Transportasi, ia adalah salah satu hal yang sangat dibutuhkan semua orang. Sejak dahulu orang sudah terbiasa untuk mobile dari datu tempat ke tempat lainnya. Sejak zaman dahulu kala, sudah ada sarana transportasi. Namun memang pada zaman itu, selain transportasi masih terbatas, mobilitasnya juga belum se-mobile sekarang. Kini transportasi menjadi salah satu aspek yang mempengaruhi kehidupan seseorang, khususnya bagi para pekerja. Mengapa para pekerja? Karena untuk para pelajar, mungkin kebutuhan ini masih menjadi tanggungan orangtuanya.
Pagi ini aku memutuskan untuk pergi bekerja dengan menggunakan jasa ojek. Selain hemat tenaga, kendaraan ini juga bisa menjadi solusi jika kalian bekerja di tempat yang rentan macet! Nah, di perjalanan pagi tadi aku mendapati ternyata ada sungguh banyak yang hal di jalanan pagi hari, lengkap dengan berbagai ekspresi orang-orang yang ada di dalamnya. Ada truk bermuatan sapi, mobil bak terbuka bermuatan sapu, sayuran, hingga bahan bangunan.
Saat itu aku ‘terjebak’ di kemacetan pada pukul 06.50 pagi, saat itu pula aku melihat ada ekspresi cemas, tegang, bosan, hingga ekspresi yang menunjukkan kebosanan. Dan ekspresiku sendiri dari cemas karena jam masuk kerjaku tinggal 10 menit lagi, sedangkan kami (aku dan sopir ojekku masih terpisah sejauh beberapa kilometer dari tempat kerjaku), akhirnya berganti menjadi penasaran. Penasaran dengan berbagai ekspresi orang yang kujumpai. Berbagai ekspresi menggambarkan ada berbagai emosi yang mereka rasa. Keberagaman emosi itu bertemu di pagi hari dalam sebuah event yang bernama kemacetan!