Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran Israel bahwa para warga Gaza ini dapat menjadi pendukung sel Hamas yang belum berhasil dilumpuhkan. Mereka ingin menerapkan mekanisme pemeriksaan bagi penduduk sipil yang kembali ke Gaza Utara karena khawatir penduduk tersebut dapat mendukung pejuang Hamas yang masih berada di sana.
Selain itu, tuntutan Israel untuk mempertahankan kendali atas perbatasan Gaza dengan Mesir juga menjadi perdebatan. Mesir menolak hal ini karena dianggap berada di luar kerangka kesepakatan akhir yang diterima oleh kedua belah pihak.
Israel juga menolak untuk menarik pasukannya dari sebidang tanah sepanjang sembilan mil di sepanjang perbatasan dengan Mesir yang disebut sebagai koridor Philadelphia.
Kunjungan Barnea ke Roma juga terjadi dalam konteks pernyataan pihak Amerika Serikat dan Israel yang menyebutkan telah terjadi kemajuan signifikan dalam upaya perdamaian antara Tel Aviv dengan Hamas. Beberapa pekan sebelumnya, PBB telah mengesahkan resolusi perdamaian yang diinisiasi oleh Presiden AS Joe Biden, yang membagi proses kesepakatan dalam tiga tahap.