Gallas mempertanyakan mengapa pemain berbakat seperti Sancho tidak bisa bersinar di Premier League seperti saat ia bermain untuk Borussia Dortmund. Menurutnya, konsistensi adalah kunci bagi seorang pemain di level tertinggi, dan Sancho belum menunjukkan hal itu.
Premier League Terlalu Berat untuk Sancho?
Salah satu faktor utama yang membuat Sancho kesulitan, menurut Gallas, adalah tingginya intensitas Premier League dibandingkan liga-liga lain di Eropa.
"Di Premier League, Anda harus tampil konsisten setiap pekan. Tidak hanya bermain bagus di satu pertandingan, lalu menghilang di pertandingan berikutnya," jelasnya.
Gallas menegaskan bahwa tidak semua pemain bisa beradaptasi dengan cepat di Liga Inggris, dan ia merasa Sancho termasuk dalam kategori pemain yang kesulitan.
"Jika ia kembali ke Manchester United, itu berarti ia gagal. Itu juga bisa berarti bahwa Premier League terlalu sulit untuknya," tambah Gallas.
Masa Depan Sancho: Kembali ke United atau Cari Klub Baru?
Kontrak Sancho dengan Manchester United masih berlaku hingga 2026, dan gaji tinggi yang mencapai sekitar Rp3,7 miliar per pekan menjadi tantangan tersendiri bagi klub yang ingin merekrutnya.