Sebagai pemimpin negara, Prabowo menegaskan bahwa dirinya menghormati prinsip trias politica, di mana kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif memiliki posisi yang setara dan tidak boleh saling mendominasi.
Menurutnya, sistem hukum yang kuat hanya bisa berjalan jika hakim tidak takut dalam mengambil keputusan yang adil, meskipun berhadapan dengan kekuatan politik atau kepentingan lainnya.
"Saya ingin mengingatkan, kita harus menghormati konstitusi kita. Negara kita adalah negara hukum. Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya dan hakim harus berani bersikap tegas dalam menjalankan tugasnya," kata Prabowo.
Selain menegaskan peran hakim dalam menegakkan hukum, Prabowo juga menyoroti perlunya reformasi sistem peradilan agar lebih transparan dan profesional. Ia menyebut bahwa kepercayaan publik terhadap sistem hukum harus terus diperkuat dengan memastikan setiap keputusan yang diambil oleh pengadilan berdasarkan kebenaran dan keadilan, bukan tekanan politik atau kepentingan tertentu.
"Saya yakin, dengan sistem peradilan yang bersih dan kuat, Indonesia akan semakin maju. Oleh karena itu, saya meminta seluruh elemen dalam sistem hukum untuk bekerja sama menjaga integritas dan profesionalisme," tambahnya.