Melalui berbagai pertemuan dan konferensi tingkat tinggi, termasuk KTT Liga Arab dan pertemuan internasional lainnya, para menteri-menteri dari negara-negara Arab secara rutin membahas isu-isu terkait Palestina dan menyatukan suara mereka dalam menyuarakan aspirasi rakyat Palestina. Mereka juga terus mendorong komunitas internasional untuk bertindak tegas dalam menyelesaikan konflik tersebut dan mengakhiri penderitaan rakyat Palestina.
Dalam mencari solusi bagi konflik Palestina, para pemimpin dari negara-negara Arab juga telah mengusulkan berbagai inisiatif perdamaian, termasuk Rencana Perdamaian Arab dan Inisiatif Perdamaian Arab. Dikutip dari AFP pada Sabtu (25/5/2024), Macron menyelenggarakan pertemuan tersebut di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional atas perang Israel-Hamas. Keputusan itu terjadi beberapa jam setelah pengadilan tinggi PBB memerintahkan Israel menghentikan serangannya di Kota Rafah.
Meskipun tantangan-tantangan yang dihadapi dalam upaya mencapai perdamaian di Timur Tengah sangat kompleks, usaha bersama dari Presiden Prancis Emmanuel Macron dan para menteri-menteri dari negara-negara Arab merupakan langkah positif dalam membangun momentum untuk mencapai solusi yang adil bagi konflik Palestina. Dengan terus menguatkan koordinasi dan kerja sama diplomatik, mereka memiliki potensi untuk merintis jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan di wilayah tersebut.