Ada berbagai strategi yang dapat ditempuh untuk memulihkan waktu istirahat yang hilang. Salah satu cara efektif adalah memanfaatkan waktu ketika bayi tidur siang. Meskipun tidak selalu praktis untuk tidur, Bunda dapat menggunakan waktu tersebut untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan, seperti menelepon teman, menikmati tontonan favorit, atau jika memungkinkan, tidur sebentar. Hal ini akan membantu mengembalikan energi dan kesehatan mental.
Selanjutnya, penting juga untuk menyisihkan waktu untuk perawatan diri. Cobalah untuk merencanakan waktu bersantai, meskipun hanya seminggu sekali. Aktivitas ringan seperti berolahraga, membaca buku, atau menonton film dapat membantu menyegarkan pikiran dan membangkitkan semangat. Dr. Toro Bejarano menyarankan agar ibu tidak merasa bersalah ketika meluangkan waktu untuk diri sendiri, karena itu sangat penting dalam mendukung kesehatan mental.
Peran dukungan dari pasangan dan orang-orang terdekat sangatlah vital dalam membantu ibu baru mendapatkan waktu istirahat yang dibutuhkan. “Pasangan harus aktif berbagi tanggung jawab agar ibu tidak merasa kewalahan,” ungkap Dr. Toro Bejarano. Mengizinkan ibu untuk tidur tanpa gangguan, bahkan hanya dalam beberapa jam saja, bisa memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan mental dan fisiknya.
Ada beberapa langkah yang dapat diambil oleh orang terkasih untuk membantu ibu menyusui, antara lain menjalankan tugas rumah tangga, mendorong pasangan untuk beristirahat, dan menjaga bayi agar ibu bisa beristirahat sejenak. Jika ibu memompa ASI, ada baiknya untuk membagi waktu menyusui agar ibu tidak terbangun setiap saat.