Pada orang dewasa skoliosis juga dapat berkaitan dengan perubahan degeneratif. Penuaan dapat menyebabkan perubahan pada struktur tulang, sendi, maupun bantalan tulang belakang. Kondisi tersebut pada sebagian orang dapat berkontribusi terhadap munculnya atau memburuknya kelengkungan tulang belakang.
Skoliosis tidak selalu disebabkan oleh kebiasaan duduk yang salah atau membawa tas pada satu sisi. Faktor penyebabnya jauh lebih beragam dan perlu dinilai berdasarkan kondisi masing-masing individu.
Dampak Skoliosis Jika Tidak Ditangani
Tidak semua kasus skoliosis akan berkembang menjadi kondisi yang berat. Namun, pemantauan tetap diperlukan karena kelengkungan tulang belakang pada sebagian orang dapat mengalami perubahan seiring pertumbuhan atau bertambahnya usia.
Jika kelengkungan semakin parah, seseorang dapat mengalami gangguan postur dan nyeri punggung yang berlangsung lama. Aktivitas tertentu juga bisa menjadi lebih sulit dilakukan karena adanya keterbatasan gerak atau ketidakseimbangan pada tubuh.
Dampaknya bukan hanya berkaitan dengan kondisi fisik. Perubahan bentuk tubuh yang terlihat jelas juga dapat mempengaruhi rasa percaya diri, terutama pada anak dan remaja yang sedang mengalami perkembangan secara fisik maupun sosial.
Pada skoliosis dengan tingkat keparahan tertentu, bentuk tulang belakang yang berubah juga dapat mempengaruhi ruang di dalam rongga dada. Dalam kondisi berat, hal tersebut berpotensi mengganggu fungsi paru sehingga aktivitas sehari-hari terasa lebih melelahkan.
Kapan Perlu Berkonsultasi dengan Dokter Ortopedi?
Ketika ditemukan perubahan bentuk tulang belakang atau postur yang mencurigakan, pemeriksaan lebih lanjut menjadi langkah penting. Pada tahap ini, konsultasi dengan dokter ortopedi dapat membantu mengetahui kondisi tulang belakang secara lebih menyeluruh.
Dokter akan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti usia, riwayat pertumbuhan, keluhan yang dirasakan, bentuk postur, serta tingkat kelengkungan tulang belakang. Pemeriksaan fisik dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan penunjang, misalnya pencitraan, apabila memang diperlukan.
Konsultasi juga penting karena penanganan skoliosis tidak bisa disamaratakan. Anak yang sedang dalam masa pertumbuhan tentu memiliki kebutuhan berbeda dengan orang dewasa yang mengalami perubahan degeneratif pada tulang belakang.
Untuk mendapatkan konsultasi dan penanganan terkait skoliosis, RS EMC dapat menjadi salah satu referensi fasilitas kesehatan yang dapat dipertimbangkan. Pemeriksaan oleh tenaga medis membantu memastikan kondisi yang dialami sekaligus menentukan langkah penanganan yang sesuai berdasarkan hasil evaluasi.
Penanganan Disesuaikan dengan Kondisi Pasien
Penanganan skoliosis bergantung pada sejumlah faktor, termasuk usia, jenis skoliosis, tingkat kelengkungan, serta apakah kondisi tersebut mengalami perubahan dari waktu ke waktu.