kedatangan karya horor-petualangan yang unik dan memikat. Film Dusun Mayit: Petualangan Misterius hadir dengan premis yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga penuh teka-teki dan misteri dunia gaib. Dengan latar pedesaan terpencil yang menyimpan sejarah kelam, film ini berhasil menciptakan atmosfer intens yang memadukan unsur horor tradisional dan petualangan modern.
Berbeda dari film horor kebanyakan, Dusun Mayit menyajikan perjalanan investigatif yang membawa penonton menyusuri jejak masa lalu, kutukan desa, hingga konflik batin para tokohnya. Cerita yang terstruktur rapi dan penuh twist membuat film ini menjadi perbincangan hangat penikmat genre horor-misteri.
SINOPSIS: Ketika Rasa Penasaran Menuntun ke Gerbang Dunia Lain
Film ini mengikuti kisah tiga sahabat Ranu, Alya, dan Baskara mahasiswa antropologi yang tengah menyelesaikan tugas akhir tentang mitos dan tradisi desa-desa terpencil. Mereka menemukan rumor mengenai sebuah desa misterius yang tidak tercantum di peta bernama Dusun Mayit, tempat yang diyakini tidak boleh dimasuki oleh orang luar.
Nama desa itu sendiri berasal dari cerita turun-temurun bahwa di wilayah tersebut sering ditemukan jasad tanpa identitas pada masa kolonial, hingga desa itu dijuluki “Dusun Mayit” oleh penduduk sekitar. Banyak yang percaya bahwa wilayah itu telah dikutuk akibat tragedi berdarah di masa lalu.
Dipicu rasa penasaran dan tekad menyelesaikan penelitian, ketiganya memutuskan pergi ke sana meskipun sudah diperingatkan oleh warga desa tetangga untuk tidak mencarinya.
Awal Teror: Jejak Tak Terlihat dan Suara dari Hutan
Saat memasuki kawasan hutan yang dipercaya menjadi gerbang menuju Dusun Mayit, tanda-tanda kejanggalan langsung muncul.
-
Kompas Ranu berputar tanpa arah.
-
Alya mendengar suara gamelan samar di tengah hutan.
-
Baskara menemukan boneka jerami kecil tergantung di pohon dengan kain putih yang tampak seperti kafan.