Pemilihan material polimer ini adalah terobosan besar. Kertas memiliki sifat berpori dan mudah menyerap cairan, sehingga rentan rusak jika basah. Sebaliknya, polimer adalah material non-pori dan tahan air secara alami. Uang kertas yang terbuat dari polimer tidak akan rusak jika terkena tumpahan kopi, kehujanan, atau bahkan tidak sengaja tercuci di mesin cuci.
Fitur Tahan Air dan Keamanan Ganda
Kemampuan tahan air uang Dolar Australia bukan hanya sekadar efek samping dari material polimer, melainkan salah satu fitur keunggulan utama yang disengaja. Sifat ini memberikan manfaat praktis yang signifikan bagi masyarakat. Uang tidak mudah kotor, lebih higienis, dan tidak mudah rusak akibat kelembaban tinggi. Ini sangat relevan di negara dengan iklim beragam seperti Australia.
Selain itu, material polimer memungkinkan integrasi fitur-fitur keamanan yang sulit ditiru pada uang kertas biasa. Salah satu fitur paling terkenal adalah jendela transparan atau clear window. Jendela ini terbuat dari material yang sama, dan di dalamnya seringkali terdapat hologram atau gambar kecil yang hanya bisa terlihat dari sudut tertentu. Jendela ini sangat sulit dipalsukan karena proses pembuatannya yang rumit. Selain itu, ada juga fitur seperti microprinting (tulisan super kecil), gambar timbul, dan lapisan khusus yang hanya terlihat di bawah sinar ultraviolet.
Keunggulan lain dari uang polimer adalah daya tahannya yang luar biasa. Rata-rata umur uang polimer bisa tiga sampai empat kali lebih lama dari uang kertas. Uang kertas biasa akan sobek, lusuh, dan kotor setelah digunakan berulang kali, sehingga perlu sering ditarik dari peredaran. Uang polimer, di sisi lain, lebih awet dan tahan terhadap lipatan, sobekan, dan kotoran. RBA memperkirakan bahwa penggunaan uang polimer mengurangi biaya produksi dan pengelolaan mata uang dalam jangka panjang.