Prabowo juga memberikan pesan kepada para atlet muda agar memanfaatkan bonus yang diperoleh secara bijak. Ia tidak ingin hadiah tersebut sekadar menjadi konsumsi jangka pendek, tetapi juga sebagai modal masa depan yang bermanfaat. Nasihat ini dilontarkan dalam konteks apresiasi yang lebih luas terhadap kerja keras mereka.
Janji melihat bonus Asian Games yang lebih tinggi ini tentu memancing berbagai reaksi di masyarakat. Sebagian besar atlet dan pengamat olahraga menyambut baik rencana tersebut karena dianggap bisa memotivasi atlet untuk tampil maksimal di kompetisi yang levelnya lebih tinggi daripada SEA Games. Asian Games sendiri dikenal sebagai ajang kompetisi olahraga antarbenua Asia yang diikuti oleh puluhan negara dengan standar persaingan yang sangat ketat.
Namun, di sisi lain, ada juga pertanyaan terkait kesiapan anggaran negara untuk memenuhi janji tersebut. Mengingat bonus sebesar Rp1 miliar per medali emas SEA Games saja sudah merupakan angka yang besar dan merupakan bonus tertinggi dalam sejarah olahraga Indonesia, kenaikan lebih lanjut tentu akan membebani anggaran pemerintah.
Prabowo sendiri menegaskan bahwa reward bagi atlet ini bukanlah sebuah “upah” tetapi bentuk penghargaan negara yang pantas diberikan karena prestasi yang telah ditorehkan atlet dalam memperjuangkan nama bangsa di kancah internasional. Hal ini sekaligus menjadi pesan moral agar atlet tetap bangga berkompetisi untuk Indonesia, bukan karena sekadar uang semata.
Asian Games 2026 sendiri akan digelar di Nagoya, Jepang, dari 19 September hingga 4 Oktober 2026, dan Indonesia diprediksi akan membawa kontingen besar untuk bersaing di ajang multievent terbesar di Asia tersebut. Banyak pihak berharap bahwa with bonus yang lebih tinggi, motivasi dan persiapan atlet Indonesia bisa meningkat signifikan menjelang perhelatan olahraga penting ini.