Serat juga tak kalah penting dalam makanan atlet sebelum bertanding. Makanan berserat tinggi, seperti buah-buahan dan sayuran, dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan memberikan energi jangka panjang. Namun, atlet sebaiknya tidak mengonsumsi serat dalam jumlah yang berlebihan menjelang pertandingan, karena bisa menyebabkan ketidaknyamanan perut. Beberapa pilihan yang baik adalah pisang, apel, atau yogurt dengan potongan buah.
Selain nutrisi makro, asupan cairan juga sangat krusial. Dehidrasi dapat mengakibatkan penurunan performa dan fokus seorang atlet. Oleh karena itu, penting bagi atlet untuk mengonsumsi cukup air sebelum bertanding. Minuman penambah energi dengan elektrolit juga bisa dipertimbangkan, terutama jika pertandingan berlangsung dalam waktu yang lama atau di cuaca panas. Makanan yang mengandung banyak air seperti semangka dan timun bisa menjadi pilihan menarik untuk meningkatkan hidrasi.
Dari segi waktu, atlet perlu memperhatikan kapan mereka mengonsumsi makanan tersebut. Makanan berat sebaiknya dihindari sekitar dua hingga tiga jam menjelang pertandingan, sementara makanan ringan dapat dikonsumsi lebih dekat dengan waktu bertanding. Sebagai contoh, atlet dapat memilih untuk makan snack seperti energy bar atau smoothie yang kaya protein dan karbohidrat menjelang waktu bertanding.